Sukses

Dampak Virus Corona, ASITA Ajak Berwisata Keliling Indonesia

Liputan6.com, Jakarta -  Wabah virus corona sangat berdampak pada dunia pariwisata. Meski begitu ,para pelaku wisata Indonesa ternyata tetap menyimpan optimis. Karenanya, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) siap menggelar Asita Wise Travel Fair 2020 (AWTF 2020).

Travel fair ini akan berlangsung pada 3-5 April 2020 di Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Pameran perjalanan tersebut akan diikuti 185 perusahaan yang menjual berbagai tiket dan paket wisata.

Beberapa yang turut berpartisipasi antara lain Kementerian di Indonesia, Dinas Pariwisata seluruh Indonesia, Kedutaan Besar negara asing, sejumlah maskapai, dan hotel.

Selain itu, dalam penyelenggaraan acara ini Asita bekerja sama dengan Kementerian [Pariwisata](/4173110 "") dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Gold Light Entertainment.  Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi gelaran AWTF 2020.

"Kita semua tahu, saat ini dunia sedang dilanda wabah virus corona sehingga sangat memengaruhi keputusan wisatawan untuk traveling ke luar negeri. Dan itu sangat berdampak, tidak hanya di Indonesia tapi secara global," kata Angela.

Ia mendorong pelaku industri pariwisata untuk terus menjual paket-paket perjalanan yang menarik di dalam negeri. Wamenparekraf menambahkan, saat ini Kemenparekraf juga sedang menyiapkan berbagai usulan intensif yang akan diberikan ke industri pariwisata.

"Pemerintah juga telah melakukan penjajakan ke berbagai maskapai untuk membuka rute-rute dan hub baru ke Indonesia, sebagai strategi untuk menanggulangi dampak dari virus corona dalam perjalanan wisatawan," terangnya pada Liputan6.com.

2 dari 3 halaman

Paket Wisata 34 Provinsi

Terselenggaranya AWTF 2020 ini menurut Nunung Rusmiati selalu Ketua ASITA, merupakan upaya menarik wisatawan datang ke berbagai destinasi di Indonesia. Pihaknya mengklaim akan mempromosikan destinasi wisata di 34 provinsi di Indonesia. Setiap daerah diwajibkan untuk menjual paket wisata yang menarik.

"Kita akan memberikan banyak promo menarik berkunjung ke dalam negeri dengan tiket yang murah," terang wanita yang akrab disapa Ibu Mia ini.

"Masyarakat Indonesia cenderung lebih senang pergi ke luar negeri. Kenapa tidak memanfaatkan dan menikmati potensi wisata di dalam negeri yang sangat banyak dan rasanya lebih indah dari tempat wisata di luar negeri ," ucap Alim Gunadi, CEO Gold Light Entertainment, dalam kesempatan yang sama.

Selain wisatawan nusantara, pihak Asita juga tetap optimis wisatawan mancanegara akan banyak yang datang.

"Memang ada pengaruh wabah virus corona tapi mudah-mudahan turunnya tidak terlalu banyak, apalagi negara kita sampai saat ini belum ada yang terjangkit virus corona," ujar Nunung Rusmiati.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Cerita Akhir Pekan: Benarkah Virus Corona Jadi Bencana untuk Pariwisata Indonesia?
Artikel Selanjutnya
Ragam Latar Staf Khusus Menparekraf, Ada Ahli Keuangan hingga Eks Pegawai KPK