Sukses

Mengenal 5 Tahap Pembuatan Wine

Liputan6.com, Jakarta Wine adalah salah satu minuman yang berbahan anggur. Untuk beberapa orang, menikmati wine lebih pas saat ada momen spesial. Proses pembuatan wine yang sangat kompleks dan detail ini diawali dengan menuai anggur segar berkualitas untuk menghasilkan rasa wine yang nikmat.

Cara membuat wine di bedakan dari 2 kategori, yaitu: still wine production (tanpa karbonasi) dan sparkling wine production (dengan karbonasi). Ilmu pembuatan wine disebut Oenology dan para ahlinya dipanggil oenologist.
Penasaran tentang bagaimana minuman wine dibuat? Berikut ini tahapan-tahapannya.

Memanen (harvesting): Proses pembuatan wine pertama diawali dengan memanen. Pada proses ini dipilih anggur yang memiliki tingkat keasaman, manis dan rasa yang tepat. Tingkat keasaman dan manis anggur harus seimbang. Proses memanen pun tergantung dari cuaca. Untuk hasil yang berkualitas, para pembuat wine (winemaker) memanen tidak menggunakan mesin melainkan tangan mereka sendiri. Hal ini dikarenakan dikhawatirkan mesin dapat merusak kualitas anggur.

Penghancuran buah (crushing): proses ini adalah saat dimana anggur siap untuk dihancurkan. Kini, penghancuran buah anggur menggunakan mesin, berbeda dengan zaman dahulu yang menggunakan kaki. Penghancuran dengan mesin meningkatkan kualitas dan ketahanan wine. Untuk menghasilkan white wine, maka dalam proses penghancuran anggur akan dipisahkan kulit, biji dan dagingnya agar menghasilkan warna bersih yang diinginkan.

Fermentasi (fermentation): proses fermentasi dimulai selama 6-12 jam ketika ditambahkan ragi. Proses ini berlanjut sampai memberikan gula. Air hasil fermentasi akan berubah menjadi alkohol. Untuk menghasilkan wine dengan cita rasa yang manis, maka winemaker akan menghentikan proses ini sebelum gula berubah menjadi alkohol. Proses fermentasi bisa dilakukan dimana saja selama 10 hari hingga 1 bulan bahkan lebih.

Penjernihan (Clarifycation): Setelah proses fermentasi selesai, maka dimulai proses pemisahan ragi, tannins dan protein. Wine akan dipindahkan ke dalam bejana seperti oak barrel atau stainless steel tank sehingga Wine akan menjadi jernih dan bersih.

Penuaan & Pengemasan: Proses membuat wine di tahap terakhir ini memiliki 2 pilihan yaitu langsung di kemas pada botol atau dituakan (aging). Proses penuaan wine akan menghasilkan wine dengan rasa yang halus.

Nah, jika kamu ingin merasakan berbagai variasi wine import berkualitas tinggi, yuk segera cari tahu info lanjutnya di Lakupon.com

 

(Stefani Supratman - Lakupon)