Sukses

Silvia Halim, Wanita Sakti yang Berperan Penting dalam Pembangunan MRT Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya meresmikan penggunaan mass rapid transit (MRT) Jakarta pada 24 Maret 2019. Di balik peresmian MRT tersebut, ternyata ada sosok lain yang juga menjadi perbincangan.

Ia adalah Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim. Anggun C Sasmi menyebutnya sebagai wanita sakti.

"#SiapaBilangGakBisa Jakarta punya MRT!! Dengan ibu @silviahalim18 wanita sakti, Direktur Konstruksi #MRTJakarta bisa! ☝🏽♥️. Selamat bu Silvia, Selamat warga Jakarta!!," puji Anggun sebagai keterangan video.

Anggun dan Silvia terbilang dekat, hal itu terlihat dari unggahan Silvia pada 1 Oktober 2018 lalu. Mereka foto bersama, termasuk dengan beberapa pesohor, seperti Ririn Ekawati dan Najwa Shihab.

"Another blessed Sunday catching up with this awesome bunch 🙏😊😍 #siapabilanggakbisa #stongertogether," tulis Silvia.

Silvia Halim lahir di Jakarta, 18 Juni 1982. Ia orang yang ditugaskan untuk memimpin proyek konstruksi MRT Jakarta. Sebelumnya, Silvia bekerja di Land Transport Authority (LTA) Singapura. Lulusan Nanyang University di Singapura itu ditunjuk sebagai Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta pada 31 Agustus 2016.

Sebagai Direktur Konstruksi, tugas Silvia tak sederhana. Dilansir dari jakartamrt.co.id, Rabu (27/3/2019), tugas pokok Silvia di antaranya bertanggung jawab atas pembangunan prasarana dan sarana sistem MRT Jakarta, pengendalian biaya, waktu, maupun kualitas dalam kegiatan pembangunan sistem MRT Jakarta sesuai strategi yang ditetapkan Direksi.

Selain itu, Silvia Halim juga harus mengoordinasikan dan mengawasai semua pelaksanaan proyek yang berada dalam kewenangannya. Tugas tersebut belum termasuk dari aspek teknis dan lainnya. Dengan tugas berat itu, tak berlebihan jika Anggun menyebut Silvia sebagai "wanita sakti".

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Pria Ganteng Baca Buku di MRT Bikin Warganet Heboh dan Penasaran
Artikel Selanjutnya
Ketua DPRD DKI Sebut Subsidi MRT Jakarta Tak Berubah