Bacaan Sholawat Qomarun Latin dan Artinya, Syair Indah yang Gambarkan Keagungan Nabi

Sholawat Qomarun, karya Mostafa Atef, memuji keindahan dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW dalam lagu religi yang penuh makna.

Diterbitkan 20 November 2025, 22:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sholawat qomarun bukan sekadar lirik yang berisi pujian kepada Nabi SAW. Sama seperti macam-macam sholawat yang tersebar di masyarakat, Sholawat Qomarun hadir sebagai syair penenang hati sekaligus menjadi amalan untuk menghormati dan semakin mendaktkan diri kepada Rasulullah SAW. Sholawat ini memiliki alunan nada yang lembut serta makna lirik yang menggambarkan keagungan Nabi Muhammad SAW sebagai bulan purnama di langit malam. Dalam bait-baitnya, kita bisa merasakan suasana damai dan menumbuhkan cinta kepada Rasulullah.

Tak hanya memiliki lafadz yang syahdu dan menenangkan, Sholawat Qomarun juga menonjol lewat syair yang maknanya penuh dengan penghormatan kepada Nabi. Sholawat ini diperkenalkan oleh seorang penyanyi asal Mesir dan dengan cepat menjadi populer di kalangan umat Islam. Lantunannya mengajak umat untuk lebih dekat pada ajaran Rasulullah, sejalan dengan semangat sholawat lain seperti Sholawat Nariyah dan Sholawat Busyro.

Asal Usul Sholawat Qomarun

Sholawa Qomarun dengan lirik yang indah ini adalah hasil dari karya Mostafa Atef, seorang penyanyi religi dan qari terkenal asal Mesir, sekitar tahun 2015. Ia memang dikenal memiliki suara yang khas. Dengan syair yang penuh makna keagungan Nabi, Sholawat Qomarun akhirnya menjadi sebuah puji-pujian yang menyentuh hati pendengar. Tak butuh waktu lama, Sholawat Qomarun menyebar luas dan menjadi favorit di berbagai negara, terutama Indonesia yang dikenal memiliki tradisi kuat dalam melantunkan sholawat Nabi.

Istilah “Qomarun” sendiri berasal dari bahasa Arab yang memiliki arti “bulan”. Pemilihan kata “bulan” bukan tanpa alasan, karena menjadi simbol yang menggambarkan kemuliaan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok penuh cahaya, seindah cahaya bulan yang menerangi gelapnya malam. Dalam setiap lantunan Sholawat Qomarun, tergambar keagungan akhlak yang dimiliki Rasulullah, sekaligus mengajak umat untuk mengenal dan meneladani sifat-sifat mulianya. Popularitasnya turut melejit berkat musisi religi seperti Mostafa Atef dan musisi-musisi Islam lainnya yang membawa Sholawat Qomarun ke panggung yang lebih luas.

Seiring berjalannya waktu, Sholawat Qomarun pun semakin berkembang dan mulai banyak di-cover oleh penyanyi lain ataupun konten kreator. Dengan adanya Sholawat Qomarun ini, memperkaya dinamika musik religi Indonesia dan menjadi sarana ekspresi cinta kepada Rasulullah. Namun sholawat ini bukan sekadar lagu, melainkan dipandang sebagai doa yang penuh kehikmatan, diperdengarkan dengan rasa tulus serta penghayatan yang mendalam oleh setiap Muslim.

Bacaan Sholawat Qomarun

وَأَجْمَلُ مِنْكَ لَمْ تَرَ قَطُّ عَيْنٌ

Wa ajmalu minka lam taro qotthu ‘ain

Mata ini tidak pernah melihat seseorang yang lebih indah darimu, wahai Rasulullah.

 

وَأَطْيَبُ مِنْكَ لَمْ تَلِدِ النِّسَاءُ

Wa athyabu minka lam talidin-nisâ-u

Dan tidak ada wanita yang pernah melahirkan manusia yang lebih mulia dan lebih baik darimu.

 

خُلِقْتَ مُبَرَّءً مِنْ كُلِّ عَيْبٍ

Khuliqta mubarra-an min kulli ‘aibin

Engkau diciptakan dalam keadaan suci tanpa sedikit pun kekurangan dan cela.

 

كَأَنَّكَ قَدْ خُلِقْتَ كَمَا تَشَاءُ

Ka annaka qod khuliqota kamâ tasyâ-u

Seakan-akan engkau diciptakan sesuai dengan apa yang engkau kehendaki.

 

قَمَرٌ قَمَرٌ

Qomarun qomarun

Laksana bulan bercahaya.

 

قَمَرٌ سِدْنَا النَّبِي قَمَرٌ

Qomarun Sidnan-Nabî qomarun

Laksana bulan… junjungan kami Nabi Muhammad SAW.

 

وَجَمِيلٌ وَجَمِيلٌ

Wa jamîl wa jamîl

Indah… sungguh indah.

 

وَجَمِيلٌ سِدْنَا النَّبِي وَجَمِيلٌ

Wa jamîl Sidnan-Nabî wa jamîl

Indahnya junjungan kami Nabi Muhammad SAW… sungguh indah.

 

وَكَفُّ الْمُصْطَفَى كَالْوَرْدِ نَاضِ

Wa kafful Mushthofâ kal wardi nâdî

Telapak tangan Nabi yang terpilih itu bagaikan bunga mawar yang mekar.

 

وَعِطْرُهَا يَبْقَى إِذَا مَسَّتْ أَيَادِي

Wa ‘ithruhâ yabqô idzâ massat ayâdî

Dan keharumannya tetap melekat ketika disentuh oleh tangan manusia.

 

وَعَمَّ نَوَالُهَا كُلَّ الْعِبَادِ

Wa ‘amma nawâluhâ kullal ‘ibâdî

Dan anugerah serta kebaikannya melimpah bagi seluruh hamba Allah.

 

حَبِيبُ اللهِ يَا خَيْرَ الْبَرَايَا

Habîbullâhi yâ khoirol barôyâ

Dialah kekasih Allah, sebaik-baik ciptaan di seluruh alam.

 

قَمَرٌ قَمَرٌ

Qomarun qomarun

Laksana bulan.

 

قَمَرٌ سِدْنَا النَّبِي قَمَرٌ

Qomarun Sidnan-Nabî qomarun

Laksana bulan… junjungan kami Nabi Muhammad SAW.

 

وَجَمِيلٌ وَجَمِيلٌ

Wa jamîl wa jamîl

Indah… sungguh indah.

 

وَجَمِيلٌ سِدْنَا النَّبِي وَجَمِيلٌ

Wa jamîl Sidnan-Nabî wa jamîl

Indahnya Nabi Muhammad SAW… sungguh indah.

 

وَلَا ظِلَّ لَهُ بَلْ كَانَ نُورًا

Wa lâ dhillul-lahu bal kâna nûrô

Beliau tidak memiliki bayang-bayang, karena beliau adalah cahaya.

 

تَنَالُ الشَّمْسُ مِنْهُ وَالْبُدُورُ

Tanâlasy-syamsa minhu wal budûro

Matahari dan bulan pun memperoleh cahaya dari beliau.

 

وَلَمْ يَكُنِ الْهُدَى لَوْلَا ظُهُورُهُ

Walam yakunil hudâ laulâ dhuhûroh

Tidak akan ada petunjuk bila bukan karena kemunculan beliau.

 

وَكُلُّ الْكَوْنِ أَنَارَ بِنُورِ طٰهٰ

Wa kullul kawni anâru binûri Thôhâ

Seluruh alam semesta bersinar karena cahaya Nabi Muhammad ﷺ.

 

قَمَرٌ قَمَرٌ

Qomarun qomarun

Laksana bulan.

 

قَمَرٌ سِدْنَا النَّبِي قَمَرٌ

Qomarun Sidnan-Nabî qomarun

Laksana bulan… junjungan kami Nabi Muhammad SAW.

 

وَجَمِيلٌ وَجَمِيلٌ

Wa jamîl wa jamîl

Indah… sungguh indah.

 

وَجَمِيلٌ سِدْنَا النَّبِي وَجَمِيلٌ

Wa jamîl Sidnan-Nabî wa jamîl

Indahnya Nabi Muhammad SAW… sungguh indah.

Ringkasan Isi Lirik

Lirik dari Sholawat Qomarun menonjolkan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok yang paling indah, suci, dan mulia, yang diibaratkan dengan bulan purnama dengan cahaya terang yang tak cuma menghilangkan kegelapan tapi juga menghangatkan umatnya. Liriknya yang sering diulang-ulang menekankan bahwa kemuliaan Nabi SAW begitu sempurna dan menjadi sumber inspirasi serta ketenangan bagi umat manusia.

Tak cuma itu saja. Lirik dalam sholawat ini juga menunjukkan unsur-unsur keharuman dan kelembutan, seperti tangan beliau yang diibaratkan bunga mawar yang mekar dan wangi yang abadi. Ini menyimbolkan kasih sayang dan kedamaian yang dibawa beliau bagi seluruh umat manusia. Lirik ini mengajak untuk selalu mengenang dan mencintai Nabi Muhammad dengan sepenuh hati sebagai tanda syukur dan penghormatan terhadap ajaran dan teladan beliau

Makna Sholawat Qomarun

Sholawat Qomarun adalah sholawat yang tak cuma memiliki syair yang indah. Bacaan sholawat ini juga memiliki makna mendalam di setiap baitnya. Pujian dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW terlihat jelas di setiap liriknya, bahkan menjadi cerminan bagaimana sholawat ini menggambarkan Rasulullah SAW sebagai pembawa cahaya di tengah lingkungan yang masih terjebak dalam kegelapan. Kata "قمر" atau Qomarun berarti "bulan" seolah melukiskan kemuliaan Nabi Muhammad SAW yang diibaratkan seperti sinar bulan purnama yang begitu terang di langit malam yang menenangkan. Dalam liriknya, sholawat ini juga mengungkapkan bagaimana indah dan sucinya Rasulullah SAW yang memancarkan cahaya, memberikan ketenangan dan kedamaian pada umatnya. Melalui Sholawat Qomarun, kita seperti diingatkan kembali bagaimana Nabi Muhammad SAW sebagai kekasih Allah dan menjadi satu-satunya penuntun jalan hidayah bagi umat manusia sehingga seluruh alam semesta bercahaya berkat sinarnya.

Sama seperti sholawat-sholawat lainnya, Sholawat Qomarun berisi menyampaikan kecintaan dan kerinduan yang begitu dalam terhadap Rasulullah SAW. Liriknya yang mengulang-ulang kata “Qomarun” seolah menegaskan bahwa beliau adalah bulan yang menerangi jalan kita yang sedang berjalan di dunia yang dipenuhi kegelapan. Keharuman dan kelembutan Nabi SAW yang disebut-sebut juga menjadi simbol dari ketenangan dan kasing sayang luar biasa kepada umatnya. Anugerah dan rahmat Islam yang dibawa oleh beliau merupakan pemandu dan berkah bagi seluruh umat manusia.

Secara tidak langsung, Sholawat Qomarun menggambarkan dan menegaskan bahwa kita sebagai umat Islam harus selalu mengenang dan mencintai Nabi Muhammad SAW sebagai sosok teladan utama dalam kehidupan kaum muslimin. Dengan pujian yang penuh makna ini, kita diajak untuk terus memperkuat ikatan iman dan kecintaan kepada Nabi SAW yang merupakan perantara menuju keselamatan dan petunjuk hidup.

Keutamaan Sholawat Nabi

Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dalam sebuah hadist shahih riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan sholawat,

“Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim).

Hadist ini menunjukkan bagaimana keutamaan sholawat, di mana setiap kali seorang muslim mengucapkan sholawat, Allah akan membalasnya dengan sepuluh kebaikan. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya dan menjadi bukti bahwa tidak ada amalan kecil yang sia-sia di sisi-Nya.

Allah sendiri telah memerintahkan umat beriman untuk bershalawat, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Ahzab: 56,

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

 

Pertanyaan dan Jawaban

Apa arti dari "Qomarun"?

Berarti "bulan" dalam bahasa Arab, yang menggambarkan kemuliaan Nabi Muhammad SAW.

Siapa pencipta sholawat Qomarun?

Mostafa Atef, penyanyi religi asal Mesir, pencipta lagu ini pada tahun 2015.

Apa makna utama dari lagu ini?

Memuji dan mengagungkan keindahan serta kemuliaan Nabi Muhammad SAW.