Sukses

Berkerudung Hijau, Menantu Kesayangan Ratu Elizabeth II Ucapkan Selamat Idul Fitri

Liputan6.com, Jakarta - Dukungan keluarga Kerajaan Inggris terhadap komunitas muslim kembali ditunjukkan lewat aksi yang dilakukan pasangan Earl dan Countess of Wessex, Pangeran Albert dan Sophie. Mereka mengucapkan Selamat Idul Fitri lewat sebuah video berdurasi 24 detik.

Keduanya berdiri di depan Masjid Shah Jahan, masjid pertama yang dibangun di Inggris pada 1889. Putra bungsu Ratu Elizabeth II itu tampak kasual dengan mengenakan kemeja putih yang dipadu celana bahan hitam, sementara Sophie mengenakan blus biru dan celana panjang putih. 

Menantu kesayangan Ratu Elizabeth II itu menambahkan kerudung hijau terang untuk membalut rambut pirangnya. Sambil tersenyum, keduanya menyampaikan terima kasih atas upaya komunitas muslim membantu sesama selama pandemi. 

"Kami belajar bahwa komunitas saling bergandengan tangan untuk membantu sesama di Komunitas Woking, mendukung orang-orang melewati krisis ini. Kami sangat berterima kasih atas apa yang Anda sekalian lakukan," katanya dalam video yang diunggah di akun Youtube Royal Family.

Di akhir video, Sophie dan Pangeran Albert menutup sambutan dengan mengucapkan 'Eid Mubarak' secara bergantian. Sophie menunjukkan rasa hormat dengan menyilangkan satu tangannya di dada sambil sedikit membungkuk.

Namun, kolom komentar di video tersebut dimatikan sehingga tak diketahui bagaimana publik Inggris merespons ucapan Selamat Idul Fitri itu. Hanya akun Instagram Royal Family menampilkan beberapa foto Sophie dan Pangeran Albert saat membantu mengemas paket donasi di masjid.

 

2 dari 3 halaman

400 Paket Bantuan

Pasangan anak dan menantu Ratu Elizabeth II tersebut tidak hanya mengucapkan Selamat Idul Fitri. Keduanya juga sempat membantu mengemas paket makanan yang akan didistribusikan jelang akhir Ramadan bersama para sukarelawan.

Dalam akun Instagram Royal Family, Masjid Woking diketahui beroperasi 24 jam untuk menyediakan paket makanan bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Di antaranya adalah mereka yang harus mengisolasi mandiri, tenaga medis, dan keluarga yang memerlukan bantuan.

Sumber bantuan didapat tidak hanya dari donasi jemaah masjid, tetapi juga gereja lokal dan supermarket. Hal itu menunjukkan toleransi beragama berjalan di Inggris.

"Sejauh ini, inisiatif itu telah membantu lebih dari 400 rumah tangga," demikian keterangan di Instagram tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: