Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

Kolaborasi Dunia Fashion dan Karya Seni yang Fungsional dan Atraktif

Jakarta, Liputan6.com Bagi Anda peminat seni, tentu saja kerap menikmati bermacam-macam karya seni dalam beragam bentuk dengan beragam cara. Selain dengan cara dilihat menggunakan mata, diraba melalui sentuhan, atau dirasakan dengan menggunakan tatapan kini sebuah karya seni juga dapat dinikmati dengan cara lain karena bersifat fungsional.

Sebuah lini busana bernama Kala Studio, ingin menginterpretasikan beragam karya seni dengan cara seru berwujud busana dan aksesori. Berawal dari ketertarikan tiga orang pendirinya, Vina Ameilya, Adinda Tri Wardhani, dan Karina Mahendra dalam dunia fashion dan seni, lahirlah Kala Studio yang sejak akhir tahun 2018 lalu meluncurkan delapan karya kolaborasi.

Dengan memposisikan dirinya sebagai salah satu wadah baru bagi seniman untuk berkolaborasi dan berkarya bersama, Kala Studio meluncurkan beragam karya unik dan apik. Diharapkan, kehadiran Kala Studio dapat meramaikan industri fashion dan seni tanah air. 

"Eksplorasi sebuah imaginasi seni tanpa batas menjadi konsep utama Kala Studio. Tak hanya itu, berkolaborasi dengan seniman lokal Indonesia menjadi visi yang mulia untuk memajukan karya anak bangsa di mata dunia", jelas Karina Mahendra salah satu co-founder Kala Studio dalam rilis yang diterima tim Liputan6.com pada Selasa (1/1/2019).

 

2 dari 2 halaman

Metamorphosis

Sebanyak delapan karya seni tertuang dalam bentuk T-shirt dan kemeja. Untuk koleksi ini Kala Studio berkolaborasi dengan dua orang seniman muda Indonesia, Shadtoto Prasetio dan Stacia Hadiutomo.

Sebuah perjalanan transformasi emosi yang direfleksikan melalui bunga menjadi garis besar dan tema koleksi "Metamorphosis". Setiap motif bunga dan foto yang ada memiliki karekter yang kuat dan unik.

Fotografer muda Indonesia ternama, Shadototo Prasetio menuangkan beragam gejolak emosi seorang manusia dalam empat buah karya seni foto.

"Unspoken”, “Adolescents”, “Hidden Agenda”, dan “Blinded and beyond” menjadi 4 karya apik yang penuh makna.

Sedangkan empat motif ilustrasi bunga karya ilustrator Stacia Hadiutomo, mencerminkan ekspresi hati nurani seseorang, dengan melihat perumpamaan keindahan kuntum-kuntum bunga saat kelopaknya mekar dan merekah.

“Efflorescent”, “Fullfilled”, “Overjoyed”, dan “Fascinated” menjadi empat buah corak atraktif yang hidup dan berbicara.

Keseluruhan busana sudah dapat dilihat dan dipesan melalui akun instagram @k.a.l.a_studio.

Loading
Artikel Selanjutnya
Lewat Instalasi, Artis AS Ajak Masyarakat Dunia Lestarikan Terumbu Karang
Artikel Selanjutnya
Berpesan Keberagaman, Lukisan Karya Anagard Siap Berlaga di Singapura