Sukses

Pesan Terakhir Mantan Pacar Kontestan Miss Hong Kong 2020 yang Diduga Bunuh Diri

Liputan6.com, Jakarta - Kontestan Miss Hong Kong 2020, Jessica Liu, dan mantan pacarnya, Sam Cheung, putus pada Oktober 2020. Setelah perpisahan mereka yang berantakan, Cheung, melansir laman Mothership Singapura, Sabtu (5/12/2020), diyakini bunuh diri.

Sebelum melakukan aksi nahas tersebut, pria 27 tahun ini sempat mengunggah cerita di akun Instagram-nya. Di sana, ia mengaku bahwa telah menderita selama dua bulan, baik secara mental maupun fisik, dan ia tak tahan lagi.

"Terima kasih sudah mendukung saya dalam perjalanan ini. Selamat tinggal. Tolong maafkan saya karena melakukan ini," begitu penggalan keterangan yang tertulis di unggahan Instagram Story-nya.

Liu sendiri kabarnya berkencan dengan pria lain. Perempuan 24 tahun tersebut dilaporkan telah menjalin hubungan dengan aktor Danny Hung Tak-yin dari acara bincang-bincang TVB Young and Restless.

Cheung telah memperingatkan Hung untuk mundur dalam sebuah unggahan Instagram, menurut situs media China NetEase. Liu dan Cheung, bagaimana pun, kemudian mengklarifikasi bahwa ada kesalahpahaman dan semuanya baik-baik saja. Namun, sekitar 10 hari kemudian, Liu mencampakkan Cheung.

"Bersamamu selama satu setengah tahun ini, kita telah melalui banyak hal. Ketika kamu berada di titik terendah, saya tak pernah meninggalkanmu. Jadi, mengapa kamu memperlakukan saya seperti ini sebagai tanggapan atas semua yang telah saya berikan?" tulisnya.

"Saya selalu menganggapmu sebagai keluarga, mengapa kamu meninggalkan saya karena masalah kecil? Apakah karena kamu bergabung dengan dunia hiburan, dan matamu terbuka ke dunia yang lebih besar, dan sekarang kamu berpikir bahwa saya bukan apa-apa dibanding dengan itu?" sambung mantan pacar kontestan Miss Hong Kong tersebut.

2 dari 4 halaman

Catatan Bunuh Diri

Sebulan kemudian, Liu mengatakan bahwa akun Instagram-nya telah berulang kali disusupi. Ia menuduh Cheung menggunakan email-nya, menguntit, melecehkan, bahkan mencuri ponselnya di jalan.

Tak bisa menerima kehilangan, pada 2 Desember, Cheung disebut melompat dari sebuah gedung yang diyakini sebagai aksi bunuh diri. Adik perempuan Cheung pun menemukan catatan bunuh diri di komputernya.

Catatan tersebut menyatakan bahwa Cheung telah mencoba melompat dari gedung sekitar lima hingga enam kali dalam beberapa bulan terakhir. Di sana, ia juga berbicara tentang bagaimana Liu adalah cinta dalam hidupnya.

Meski mereka hanya berkencan selama satu setengah tahun, Cheung mengatakan bahwa ia telah melihat Liu sebagai pasangan seumur hidup dan ingin menikahinya. Cheung menulis bahwa sejak September, hidupnya jadi gelap, baik soal hubungan maupun karier, dan membuatnya merasa seperti kehilangan pilar dukungan, serta struktur dalam hidup.

Ia menambahkan bahwa setelah Liu bergabung dengan dunia hiburan, ia tak lagi setia padanya. Ia mulai berkencan dengan orang lain di belakang. Cheung juga berkata bahwa ia tak dapat menerima kehilangan Liu, dan tak dapat menemukan alasan untuk terus hidup.

Menurut 8days, saudara perempuan Cheung mencoba menghubungi Liu setelah kematian sang kakak. Namun, Liu hanya membaca pesannya. Liu juga diduga memblokir nomor saudara perempuan Cheung, dan tak menanggapi pertanyaan apa pun dari pers Hong Kong.

 

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

 

3 dari 4 halaman

Jaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Corona COVID-19

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: