Sukses

Jangan Beli 4 Barang Ini agar Rumah Tak Sesak

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang suka berbelanja atau membeli beragan macam barang untuk ditempatkan di rumah. Termasuk membeli barang pribadi, tanpa memperhatikan kondisi rumah.

Sesampainya di rumah, terkadang tak ada lagi tempat untuk menaruh dan menyimpannya. Kalaupun ada biasanya terkesan dipaksakan dan membuat rumah terasa semakin penuh.Kondisi rumah pun bisa sangat berantakan dan tentunya kurang sedap dipandang.

Penyimpanan jadi tak beraturan serta barang dan furnitur menjadi tak fungsional. Coba tengok lagi barang-barang di rumah, jika berlebihan inilah saatnya mengontrol keinginan untuk berbelanja.

Segera sortir barang-barang agar rumah tak terasa sesak dan berantakan. Dilansir dari Apartment Theraphy, hal penting lainnya adalah, sebaiknya jangan membeli empat barang-barang ini

Barang yang Lagi Tren

Sofa beludru, karpet bulu serta furnitur yang sedang jadi tren memang sangat menggoda. Pada umumnya, saat tren mereda, bakal muncul tren yang baru dan selalu terkesan lebih menarik.

Jadi, hindari mengikuti tren dalam hal membeli barang-barang utama di rumah. Lebih baik pilih yang desainnya timeless dan tak membosankan.

Barang Sekali Pakai

Ada banyak barang terutama perkakas dapur yang dirancang untuk fungsi khusus, misalnya mesin jus, pengering piring, air fryer, atau barang lainnya yang mungkin fungsinya tak terlalu optimal karena terlalu spesifik.

Pastikan saat membeli barang untuk rumah, pertimbangkan manfaatnya secara jangka panjang. Bukan hanya untuk sekali-sekali saja.

2 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

3 dari 3 halaman

Barang yang 'Mungkin' Dibutuhkan

Rumah sering dipenuhi dengan barang-barang yang jarang digunakan tapi kita tak tega membuang atau menyingkirkannya. Alasan klasiknya adalah 'mungkin sewaktu-waktu butuh'.

Jangan jadikan alasan tersebut untuk membeli barang yang tidak terlalu penting. Kalau sering dilakukan, rumah Anda bakal tambah penuh dan berantakan.

Barang Acak

Biasanya saat sedang berjalan-jalan di toko furnitur lalu melihat area diskon, kita tertarik untuk meliriknya. Bahkan, kita terkadang sampai membelinya meski tidak terlalu diperlukan.

Membeli barang-barang diskon padahal tidak kita butuhkan, biasanya berujung tidak efektif. Terutama barang dan furnitur rumah. Ada baiknya, kontrol lagi keinginan Anda untuk belanja, apalagi membeli barang-barang yang kurang diperlukan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Suka Rumah Banyak Pohon? Cari Tahu Dulu Untung-ruginya
Artikel Selanjutnya
Inspirasi Desain Unik Rumah Tropis dengan Material Mudah Didapat