Sukses

Sering Merasa Cemas Saat Bersosialisasi? Ini Cara Mengatasinya

Liputan6.com, Jakarta Tidak semua orang merasa mudah untuk bersosialisasi, terutama di keramaian. Bahkan beberapa orang merasa sangat takut mengatakan atau melakukan sesuatu di depan orang lain dan hal ini dinamakan kecemasan sosial.

Dilansir dari mydomaine.com, Rabu (23/11/2016), kecemasan sosial dapat berpengaruh ke banyak hal lainnya, seperti ketakutan tidak masuk akal kepada orang lain, bahkan sampai menghindari situasi sosial sama sekali.

"Para penderita kecemasan sosial percaya bahwa semua orang memiliki standar sosialnya masing-masing, dan berusaha melewatinya sama dengan bencana," papar Stefan Hofmann, direktur dari Social Anxiety Program di Boston University's Center for Anxiety and Related Disorders.

Stefan telah menemukan sebuah terapi khusus yang dibuat untuk mengobati orang-orang dengan kecemasan sosial ini, yaitu dengan meminta mereka melakukan apa yang mereka takutkan ketika bersosialisasi.

Stefan tidak pernah menyepelekan masalah para pasiennya, ia selalu mendengarkan semua keluhan dengan serius, dan memberikan terapi secara cepat. Bahkan beberapa kali Stefan pernah berteriak di belakang pasiennya di sebuah restoran ramai dan meninggalkannya sendiri di sana untuk menghadapi pandangan banyak orang. Lain kali Stefan meminta pasiennya untuk mengganggu orang-orang di sebuah meja restoran mewah.

Ini cara "gila", namun cara ini terbukti benar-benar bekerja. "Kami ingin orang-orang dengan kecemasan sosial menjaga rasa humor dalam hidup mereka dan bisa menertawakan diri sendiri. Dengan cara ini tidak akan ada lagi orang lain yang menderita kecemasan sosial," jelas Stefan.