Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

Akui Tak Halal, Produsen Garret Popcorn Beberkan Kandungan Bahan dalam Produknya

Liputan6.com, Jakarta - Kendati belum secara resmi masuk ke Indonesia, Garret Popcorn sebenarnya bukanlah produk yang asing bagi sebagian orang. Camilan ini biasanya dibeli lewat jasa titip atau jastip ketika liburan ke luar negeri.

Malaysia, Singapura, dan Thailand jadi tiga negara di Asia Tenggara yang memungkinkan Anda membeli popcorn asal Chicago, Amerika Serikat, tersebut. Kepopuleran Garret Popcorn membuat kabar produk tersebut tidak halal langsung jadi topik hangat perbincangan warganet.

Lewat akun Twitter-nya, produsen Garret Popcorn mengakui bahwa bahan-bahan yang dipakai membat popcorn tidak bersertifikasi halal. "Tapi, produk kami juga tak memakai daging babi, minyak babi, atau alkohol sebagai bahan baku," tulis mereka.

Mereka menambahkan bahwa Garret Popcorn hanya dibuat dari bahan-bahan alami dengan kualitas terbaik. Melansir dari situs resminya, Minggu (7/7/2019), setiap varian Garret Popcorn sebenarnya memiliki komposisi berbeda.

Tapi, bahan-bahan yang umumnya dipakai Garret Popcorn antara lain gula, garam, sirup jagung, butter, soda kue, serta produk olahan susu seperti kacang dan kedelai.

2 dari 3 halaman

Reaksi Warganet

Mengetahui pengakuan Garret Popcorn tidak halal, warganet memberi respons berbeda. Beberapa di antaranya ada yang langsung tak mau lagi membeli camilan yang dasarnya terbuat dari jagung tersebut. Ada juga yang tetap mau membeli, tapi harus bertanya dulu.

Pasal, salah seorang warganet mengatakan, Garret Popcorn yang dijual d Malaysia punya sertifikasi halal. "Jadi, lebih baik mungkin memang ditanya dulu kali ya (halal atau tidak)," tulis salah satu penghuni jagat maya.

Sisanya bercanda entah halal atau tidak, mereka tidak akan membeli Garret Popcorn karena harganya yang cukup mahal. Di jastip, biasanya popcorn ini dibanderol Rp70 ribu--Rp210 ribu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Kartu Penyandang Disabilitas Pemprov DKI Jakarta Sudah Menjangkau 7.137 Peserta
Artikel Selanjutnya
Dukung Warga DKI Kuliah, Pemprov DKI Sukses Salurkan 12 Ribu Lebih Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul