Ramadan Makin Bermakna, Kilometer Motor Listrik Polytron Disulap Jadi Kebaikan

Lewat kampanye tersebut, setiap 1 kilometer perjalanan menggunakan motor listrik Polytron akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp 50

Diterbitkan 03 Maret 2026, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menyambut bulan suci Ramadan 2026, Polytron kembali menghadirkan kampanye sosial bertajuk #KilometerKebaikan. Program ini mengajak para pengguna motor listrik Polytron untuk berbagi melalui aktivitas berkendara sehari-hari.

Lewat kampanye tersebut, setiap 1 kilometer perjalanan menggunakan motor listrik Polytron akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp 50. Seluruh donasi sepenuhnya ditanggung oleh Polytron, tanpa memotong atau membebani pengguna.

Program ini berlangsung mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026, dengan target donasi mencapai Rp200 juta.

Kampanye #KilometerKebaikan hadir seiring pertumbuhan signifikan pengguna motor listrik Polytron di Tanah Air. Hingga saat ini, jumlahnya hampir menyentuh 42.000 pengguna, menjadikannya sebagai salah satu basis pengguna motor listrik terbesar di Indonesia.

Besarnya populasi ini turut membentuk komunitas Polytron Electric Vehicle Riders (PEVR) yang tersebar di berbagai kota dengan latar belakang beragam.

Tak sekadar menjadi forum berbagi pengalaman dan informasi seputar kendaraan listrik, komunitas PEVR juga berkembang menjadi kekuatan kolektif akar rumput yang mampu menghadirkan dampak sosial nyata. Melalui gerakan inilah, Polytron mengajak para pengguna untuk menjadikan setiap perjalanan lebih bermakna.

Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun sebelumnya.

“Tahun ini merupakan tahun kedua kami meluncurkan program #KilometerKebaikan, setelah pada tahun lalu berhasil menggalang donasi sebesar Rp150 juta. Seiring berjalannya waktu, jumlah pengguna motor listrik Polytron terus bertumbuh hingga hampir mencapai 42.000 pengendara. Oleh karena itu, kami optimis dapat meningkatkan target donasi pada tahun ini. Melalui program ini, kami ingin komunitas Polytron Electric Vehicle Riders tidak hanya menjadi forum berbagi informasi terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi wadah untuk berbuat kebaikan dan berbagi kepada sesama,” ujar Ilman.

 

Donasi Disalurkan untuk PAUD di Nusa Tenggara Timur

Seluruh donasi yang terkumpul melalui kampanye #KilometerKebaikan akan disalurkan melalui Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas pendidikan di PAUD Surya Anugerah, Desa Sillu, Nusa Tenggara Timur.

PAUD yang berdiri sejak 2016 tersebut hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari ruang belajar yang sempit, sirkulasi udara dan pencahayaan yang kurang optimal, hingga minimnya fasilitas penunjang.

Sekolah ini masih membutuhkan ruang kelas yang lebih layak, perabot belajar, alat permainan edukatif, area bermain luar ruang, serta fasilitas sanitasi yang memadai guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dengan partisipasi ribuan pengguna motor listrik Polytron, setiap kilometer perjalanan diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata untuk masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.

Bagi pengguna motor listrik Polytron, cara berpartisipasi dalam kampanye ini terbilang mudah. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Polytron EV 2W dan/atau 4W di smartphone
  2. Klik banner donasi “Kilometer Kebaikan”
  3. Pilih menu Join Donasi
  4. Program berlaku mulai 18 Februari hingga 15 Maret 2026
  5. Setiap 1 kilometer perjalanan otomatis dikonversi menjadi donasi Rp 50.

Artinya, semakin sering digunakan untuk mobilitas harian, baik bekerja, berbelanja, hingga aktivitas sosial, semakin besar pula kontribusi yang dihasilkan.

“Lewat #KilometerKebaikan, Polytron mengajak komunitas Polytron Electric Vehicle Riders untuk melangkah lebih jauh dari sekadar berkendara. Bersama hampir 42.000 pengguna di berbagai daerah, setiap kilometer perjalanan menjadi simbol gerakan kolektif yang menghadirkan kebaikan nyata bagi sesama, khususnya dalam mendukung pendidikan generasi muda untuk masa depan Indonesia,” tutup Ilman.