Amalan Malam Nuzulul Quran yang Dianjurkan, Raih Pahala Berlimpah dan Keberkahan

Ketahui 8 amalan malam Nuzulul Quran yang dianjurkan untuk meraih pahala berlimpah dan keberkahan.

Diterbitkan 07 Maret 2026, 12:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadan selalu membawa keberkahan dan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah. Salah satu malam paling mulia yang dinanti adalah amalan Malam Nuzulul Quran, peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW. Malam ini menjadi penanda dimulainya risalah Islam dan pedoman hidup bagi seluruh umat manusia.

Pada tahun 2026, peringatan Nuzulul Quran jatuh pada  Sabtu, 7 Maret menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama, serta Jumat, 6 Maret menurut Muhammadiyah. Perbedaan tanggal ini merupakan hal yang wajar karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah, namun tidak mengurangi esensi pentingnya malam tersebut. Di malam yang istimewa ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan baik demi mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih ganjaran pahala yang berlipat ganda.

Berbagai amalan malam Nuzulul Quran menjadi fokus utama untuk menghidupkan malam penuh kemuliaan ini.  Berikut ini dipaparkan amalan malam Nuzulul Quran yang penuh berkah, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (26/2/2026).

1. Membaca Al-Qur'an (Tadarus Al-Qur'an)

Membaca Al-Qur'an atau tadarus merupakan salah satu amalan malam Nuzulul Quran yang paling utama dan sangat dianjurkan. Amalan ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman hidup. Keutamaan membaca Al-Qur'an sangat besar, di mana setiap huruf yang dibaca akan mendatangkan satu kebaikan yang dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh an-Nu‘man ibn Basyir:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya: Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR. al-Baihaqi).Sebaliknya, orang fasik yang tidak suka membaca Al-Qur’an, digambarkan seperti buah yang tidak beraroma dan rasanya juga pahit.   

 “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat,” (QS. Al-A‘raf [7]: 204).

2. Mengkhatamkan Al-Qur'an

Selain membaca secara rutin, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk istiqamah membaca Al-Qur'an hingga khatam, setidaknya satu kali selama bulan Ramadan. Mengkhatamkan Al-Qur'an di bulan suci ini, khususnya pada malam Nuzulul Quran, menjadi pencapaian spiritual yang luar biasa.

Amalan ini menunjukkan kesungguhan dan komitmen seorang Muslim dalam berinteraksi dengan firman Allah SWT. Proses mengkhatamkan Al-Qur'an tidak hanya sekadar menyelesaikan bacaan, tetapi juga upaya untuk meresapi setiap makna dan pelajaran yang terkandung di dalamnya.

Dengan menargetkan khatam Al-Qur'an, kita termotivasi untuk lebih disiplin dalam membaca setiap hari, sehingga setiap malam di bulan Ramadan, termasuk malam Nuzulul Quran, dapat dimanfaatkan secara optimal untuk beribadah.

3. Melaksanakan Shalat Malam

Melaksanakan shalat malam adalah amalan malam Nuzulul Quran yang sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat malam dapat berupa shalat tahajud, shalat ba'diyah isya', shalat witir, atau shalat hajat.

Pada malam yang penuh berkah ini, shalat malam menjadi sarana untuk bermunajat, bertaubat, dan memohon ampunan dari segala dosa. Kekhusyukan dalam shalat malam dapat membuka pintu rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

Amalan ini juga memperkuat ikatan spiritual antara hamba dengan Penciptanya, memberikan ketenangan batin, dan meningkatkan kualitas keimanan. Oleh karena itu, menghidupkan malam Nuzulul Quran dengan shalat malam adalah pilihan yang sangat tepat.

4. I'tikaf di Masjid

I'tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, merupakan salah satu amalan malam Nuzulul Quran yang memiliki keutamaan besar. Selama i'tikaf, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an, berdzikir, bershalawat, dan melakukan ibadah lainnya.

Allah berfirman dalam surah al-Baqarah ayat 125.

وَاِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَاَمْنًاۗ وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَّقَامِ اِبْرٰهٖمَ مُصَلًّىۗ وَعَهِدْنَآ اِلٰٓى اِبْرٰهٖمَ وَاِسْمٰعِيْلَ اَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّاۤىِٕفِيْنَ وَالْعٰكِفِيْنَ وَالرُّكَّعِ السُّجُوْدِ

“Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka’bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud.” (QS. al-Baqarah: 125).

Amalan ini memungkinkan seorang Muslim untuk fokus sepenuhnya pada ibadah, menjauhkan diri dari hiruk pikuk dunia, dan merenungkan kebesaran Allah. Lingkungan masjid yang kondusif mendukung kekhusyukan dalam beribadah.

I'tikaf di malam Nuzulul Quran menjadi kesempatan emas untuk meraih pahala berlimpah, terutama jika malam tersebut bertepatan dengan Lailatul Qadar. Dengan beri'tikaf, kita berupaya mencari malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.

5. Memperbanyak Doa

Malam Nuzulul Quran adalah waktu yang sangat mustajab untuk memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan berbagai doa, seperti doa memohon ampunan, doa memohon kebaikan Al-Qur'an, dan doa memohon rahmat dari Al-Qur'an.

Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah:

 "Allahumma innaka afuwwun, tuhibbul afwa fa'fu anni" 

Artinya:  "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan senang memaafkan, maka maafkanlah kesalahanku". 

Dengan memperbanyak doa, seorang Muslim menunjukkan kerendahan hati dan ketergantungan penuh kepada Allah SWT. Ini adalah momen untuk mencurahkan segala harapan dan keinginan kepada Sang Pencipta, dengan keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

6. Berzikir

Berzikir atau mengingat Allah SWT adalah amalan malam Nuzulul Quran yang sangat dianjurkan, terutama saat melakukan i'tikaf di masjid. Zikir dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir.

Dengan berzikir, hati menjadi tenang dan jiwa merasakan kedekatan dengan Allah SWT. Amalan ini membantu seorang Muslim untuk senantiasa mengingat kebesaran dan kekuasaan Allah dalam setiap detik kehidupannya.

Berzikir di malam Nuzulul Quran juga menjadi cara untuk mengisi waktu dengan ibadah yang ringan namun memiliki pahala yang besar. Ini adalah kesempatan untuk memperbanyak pujian dan sanjungan kepada Allah SWT.

7. Bershalawat

Mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW juga merupakan amalan malam Nuzulul Quran yang sangat baik dilakukan. Shalawat seringkali dilakukan bersamaan dengan berzikir dan berdoa saat i'tikaf di masjid.

Bershalawat adalah bentuk penghormatan dan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW, yang telah membawa risalah Al-Qur'an kepada kita. Setiap shalawat yang diucapkan akan dibalas dengan sepuluh shalawat dari Allah SWT.

Amalan ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi syafaat bagi pelakunya di hari kiamat. Dengan memperbanyak shalawat, kita berharap mendapatkan keberkahan dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Hikmah Nuzulul Qur'an yang Penting Diketahui

 

Pemahaman hikmah Nuzulul Qur’an dapat menjadi cara bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan  membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dilansir Liputan6.com dari laman resmi Baznas DIY, berikut adalah beberapa hikmah Nuzulul Qur'an:

 

1. Hikmah Nuzulul Qur’an sebagai Petunjuk Hidup

2. Hikmah Nuzulul Qur’an dalam Meneguhkan Keimanan

3. Hikmah Nuzulul Qur’an dalam Menyempurnakan Akhlak

4. Hikmah Nuzulul Qur’an dalam Menumbuhkan Kecintaan kepada Ilmu 

5. Hikmah Nuzulul Qur’an dalam Menumbuhkan Persaudaraan Umat 

6. Hikmah Nuzulul Qur’an dalam Menghadapi Ujian Hidup 

7. Hikmah Nuzulul Qur’an dalam Membentuk Masyarakat Qur’ani 

  

 

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa itu Malam Nuzulul Quran?

Malam Nuzulul Quran adalah peristiwa agung turunnya wahyu pertama Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan.

2. Kapan Malam Nuzulul Quran diperingati pada tahun 2026?

Pada tahun 2026, Malam Nuzulul Quran diperingati pada Sabtu, 7 Maret (versi pemerintah dan NU) atau Jumat, 6 Maret (versi Muhammadiyah).

3. Apa saja amalan utama di Malam Nuzulul Quran?

Amalan utama di Malam Nuzulul Quran meliputi membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an, melaksanakan shalat malam, i'tikaf di masjid, memperbanyak doa, bersedekah, berzikir, dan bershalawat.

4. Mengapa membaca Al-Qur'an sangat dianjurkan di Malam Nuzulul Quran?

Membaca Al-Qur'an dianjurkan sebagai bentuk penghormatan terhadap kitab suci yang turun pada malam tersebut, dan setiap huruf yang dibaca mendatangkan pahala berlipat ganda.

5. Apa keutamaan membaca Al-Qur’an pada malam Nuzulul Qur’an?

Termasuk pahala berlipat dan mendapat petunjuk hidup dari Allah SWT.