Sukses

Masjid di Denmark Ini Berada di Antara Dealer Mobil dan Pergudangan

Liputan6.com, Jakarta - Tinggi menara masjid itu hanya 20 meter. Bagian ujungnya dilengkapi dengan sebuah kubah berukuran kecil dan ornamen bulat sabit. Masjid terbesar di Denmark itu bernama Hamad bin Khalifa Civilisation Center.

Nama tersebut digunakan karena sumber dana pembangunan masjid tersebut didanai oleh pemerintah Qatar. Kehadiran masjid tersebut juga merupakan pertalian antara Denmark dengan dunia Islam.

Berdiri di lahan seluas 6.700 meter persegi, masjid ini terletak di antara gedung dealer mobil dan pergudangan. Keberadaan masjid tersebut menjadi simbol toleransi di Denmark.

Dilansir dari ummid.com, Kamis, 16 Mei 2019, masjid ini menjadi yang terbesar dan pertama dibangun di Denmark. Begitu pula dengan menara kecil yang berada di halaman depan masjid.

2 dari 3 halaman

Arsitektur Islam

Ruang utama masjid dapat menampung sekitar 900 jemaah sekaligus ditambah dengan area balkoni dapat menampung sekitar 600 jemaah khusus wanita. Masjid tersebut diresmikan pada 19 Juni 2014.

Masjid ini memiliki campuran elemen umum dari Skandinavia tradisional dan arsitektur Islam seperti jaringan bersih dan bentuk kesederhanaan. Sementara hiasan batu interior masjid Islam terilhami dari warisan Eropa Moor.

Pendirian masjid tersebut sempat diwarnai dengan penolakan. Penolakan tersebut datang dari mereka yang anti imigran.

Tak berhenti di situ, penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh salah satu media di negara itu sempat membangkitkan aksi protes.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Ini Alasan Trump Ngebet Ingin Beli Greenland dari Denmark
Artikel Selanjutnya
Donald Trump Ingin Beli Greenland, PM Denmark: Rencana yang Absurd