Sukses

Mengenal Circuit Training, Olahraga Favorit Maudy Ayunda

Liputan6.com, Jakarta - Punya aktivitas segudang menuntut Maudy Ayunda harus memiliki stamina yang baik. Selain berlari, aktris dan penyanyi itu memilih circuit training sebagai olahraga favoritnya.

Menurut perempuan yang akan segera melanjutkan kuliah pascasarjana di Stanford University itu, circuit training dinilai pas untuk meningkatkan denyut jantungnya. Ia merasa lebih energetik dan bahagia selepas melakukannya.

"Dari sisi penyanyi, stamina itu dituntut banget. Aku harus bisa jejingkrakan, nyanyi beberapa lagu, sambil atur pernapasan dengan baik," kata Maudy dalam jumpa pers Color Run di Jakarta, Rabu, 7 Agustus 2019.

Dilansir dari laman WebMD, circuit training disebut sebagai olahraga yang tak akan membosankan. Anda bisa mendapat dua manfaat sekaligus dari jenis olahraga ini, meningkatkan denyut jantung dan memperkuat otot dalam satu waktu.

Circuit training mirip dengan HIIT yang belakangan juga populer sebagai jenis olahraga di kalangan milenial. Anda akan diminta bergerak cepat antara 8-10 jenis latihan yang menyasar kelompok otot berbeda dengan nyaris tanpa jeda antara satu gerakan dan lainnya.

Jenis latihannya bisa berupa lompat tali selama 60 detik atau latihan dumble selama 60 detik. Atau, Anda bisa diminta melakukan beberapa latihan berbeda dengan 10--25 ulangan untuk setiap gerakan yang bertahan antara 30 detik hingga tiga menit sebelum beralih ke gerakan berikutnya.

2 dari 3 halaman

Penting Diperhatikan

Banyak variasi gerakan bisa dilakukan dalam circuit training, mulai dari push up, squat, squat sambil melompat, hingga mengayuh sepeda. Tetapi, Anda pun bisa melakukannya tanpa alat, di mana pun berada.

Latihan tersebut memerlukan waktu 20--30 menit. Tetapi bila masih baru melakukannya, Anda disarankan didampingi pelatih atau mengambil kelas khusus agar bisa mengetahui bagaimana latihan yang benar.

Bila melatih core, Anda bisa melakukan plank untuk menguatkannya. Latihan ini juga bisa melatih kekuatan otot lengan dengan memanfaatkan dumbel. Jika melatih kaki, lakukanlah squat atau lunge selama beberapa ulangan.

Anda juga dapat memilih gerakan low impact sesuai dengan kondisi tubuh. Jangan terlalu memaksakan diri bila tak mau cedera. Bagi atlet, rangkaian latihan ini berguna untuk meningkatkan performa berolahraga.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Cek Fakta Kesehatan: Jangan Langsung Minum Air Putih Usai Lari, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Zaman Makin Maju Jangan Mager, Teknologi Bantu untuk Tetap Bergerak