Liputan6.com, Jakarta - Jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani mulai bergerak dari Mina menuju Makkah pada Sabtu (30/5/2026) setelah menuntaskan lontar jumrah pada hari Tasyrik ketiga. Petugas haji mengatur pergerakan secara bertahap untuk menjaga kelancaran arus kepulangan dan menghindari kepadatan di jalur mobilisasi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Ichsan Marsha, mengatakan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sejauh ini berlangsung lancar, tertib, dan terkendali.
Sebelum kembali ke Makkah, jemaah Nafar Tsani terlebih dahulu melaksanakan lontar tiga jumrah, yakni Ula, Wustha, dan Aqabah. Petugas meminta jemaah mengikuti jadwal lontar yang telah ditetapkan untuk setiap kloter agar pergerakan menuju Jamarat dan proses kepulangan berjalan tertib.
Advertisement
“Kami mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani agar segera menuntaskan rangkaian lontar jumrah sesuai jadwal, kemudian kembali ke tenda masing-masing di Mina untuk bersiap mengikuti proses pergerakan menuju Makkah,” kata Ichsan di Mina.
Menurut dia, kepatuhan jemaah terhadap jadwal dan arahan petugas menjadi kunci menjaga keselamatan, serta kenyamanan selama fase Mina. Kemenhaj juga meminta jemaah memastikan barang bawaan tidak tertinggal dan bersiap sesuai jadwal keberangkatan yang telah ditentukan.
Untuk mendukung proses tersebut, Kemenhaj menyiagakan 1.356 Petugas Satgas Mina untuk mengawasi layanan, mengatur arus pergerakan, serta memberikan respons cepat terhadap kebutuhan jemaah di lapangan.
Petugas menempatkan pos pemantauan di sejumlah titik strategis, antara lain Jalan 616, Jalan 533, depan Mina Al-Wadi Hospital, Jalan 627, bawah Jalan Abdullah bin Abdul Aziz, gerbang terowongan Muaisim Turki, dan sejumlah jalur menuju Jamarat.
“Pos-pos tersebut bertugas mengarahkan jemaah haji Indonesia menuju Jamarat, membantu pengaturan arus saat pelaksanaan lontar jumrah, mengantisipasi kepadatan, serta memastikan jemaah yang kembali dari Jamarat tetap berada pada jalur yang aman dan tidak mengambil jalan pintas yang berisiko,” ujar Ichsan.
Padat
Kemenhaj memperkirakan lalu lintas dari Mina menuju kawasan hotel di Makkah masih padat. Karena itu, petugas menyiapkan skema pengaturan transportasi jika terjadi penutupan atau pengalihan jalur di sejumlah ruas jalan.
“Kami mengupayakan jemaah dapat diturunkan di depan hotel. Namun, apabila tidak memungkinkan karena adanya penutupan jalan, bus akan menurunkan jemaah di lokasi terdekat dengan hotel. Kami mohon pengertian dan dukungan jemaah,” ucapnya.
Selain mengawal pergerakan jemaah, Kemenhaj mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat suhu udara di Mina masih cukup panas pada siang hari. Jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih, makan secara teratur, menggunakan payung atau pelindung kepala saat berada di luar tenda, serta mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan.
Kemenhaj juga meminta ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan sesama jemaah memberikan perhatian lebih kepada lansia, penyandang disabilitas, perempuan, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi selama proses perpindahan dari Mina ke Makkah berlangsung.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299546/original/056513500_1784263210-Screenshot_2026-07-17_111351.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298217/original/010036300_1784154923-Argentina_s_Lautaro_Martinez_england.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297036/original/087342800_1784067028-fran2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299157/original/011157800_1784196356-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299934/original/041038100_1784279853-cincin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299908/original/050735200_1784278434-000_B8U93QE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297102/original/031972000_1784078886-prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299466/original/011004700_1784258669-000_B8YD28N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516473/original/017053500_1772306812-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297974/original/010804600_1784113225-DSC04178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4439341/original/074219600_1684915362-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303106/original/093840000_1754045274-1000408668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296263/original/069238200_1784009386-0dfdcf94-532e-40c6-a325-c977803b0a27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)