Liputan6.com, Jakarta - Membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan ayat, tetapi juga ibadah yang penuh pahala dan keberkahan. Doa setelah membaca Al-Qur'an agar ilmu menjadi manfaat menjadi permohonan agar bacaan tersebut tak hanya selesai di lisan tetapi meresap ke dalam hati dan diwujudkan melalui amal.
Prof. Dr. Mahmud Al-Dausary mengungkapkan pentingnya memperhatikan adab agar tilawah menjadi tadabbur, berpengaruh pada hati, dan mendorong seseorang untuk istiqamah.
“sebagaimana dituai oleh Nabi SAW dan para sahabatnya yang mulia, maka harus diperhatikan adab-adab dan hukum-hukumnya, serta berkomitmen dengan itu semua sebelum maupun pada saat membacanya,” tulisnya, dalam buku Membaca Al-Qur’an: Adab dan Hukumnya.
Advertisement
Al-Dausary juga menjelaskan dalam Tadabbur Al-Qur’an: Hukum, Adab dan Dampaknya bahwa merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an dan memahami kandungannya merupakan bagian dari bentuk perhatian terhadap Kitabullah. Dari sinilah doa setelah membaca Al-Qur’an memiliki makna penting, yakni memohon agar ilmu yang diperoleh tidak sekadar menjadi pengetahuan, tetapi berubah menjadi amal saleh dan membawa keberkahan.
Doa setelah membaca Al-Qur’an agar ilmu menjadi manfaat menjadi penutup tilawah sekaligus harapan agar Allah memberikan ilmu yang bermanfaat, menjauhkan dari ilmu yang tidak berguna, serta memberi kemampuan untuk mengamalkan petunjuk Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Doa Setelah Membaca Al-Qur’an agar Ilmu Menjadi Manfaat Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa yang paling masyhur dan dianjurkan untuk dibaca setelah membaca Al-Qur’an agar ilmu menjadi bermanfaat adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diriwayatkan dalam berbagai kitab hadis. Berikut lafal lengkapnya.
1. Doa Ilmu yang Bermanfaat
Arab: اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ حَالِ أَهْلِ النَّارِ
Latin: Allāhummanfa‘nī bimā ‘allamtanī wa ‘allimnī mā yanfa‘unī wa zidnī ‘ilman al-ḥamdu lillāhi ‘alā kulli ḥālin wa a‘ūdhu billāhi min ḥāli ahli al-nār
Artinya: “Ya Allah, berilah manfaat terhadap apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku apa yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu kepadaku. Segala puji hanya milik Allah atas setiap keadaan, dan aku berlindung kepada Allah dari perbuatan penduduk neraka.”
Doa ini diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW senantiasa membaca doa tersebut. Dalam kitab Sunan Tirmidzi nomor 3523, doa ini disebutkan sebagai bagian dari doa yang diajarkan Nabi, dan dianjurkan untuk dibaca setelah selesai membaca Al-Qur’an serta dalam majelis ilmu.
Ibnu Uyainah rahimahullah berkata bahwa Rasulullah SAW tidak henti-hentinya memohon tambahan ilmu nafi’ kepada Allah sampai beliau wafat, dan Ibnu Katsir menambahkan bahwa Rasulullah tidak pernah diperintahkan untuk meminta tambahan apa pun kecuali tambahan ilmu nafi’ ini.
2. Doa agar Dijauhkan dari Ilmu yang Tidak Bermanfaat
Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ
Latin: Allāhumma innī a‘ūdhu bika min ‘ilmin lā yanfa‘u wa min qalbin lā yakhsya‘u wa min du‘ā’in lā yusma‘u wa min nafsin lā tasyba‘u
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari doa yang tidak didengar (tidak dikabulkan), dan dari nafsu yang tidak pernah merasa cukup.”
Doa ini diriwayatkan dalam Sunan Tirmidzi dan merupakan doa yang sangat relevan dibaca setelah membaca Al-Qur’an, karena tilawah yang benar seharusnya menghasilkan ilmu yang bermanfaat, hati yang khusyu’, doa yang dikabulkan, dan jiwa yang merasa cukup.
Rasulullah SAW juga memerintahkan umatnya untuk meminta ilmu yang bermanfaat dan berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat, sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah.
Hikmah Doa Setelah Membaca Al-Qur’an agar Ilmu Menjadi Manfaat
1. Ilmu yang Diperoleh Tidak Menjadi Hujah yang Memberatkan
Ilmu yang tidak diamalkan akan menjadi hujah yang memberatkan pemiliknya di hari kiamat. Dengan membaca doa agar ilmu menjadi manfaat, seorang pembaca Al-Qur’an memohon kepada Allah agar ilmu yang diperoleh tidak sekadar menjadi pengetahuan, tetapi menjadi amal yang mendekatkan diri kepada-Nya.
Ibnu Jauzi rahimahullah menjelaskan bahwa ilmu yang bermanfaat akan mendatangkan khasyah (rasa takut kepada Allah) dan melahirkan ketundukan serta penghambaan kepada-Nya, sedangkan ilmu yang tidak mendatangkan khasyah tidak disebut sebagai ilmu yang bermanfaat.
2. Terhindar dari Ilmu yang Tidak Bermanfaat
Doa setelah membaca Al-Qur’an agar ilmu menjadi manfaat secara eksplisit mengandung permohonan perlindungan dari ilmu yang tidak berguna. Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan dari empat keburukan, salah satunya adalah ilmu yang tidak bermanfaat.
Dalam konteks membaca Al-Qur’an, perlindungan ini sangat penting agar bacaan tidak berhenti pada ritual tanpa pemahaman, melainkan menghasilkan ilmu yang menggerakkan hati dan amal.
3. Hati Menjadi Khusyu’ dan Mudah Menerima Nasihat
Doa “wa min qalbin lā yakhsya‘u” (dan dari hati yang tidak khusyu’) merupakan bagian dari doa yang dianjurkan setelah tilawah. Hati yang khusyu’ adalah hati yang tunduk dan menerima nasihat Al-Qur’an.
Prof. Dr. Mahmud Al-Dausary dalam kitab Tadabbur Al-Qur’an menjelaskan bahwa hati menyimpan rasa takut dan gelisah yang tidak dapat hilang kecuali dengan selalu dekat dengan Kitabullah dan merenungkan ayat-ayatnya. Doa setelah membaca Al-Qur’an menjadi sarana untuk memohon agar hati tetap lembut dan siap menerima cahaya Al-Qur’an.
4. Doa Menjadi Penutup Tilawah yang Mengikat Makna
Dalam Jurnal Adab Membaca Al-Qur’an karya Musthofa, salah satu adab setelah membaca Al-Qur’an adalah mengamalkan isi kandungannya dan mengambil pengajaran. Doa agar ilmu menjadi manfaat adalah bentuk konkret dari pengamalan tersebut: pembaca tidak hanya berhenti pada lafaz, tetapi memohon kepada Allah agar makna yang dibaca tertanam dalam hati dan terwujud dalam perilaku sehari-hari.
5. Mendatangkan Pahala yang Tidak Terputus
Ilmu yang bermanfaat adalah salah satu dari tiga amal yang pahalanya tidak terputus setelah seseorang meninggal dunia, sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Muslim. Prof. Dr. Mahmud Al-Dausary dalam kitabnya Membaca Al-Qur’an; Adab dan Hukumnya menegaskan bahwa di antara buah manfaat membaca Al-Qur’an adalah pahala yang terus mengalir dan syafaat di hari kiamat.
Dengan membaca doa agar ilmu menjadi manfaat, seorang pembaca Al-Qur’an tidak hanya meraih pahala tilawah, tetapi juga pahala ilmu yang diajarkan dan diamalkan, yang pahalanya terus mengalir meskipun ia telah meninggal.
Pertanyaan Seputar Doa Setelah Membaca Al Quran
1. Apa doa setelah membaca Al-Qur’an agar ilmu menjadi manfaat?
Doa yang paling utama adalah “Allāhummanfa‘nī bimā ‘allamtanī wa ‘allimnī mā yanfa‘unī wa zidnī ‘ilman...” yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dan terdapat dalam Sunan Tirmidzi nomor 3523. Doa ini memohon agar ilmu yang diperoleh menjadi bermanfaat, ditambah, dan dijauhkan dari ilmu yang tidak berguna.
2. Kapan sebaiknya membaca doa ini?
Doa ini dianjurkan dibaca setelah selesai membaca Al-Qur’an, setelah majelis ilmu, dan dalam waktu-waktu mustajab seperti setelah shalat fardhu. Membacanya setelah tilawah menjadi penutup yang mengikat makna ayat ke dalam hati.
3. Apakah doa ini harus dibaca dengan bahasa Arab?
Ya, doa ini adalah doa ma’tsur yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, sehingga dibaca dengan bahasa Arab. Namun, memahami artinya sangat dianjurkan agar doa tidak sekadar menjadi rutinitas tanpa penghayatan.
4. Apa hukum membaca doa setelah membaca Al-Qur’an?
Hukumnya sunnah dan sangat dianjurkan. Rasulullah SAW senantiasa membaca doa ilmu yang bermanfaat, dan para ulama menganjurkan untuk menutup tilawah dengan doa agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah.
5. Apakah doa ini bisa dibaca untuk anak-anak yang sedang belajar mengaji?
Ya, doa ini sangat baik diajarkan kepada anak-anak. Orang tua dapat membimbing anak untuk membaca doa ini setelah selesai mengaji, agar ilmu yang dipelajari sejak dini menjadi ilmu yang bermanfaat dan tertanam kuat dalam ingatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637359/original/021769800_1699254998-pexels-timur-weber-9127593.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387839/original/034548300_1793576024-791369.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387836/original/083661000_1793574855-153669.jpg)