Sukses

Pemotretan di Jalan Berlumpur dan Berlubang, Bentuk Protes Sang Fotografer

Liputan6.com, Jakarta - Banyak cara untuk melakukan protes terhadap kondisi jalan yang rusak, berlubang, hingga berlumpur. Hal itu dilakukan Robby Ari Sanjaya, fotografer asal Batumarta, Sumatera Selatan.

Dengan keahliannya, ia melancarkan protes dengan melakukan pemotretan di jalan berlumpur dan berlubang. Tepatnya di ruas jalan di Kecamatan Batumarta, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

"Jadi saya tiap hari lewat jalan sini, rumah saya di Batumarta dan saya kerja di Baturaja, sudah lama jalannya rusak tapi nggak diperbaiki. Banyak orang yang tiap hari merasakan sulitnya lewat jalan ini," tutur Robby saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (3/3/2019).

Dalam pemotretan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB itu, Robby tak sekadar memotret jalan yang berlumpur dan berlubang yang dipenuhi air yang keruh. Namun, ia juga menggunakan 6 model.

"Mereka juga sering lewat jalanan itu. Jadi, mereka semangat ikut pemotretan, meski aslinya (mereka) bukan model," ujar Robby tergelak.

Robby kemudian mengunggah hasil karyanya melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya pada 25 Februari 2019, Robby memamerkan empat foto seorang model bernama Putri.

Empat foto tersebut bercerita tentang Putri yang mengenakan baju merah dan celana hitam, tampak berjalan di tengah kubangan lumpur. Tangan kirinya memegangi sepatunya.

Sementara foto berikutnya, Putri terlihat duduk di atas tanah yang becek dengan kanan dan kirinya air penuh lumpur. Pada foto yang lain, tubuh Putri yang dibalut baju merah sudah tak tampak, berubah dengan lumpur yang menutupi sekujur tubuhnya, tak terkecuali wajahnya.

Dalam foto berikutnya, Putri terlihat duduk di tengah kubangan. Tubuhnya bermandikan air lumpur yang kecoklatan. Kedua tangannya dibenamkan ke dalam lumpur hingga memercikkan air mengenai wajahnya.

"Kalo kalian pikir kita foto di kubangan lumpur, ada benarnya.Yang lebih tepatnya, kita foto di kubangan lumpur di tengah jalan penghubung Batumarta-Baturaja. Tepatnya di Blok E unit 2Ini frame @putri_weddinggallery Honorable mention," tulis Robby sebagai keterangan foto.

2 dari 2 halaman

Bermain di Jalan Berlumpur dan Berlubang

Pada hari berikutnya, Robby Ari Sanjaya kembali mengunggah empat foto di jalan berlumpur dan berlubang yang lain, tepatnya pada 26 Februari 2019. Dalam foto itu, perempuan bernama Dessy bermain air di tengah jalan kubangan.

Di depannya terlihat ada empat mainan anak-anak berwarna kuning. Sambil mengangkat kedua tangannya, Dessy terlihat tersenyum.

Foto yang lain, Dessy yang mengenakan daster dan celana hitam terlihat seperti terjatuh di jalan berlubang dari motor yang ditumpangi. Sambil berusaha bangkit, ia seperti minta tolong kepada lelaki yang memboncengnya.

Selain itu, Dessy terlihat bermain bersama keempat orang temannya di jalan yang berlobang itu. Sementara dalam foto yang lain, dua orang sengaja menikmati dengan kondisi yang berlubang dan penuh air. Mereka seolah tak memedulikan para pengendara yang melewati jalan tersebut.

"Protes yg positif šŸ˜šŸ˜šŸ˜,"Ā komentar akun @mayaslbn dalam kolom komentar akun Robby Ari Sanjaya.

Tak hanya Dessy, Dwi Andika yang juga jadi salah satu model mengunggah foto dirinya bersama dengan teman-temannya saat sedang menanam pohon di jalan berlumpur. Ia ditemani dengan dua orang temannya. Penampilan mereka laksana seorang petani yang sedang bercocok tanam.

Di luar foto tersebut, ada potret lain yang diunggah oleh akun @felahadziqoh07. Ia jadi salah satu model yang ikut pemotretan dengan menggunakan caping dan kain serta tak beralas kaki. Dalam akun Instagram pribadinya, ia tengah berpose dengan tengah jalan berlubang dan yang dipenuhi air.

Adib Nawawi yang juga menjadi model dalam pemotretan di jalan yang berlumpur dan berlubang juga ikut mengunggah fotonya. Bersama temannya, ia tampak memanfaatkan jalan berlubang itu sebagai tempat untuk memancing.

Aksi protes Robby Ari Sanjaya dan teman-temannya tersebut mendapat respons dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, seperti ditayangkan dalamĀ Fokus IndosiarĀ pada 1 Maret 2019. "Saya estimasi, paling lambat April sudah serentak. Jadi, gubernur, bupati, wali kota itu, dengan APBD-nya masing-masing sudah gerakan serentak memulai pekerjaan, khususnya infrastruktur jalan," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading