Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Tangerang Kota menggencarkan patroli di kawasan Rest Area mencegah terjadinya pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan saat pengemudi beristirahat.
"Kami sudah instruksikan petugas keamanan melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti kehilangan barang maupun tindak kejahatan lainnya," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari di Tangerang, melansir Antara, Senin 16 Maret 2026.
Tak hanya itu, lanjut dia, petugas keamanan di rest area juga diajak untuk meningkatkan patroli guna mencegah tindak kriminalitas lainnya sebab jumlah kendaraan yang berhenti di sekitar kawasan SPBU meningkat.
Advertisement
Raden berharap sinergi seluruh pihak dapat menjaga kelancaran arus mudik tahun ini sesuai tema "Mudik Aman, Keluarga Bahagia", serta memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
"Polri siap melayani masyarakat di mana pun berada agar arus mudik tahun ini berjalan aman, lancar dan kondusif," jelas dia.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, momentum Lebaran harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan penuh dari sisi pelayanan publik maupun keamanan wilayah.
Sachrudin juga menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk memperkuat sinergi bersama RT/RW serta unsur TNI dan Polri di wilayah masing-masing. Pemantauan lingkungan, terutama terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik, menjadi perhatian khusus.
"Kita ingin masyarakat yang mudik merasa tenang karena lingkungan tempat tinggalnya tetap terpantau dan aman. Koordinasi lintas sektor harus diperkuat, dan respons terhadap laporan masyarakat harus cepat," tegas Sachrudin.
Â
Mudik Lebaran, Ini Jalur yang Diprediksi Bakal Macet
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4011968/original/082923100_1651298809-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-1.jpg)
Sebelumnya, tinggal menghitung hari, umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri 1447 Hijriah. Momen ini menjadi waktu yang paling dinantikan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan, Idulfitri juga identik dengan tradisi mudik, ketika jutaan perantau kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Tradisi mudik hampir selalu terjadi setiap tahun di Indonesia. Pemerintah memperkirakan 143,91 juta warga akan melakukan perjalanan ke berbagai daerah menjelang Lebaran 2026. Pergerakan masyarakat yang sangat besar ini membuat arus lalu lintas di berbagai jalur utama diprediksi meningkat tajam.
Tingginya angka pemudik tentu berdampak pada meningkatnya volume kendaraan, terutama di jalur-jalur utama di Pulau Jawa. Kepadatan bahkan berpotensi memicu kemacetan panjang di sejumlah titik, baik di jalan tol maupun jalur arteri, khususnya pada puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Sejumlah jalur utama nontol di Jawa Barat diperkirakan akan dipadati kendaraan selama arus mudik Idulfitri 2026. Beberapa titik yang diprediksi mengalami kemacetan antara lain Simpang Jomin–Simpang Mutiara dan Cikopo.
Untuk mengantisipasi kepadatan di ruas tersebut, Dinas Perhubungan Jawa Barat bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan menutup 47 putaran balik (u-turn) dan hanya membuka delapan titik u-turn agar arus kendaraan lebih lancar.
Â
Advertisement
Titik Rawan Macet di Jabar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4011974/original/011422600_1651298813-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-7.jpg)
Kemacetan juga diprediksi terjadi di jalur Ciawi–Cibadak–Sukabumi. Pada puncak arus mudik dan arus balik, kepolisian akan menindak kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga ke atas yang melintas di jalur tersebut.
Selain itu, pemerintah daerah akan menertibkan parkir liar dan pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan agar tidak menghambat lalu lintas.
Kawasan wisata Puncak, tepatnya di jalur Ciawi–Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, juga diperkirakan menjadi salah satu titik rawan macet. Untuk mengurai kepadatan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap dan satu arah. Sementara itu, Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu kelancaran arus kendaraan.
Di wilayah Kabupaten Bandung, potensi kemacetan juga diprediksi terjadi di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg. Dinas Perhubungan Jawa Barat telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan alat pembaca kartu tol elektronik atau mobile reader.
"Selain itu, menyiapkan papan informasi tambahan apabila dilakukan pengalihan arus ke Tol Cisumdawu," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, Senin 9 Maret 2026, dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepadatan kendaraan juga berpotensi terjadi di ruas Limbangan–Malangbong dan Gentong. Untuk mengurangi hambatan di jalur tersebut, Satpol PP akan menertibkan berbagai aktivitas masyarakat yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Sementara itu, jalur Pelumbon–Kadawung–Cirebon juga diperkirakan mengalami kepadatan, sehingga pemerintah daerah akan menertibkan parkir di pinggir jalan serta pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Perhubungan Jawa Barat juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi para pemudik. Di wilayah utara Jawa Barat, terdapat delapan jalur alternatif yang dapat digunakan, di antaranya Sukamandi–Kalijati (22 km), Pamanukan–Subang (31 km), Kadipaten–Jatitujuh–Jatibarang (40,7 km), Haurgeulis–Patrol (19 km), Cikamurang–Jangga (35 km), Budur–Tegalgubug–Jagapura–Mundu (32 km), Losari–Ciledug–Cidahu–Kuningan (95 km), serta Cirebon–Sumber–Rajagaluh–Majalengka (32 km).
Selain itu, di jalur tengah Jawa Barat terdapat empat rute alternatif, yakni Subang–Lembang–Bandung (41 km), Sumedang–Jalan Cagak–Wanayasa–Purwakarta (85 km), Talaga–Bantarujeg–Wado–Sumedang (79 km), serta Kuningan–Cikijing–Majalengka–Kadipaten (45 km).
Sementara di wilayah selatan Jawa Barat, pemudik juga dapat memanfaatkan lima jalur alternatif, yaitu Garut–Banyuresmi–Leuwigoong–Kadungora–Cijapati–Majalaya–Bandung (78 km), Sasak Beusi–Cibatu–Leles (19 km), Banjar–Manonjaya–Tasikmalaya (44 km), Malangbong–Wado (15 km), serta Parakan Muncang–Warung Simpang (9 km). Jalur-jalur ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi pemudik untuk menghindari kepadatan di jalur utama selama arus mudik Lebaran.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529195/original/031662800_1773310416-Infografis_Rest_Area_CMS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531680/original/000625700_1773630666-Polres_Metro_Tangerang.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314861/original/012980000_1675661791-rade-nugroho-rlj3VznKap0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2815541/original/062443200_1558775153-iStock-698697244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540376/original/062198200_1774719387-Kondisi_arus_balik_di_Pelabuhan_Merak_Banten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)