Sukses

Jelang Imlek, Pohon Bonsai Berbentuk Tikus Jadi Buruan Warga Vietnam

Liputan6.com, Jakarta - Ada dekorasi tak biasa menyambut Tahun Baru Imlek 2020 di Vietnam. Bila biasanya didominasi warna merah atau kuning keemasan, dekorasi yang satu ini justru dihiasi warna hijau.

Dilansir dari CNN, Kamis, 23 Januari 2020, dekorasi itu berwujud pohon bonsai yang dibentuk menyerupai tikus, lengkap dengan tamabahan kuping. Hal itu merupakan cara unik para petani setempat untuk merayakan Tahun Tikus.

Pohon bonsai itu dibuat sesuai pesanan dan dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai tubuh tikus yang menjadi lambang Imlek tahun ini. Butuh waktu panjang untuk mengerjakannya, sekitar setahun.

Proses pengerjaan yang tak sebentar itu lantaran menunggu pohon jeruk tumbuh hingga ketinggian tertentu. Selain itu, diperlukan tangan-tangan yang terampil untuk membentuknya hingga terlihat cantik. Tapi, penantian itu terbayar setelah melihat bentuk dan mencium aroma segar dari jeruk kumquat.

Banyaknya jeruk di bonsai tersebut memengaruhi harga jualnya. Semakin banyak jeruk yang siap petik, semakin mahal harga pohon tersebut. Bonsai untuk memeriahkan Imlek di Vietnam ini harganya mencapai 215 dolar AS atau setara dengan Rp2,9 juta.

 

 

2 dari 3 halaman

Punya Banyak Makna

Selain untuk hiasan, pohon bonsai juga merupakan tanaman hias yang populer di Vietnam dan sebagian Asia. Selama Tahun Baru Imlek, bonsai jeruk ini banyak diminati lantaran buahnya dipercaya mendatangkan kesuburan, kelimpahan rezeki, dan keberuntungan.

Masyarakat Vietnam percaya semakin banyak kumquat pada tanaman bonsai, maka semakin membawa keberuntungan bagi keluarga.

Hari pertama Tahun Baru Imlek, yang dikenal sebagai Tet di Vietnam, jatuh pada 25 Januari 2020 dan menandai dimulainya Tahun Tikus dalam zodiak Tiongkok. Banyak orang yang merayakan festival membersihkan sisa-sisa musim semi dan mendekorasi ulang rumah mereka.

Penjualan pohon bonsai juga meningkat menjelang Imlek. Menurut surat kabar Viet Nam News, perkebunan pohon bonsai di Provinsi Ben Tre, Vietnam Selatan, menghasilkan sekitar 300.000 produk berbeda setiap tahunnya dan sepertiganya adalah pohon berbentuk binatang. (Adhita Diansyavira)

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Seberapa Aman Traveling ke Vietnam di Tengah Wabah Corona?
Artikel Selanjutnya
Hikayat Cap Go Meh, Gus Dur, dan Ritual Tolak Bala di Kampung Jokowi