Sukses

Harga Tiket Pesawat Aceh-Jakarta, Lebih Mahal Langsung Dibanding Transit ke Kuala Lumpur

Liputan6.com, Jakarta - Harga tiket pesawat domestik yang dinilai terlalu mahal masih menjadi perbincangan hangat. Usai protes yang dilancarkan di dunia maya dan petisi mendesak turunya harga tiket pesawat domestik Indonesia, kini mencuat lagi kabar lain.

Keluhan terus mengalir setelah harga tiket pesawat Banda Aceh menuju Jakarta terlampau mahal. Harga tiket pesawat lebih murah justru hadir pada rute Banda Aceh-Jakarta via Kuala Lumpur.

Berdasarkan tarif yang ada di salah satu situs pemesanan tiket online, Traveloka, untuk rute Banda Aceh-Jakarta pada Senin, 14 Januari 2019 dibanderol harga mulai Rp 2.768.000. Sedangkan, rute Banda Aceh-Kuala Lumpur-Jakarta hanya Rp 1.058.000.

Sementara, penerbangan rute Banda Aceh-Jakarta pada Senin, 21 Januari 2019 seharga mulai Rp 1.745.000. Lalu, rute Banda Aceh-Kuala Lumpur-Jakarta hanya seharga Rp 928.800.

Awal Januari 2019 diketahui banyak warga Aceh yang membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh. Harga tiket pesawat rute Banda Aceh-Jakarta yang terlalu mahal membuat warga Aceh memilih transit di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Muhammad Hatta menyampaikan adanya peningkatan warga yang mengajukan permohonan pembuatan paspor. Pihak imigrasi biasanya mengeluarkan 100 formulir per hari, namun sejak Januari 2019 mencapai 200 formulir per harinya.

"Ini salah satu penyebabnya banyak warga yang ingin transit di suatu Negara sebelum berangkat ke suatu daerah lainnya dalam negeri. Rata-rata mengaku saat petugas bertanya, hendak transit di Kuala Lumpur" kata Muhammad Hatta, Minggu (13/1) di Banda Aceh.

Banyaknya keluhan membuat seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) telah menurunkan harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik sejak Jumat, 11 Januari 2019. Penurunan berkisar 20-60 persen.

"Kami mendengar keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket nasional. Dan atas komitmen positif dari stakehokder, khususnya AP 1, AP II, Airnav dan Pertamina," kata Ketua Umum INACA I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (13/1).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Krisis Darah PMI
Loading