Liputan6.com, Jakarta - Musim mudik Lebaran 2026 semakin dekat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor diperkirakan masih tinggi, terutama untuk rute jarak menengah hingga jauh di Pulau Jawa.
Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, mendorong pemerintah untuk menghentikan program mudik sepeda motor gratis dan mengalihkan kebijakan tersebut dengan menambah kuota bus, kapal, dan kereta api gratis.
Djoko menilai, program Mudik Motor Gratis (Motis) yang dijalankan Kementerian Perhubungan sejak 2014 belum memberikan dampak signifikan dalam menekan jumlah sepeda motor di jalan raya saat arus mudik.
Advertisement
“Sejak tahun 2014, program Mudik Motor Gratis (Motis) Kemenhub hanya menyerap kurang dari 1 persen pemudik motor. Sehingga kurang efektif mengurangi beban jalan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (23/2/2026).
Dengan angka partisipasi yang sangat kecil tersebut, beban lalu lintas saat puncak arus mudik dinilai tetap tinggi. Padahal, sepeda motor menjadi salah satu moda dengan tingkat kerawanan kecelakaan paling besar saat musim mudik.
Sebagai solusi, Djoko mendorong pemudik untuk memanfaatkan moda transportasi laut, terutama untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Menurutnya, mudik via kapal laut menuju Semarang atau Surabaya bisa menjadi alternatif rasional. Selain lebih aman, pemudik juga dapat menghemat tenaga dan waktu tempuh perjalanan darat.
“Solusi yang lebih masuk akal adalah mudik via kapal laut ke Semarang atau Surabaya; pemudik bisa menghemat tenaga hingga 7 jam perjalanan dan hanya perlu berkendara singkat menuju tujuan akhir,” jelasnya.
Dengan pola ini, pemudik tetap bisa membawa sepeda motor, namun perjalanan jarak jauh tidak lagi ditempuh melalui jalur darat yang padat dan berisiko tinggi.
Isu keselamatan juga menjadi perhatian utama. Djoko secara tegas menyarankan agar orang tua tidak membawa anak mudik menggunakan sepeda motor, mengingat risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan yang tinggi.
Terlalu Rentan
Ia bahkan mendorong pemerintah untuk melarang pelibatan anak-anak dalam perjalanan mudik menggunakan sepeda motor.
“Hingga sekarang, pemerintah belum melarang secara resmi, namun para ahli kesehatan memperingatkan risiko tinggi mudik motor bagi anak,” ujarnya.
Perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor memang rentan terhadap kelelahan, dehidrasi, hingga paparan cuaca ekstrem, terutama bagi anak-anak yang kondisi fisiknya belum sekuat orang dewasa.
Lebih lanjut, Djoko berharap pemerintah memperluas aksesibilitas transportasi publik sebagai solusi jangka panjang.
Penambahan kuota bus gratis serta kemudahan proses pendaftaran dinilai menjadi langkah strategis untuk mengalihkan pemudik motor ke moda yang lebih aman dan nyaman.
Menurutnya, jika kuota bus, kapal laut, dan kereta api gratis diperbanyak serta prosedur pendaftaran dipermudah, minat masyarakat untuk beralih dari sepeda motor akan meningkat signifikan.
Dengan begitu, tujuan utama menekan angka kecelakaan serta mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2026 bisa lebih optimal tercapai.
Musim mudik memang menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Namun, aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama, baik bagi pengendara maupun penumpang, terutama anak-anak.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4797068/original/007275100_1712476132-20240407-Pemudik_Bermotor-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4314861/original/012980000_1675661791-rade-nugroho-rlj3VznKap0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2815541/original/062443200_1558775153-iStock-698697244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534796/original/005967200_1773893358-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3121589/original/054389800_1588827933-3482841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540376/original/062198200_1774719387-Kondisi_arus_balik_di_Pelabuhan_Merak_Banten.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)