Sukses

4 Tips Agar Aman Selama Perjalanan Saat Pandemi

Liputan6.com, Jakarta – Pandemi corona COVID-19 membuat siapa saja merasa waspada, khususnya jika ingin bepergian ke luar rumah. Jika tak ada urusan yang dirasa penting, memang sebaiknya kita tetap tinggal di rumah, demi mencegah tertular dari virus corona yang meresahkan.

Namun, saat perlu untuk bepergian karena harus melakukan pekerjaan penting, dan menggunakan transportasi umum, sangat diperlukan sejumlah langkah agar kita selamat dan aman dari paparan virus. Berikut 4 tips aman saat bepergian di tengah pandemi COVID-19:

1. Berdoa sebelum bepergian

Memanjatkan doa kepada Tuhan sebelum melakukan perjalanan adalah langkah awal yang sebaiknya dilakukan. Ketika melakukan perjalanan, tentu terbersit harapan agar sekiranya kita dapat sampai ke tempat tujuan dengan selamat.

Sebab, di dalam perjalanan kita tidak akan tahu hal seperti apa yang sedang menanti kita. Dilansir dari Hasana.ID, sebelum pergi atau beranjak melakukan perjalanan, alangkah baiknya jika kita melafazkan doa berikut ini terlebih dahulu:

“Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi”

Yang artinya “Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja”.

Selain itu, dianjurkan juga membaca ayat kursi agar mendapat perlindungan saat melakukan perjalanan. Bagi orang yang membaca ayat kursi saat perjalanan ataupun saat ingin memulai perjalanan, maka Allah akan memudahkan perjalanannya dan akan dilindungi selama perjalanannya.

2. Selalu memakai masker di mana saja

Masker wajib selalu digunakan di mana saja selama bepergian. Hal itu untuk meminimalisir risiko terjangkit dari ancaman virus corona. Namun yang harus kamu ingat, saat ini sudah tidak dianjurkan memakai masker scuba atau buff, karena keduanya tidak efektif menangkal virus. Lapisannya yang tipis, membuat virus bisa leluasa menembusnya.

Jika masker medis sulit didapat, kamu bisa memakai masker kain, minimal dua lapis. Menurut penelitian, masker kain memang tidak seefektif masker N95 maupun masker bedah dalam menangkal virus corona. Namun masker ini mampu menangkal virus sebanyak 70 persen.

Dibandingkan masker kain, masker bedah dan masker respirator N95 jauh lebih efektif dalam menyaring debu, bakteri, dan partikel yang ukurannya sangat kecil seperti virus corona. Kedua jenis masker ini juga dapat mencegah tembusnya percikan dahak atau air liur, karena memiliki lapisan anti air.

3. Hindari kerumunan

Selama dalam perjalanan, kamu juga diharuskan menghindari kerumunan. Virus COVID-19 termasuk jenis virus yang sangat menular, itu sebabnya kamu harus sangat berhati-hati. Saat berada di tempat ramai seperti terminal, stasiun, atau bandara, kamu akan bertemu banyak orang.

Kamu tak akan tahu orang-orang itu membawa virus atau tidak. Oleh karena itu kamu harus menghindari kerumunan dan tempat yang ramai untuk mengurangi risiko tertular virus COVID-19 dan virus-virus lainnya. Selain itu, usahakan juga menjaga jarak sejauh sejauh 2 meter dengan orang lain dan selalu mematuhi protokol kesehatan.

4. Jangan menyentuh benda asing

Tangan merupakan bagian tubuh manusia yang sering bersentuhan dengan benda di sekeliling kita. Saat bepergian, bukan tak mungkin kita akan menyentuh benda-benda asing, seperti gagang pintu atau lainnya. Wajar saja kalau tangan jadi tempat bersarangnya berbagai virus dan bakteri.

Dikhawatirkan, tanpa disadari kamu akan menyentuh bagian wajah dengan tangan yang kotor. Agar tangan kamu tak menjadi jembatan penularan COVID-19, kamu harus mulai menghindari sentuhan fisik. Jangan menyentuh sesuatu jika tidak mendesak. Untuk menjaga kebersihan tangan kamu harus rajin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.