Doa Agar Rumah Dijauhi Ular: Ikhtiar Spiritual dan Fisik Hadapi Musim Hujan

Musim hujan sering memicu ular masuk rumah. Amalkan doa agar rumah dijauhi ular sebagai ikhtiar spiritual dan fisik untuk perlindungan dari hewan melata yang berbahaya.

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Membaca doa agar rumah dijauhi ular dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk memohon perlindungan dari hewan melata ini. Fenomena ular masuk ke dalam rumah penduduk menjadi kekhawatiran umum yang perlu diwaspadai, terutama ketika tiba musim penghujan.

Kemunculan ular di lingkungan rumah dapat disebabkan oleh berkurangnya habitat alami mereka akibat alih fungsi lahan. Area persawahan dan hutan yang berubah menjadi kawasan perumahan membuat ruang gerak reptil ini semakin terbatas. Kondisi ini memaksa ular mencari tempat berlindung baru, termasuk di permukiman warga.

Melansir dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Asmaul Husna karangan KH Solechul Azis, terdapat beberapa doa dan amalan untuk memohon perlindungan dari hewan buas termasuk ular. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (20/10/2025).

Doa Agar Rumah Dijauhi Ular: Arab, Latin, dan Terjemah

Pada dasarnya, tidak ada doa khusus yang secara eksplisit ditujukan untuk mengusir ular dalam literatur Islam. Namun, terdapat beberapa doa perlindungan dari hewan buas dan makhluk berbahaya yang dapat diamalkan oleh umat Muslim. 

Dlansir dari buku Doa‑doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ahmad Zacky El‑Syafa, disebutkan bahwa oa adalah inti ibadah. Doa merupakan media satu‑satunya untuk kita berkomunikasi dan berkeluh kesah dengan Sang Pencipta. Berikut adalah doa-doa tersebut lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahnya:

  • Doa Pertama

Arab: يَا أَرْضُ رَبِّيْ وَرَبُّكِ اللهُ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيْكِ وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَأَسْوَدٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ شَرِّ وَالِدٍ وَمَا وَلَدٍ وَمِنْ شَرِّ سَاكِنِ الْبَلَدِ

Latin: Ya ardhu, rabbi wa rabbukillah. A'uudzu billaahi min syarriki, wa syarrimaa fiiki, wa syarrimaa yadibbu 'alaiki. A'uudzu billaahi min asadin wa aswadin wa hayyatin wa 'aqrabin wa min syarri waalidin wa maa walad wa min syarri saakinil balad.

Terjemah: "Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan sesuatu yang ada padamu, kejahatan sesuatu yang berjalan di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari macan, ular hitam, segala ular, kalajengking, dari kejahatan segala yang beranak dan yang diperanakkan, dan dari kejahatan yang berdiam di tempat ini."

  • Doa Kedua

Arab: أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Latin: A'uudzu bikalimaatillaahit taamaati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli 'aynin lammah.

Terjemah: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat."

  • Doa Ketiga

Doa ini merupakan doa yang lebih panjang dan komprehensif, mencakup permohonan perlindungan serta berbagai kebaikan dunia dan akhirat. Doa ini mengutip ayat-ayat Al-Quran dan menyebut nama para nabi, menjadikannya sangat mulia untuk diamalkan.

Arab: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ وَالنَّاظِرِيْنَ وَعَيْنِ الْجِنِّ الْاِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ

Latin: Allaahumma dzis-sultaanil-'aziimi wa dzil-mannil-qadiimi wa dzil-wajhil-kariimi wa waliyyil-kalimaatit-taammati wadda'awaatil-mustajaabaati 'aaqilil-hasani wal-husaini min anfusil-haqqi 'ainil-qudrati wan-naaziriina wa 'ainil-jinni wal-insi wasy-syayaatiin...

Terjemah: "Ya Allah yang Maha Kuat, yang memiliki anugerah, yang merupakan zat yang Maha Mulia, yang menguasai banyak kalimat sempurna dan doa yang mustajab, penjamin Al Hasan dan Al Husain dari jiwa yang hak, pandangan yang penuh kuasa, serta orang-orang yang melihat dari pandangan para jin, manusia dan juga setan..."

Waktu dan Cara Mengamalkan Doa Mengusir Ular

Doa agar rumah dijauhi ular dapat diamalkan kapan saja, namun ada waktu-waktu tertentu yang punya keistimewaan lebih. Pemilihan waktu yang tepat dapat meningkatkan kekhusyukan dalam berdoa dan optimalisasi keberkahan yang diharapkan. 

1. Saat Memasuki Tempat Baru

Ketika pertama kali memasuki rumah baru atau tempat yang belum pernah dikunjungi, sangat dianjurkan untuk membaca doa perlindungan. Hal ini sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW untuk selalu memohon perlindungan Allah saat berada di tempat baru yang belum diketahui kondisinya.

2. Sebelum Tidur Malam

Membaca doa perlindungan sebelum tidur merupakan amalan yang sangat baik. Waktu malam adalah saat di mana berbagai makhluk, termasuk ular, lebih aktif bergerak mencari mangsa atau tempat berlindung. Doa yang dibaca dengan penuh keyakinan dapat menjadi benteng spiritual bagi penghuni rumah.

3. Setelah Salat Fardhu

Waktu setelah menunaikan salat lima waktu merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Mengamalkan doa agar rumah dijauhi ular setelah salat dapat menjadi rutinitas harian yang memberikan perlindungan berkelanjutan bagi keluarga dan tempat tinggal.

4. Saat Musim Hujan Tiba

Melansir dari berbagai sumber, kemunculan ular di permukiman cenderung meningkat saat musim penghujan karena habitat mereka tergenang air. Oleh karena itu, mengamalkan doa ini secara rutin saat musim hujan sangat dianjurkan sebagai bentuk ikhtiar preventif.

5. Ketika Melihat Tanda-Tanda Keberadaan Ular

Jika menemukan tanda-tanda seperti kulit ular yang mengelupas atau jejak tidak biasa di sekitar rumah, segera perbanyak membaca doa perlindungan. Sambil membaca doa, lakukan juga langkah-langkah preventif seperti membersihkan area yang rimbun dan mengamankan lubang-lubang di sekitar rumah.

Amalan Tambahan untuk Melindungi Rumah dari Hewan Berbahaya

Selain mengamalkan doa agar rumah dijauhi ular, terdapat beberapa amalan spiritual lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perlindungan. Amalan-amalan ini bersumber dari tradisi Islam yang telah dipraktikkan oleh umat Muslim sejak zaman dahulu. Kombinasi antara doa dan amalan ini akan memperkuat benteng spiritual di rumah.

1. Membaca Ayat Kursi

Membaca ayat Kursi merupakan salah satu amalan paling kuat untuk melindungi rumah dari berbagai gangguan, termasuk hewan berbahaya. Ayat ini memiliki keutamaan luar biasa dalam memberikan perlindungan kepada siapa saja yang membacanya dengan penuh keyakinan.

Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa membaca ayat Kursi ketika akan tidur, maka Allah akan mengutus malaikat untuk menjaganya hingga pagi hari. Amalan ini dapat dipraktikkan setiap malam sebelum tidur dengan penuh kekhusyukan.

2. Membaca Al-Mu'awwidzat

Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (Al-Mu'awwidzat) tiga kali di pagi dan petang hari juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Ketiga surat ini dikenal sebagai surat-surat perlindungan yang dapat menangkal segala macam kejahatan dan bahaya. Melansir dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Asmaul Husna, amalan ini jika dilakukan secara konsisten akan memberikan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh penghuni rumah.

3. Dzikir 

Mengamalkan dzikir Asmaul Husna, khususnya nama-nama Allah yang berkaitan dengan perlindungan seperti Al-Hafizh (Yang Maha Memelihara), Al-Muhaymin (Yang Maha Mengawasi), dan Al-Wakil (Yang Maha Melindungi) juga sangat bermanfaat. Dzikir ini dapat diamalkan secara rutin setiap hari, baik setelah salat maupun di waktu-waktu senggang. Menyebut nama-nama Allah dengan penuh penghayatan akan mendekatkan diri kepada-Nya dan mendatangkan perlindungan-Nya.

 

Langkah Preventif Mengusir Ular dari Lingkungan Rumah

Selain berdoa dan beramalan, langkah-langkah preventif secara fisik juga sangat penting untuk dilakukan. Doa agar rumah dijauhi ular harus dibarengi dengan ikhtiar nyata dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Islam mengajarkan bahwa doa tanpa usaha adalah sia-sia, begitu pula usaha tanpa doa akan terasa hambar. Berikut adalah langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan:

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Rumah Kebersihan adalah kunci utama dalam mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bersihkan tumpukan sampah, kayu bekas, atau barang-barang yang tidak terpakai di halaman rumah karena tempat-tempat tersebut menjadi tempat persembunyian favorit ular. Potong rumput secara teratur dan rapikan tanaman hias agar tidak terlalu lebat dan lembab.

2. Menutup Celah dan Lubang

Periksa seluruh bagian rumah, terutama area lantai, dinding, dan fondasi untuk menemukan celah atau lubang yang bisa menjadi jalan masuk ular. Tutup semua lubang tersebut dengan semen atau bahan penyumbat yang kuat. Perhatikan juga area di bawah pintu dan ventilasi udara yang sering menjadi celah masuknya ular.

Dalam buku Keep Snakes Out! 30 Super‑Easy Tips to Keep Snakes Away Without Dangerous Chemicals oleh Vern Lovic, dijelaskan bahwa ular masuk ke rumah, garasi, dan bangunan lain karena mencari tempat yang terlindung dari hujan, angin dan pemangsa . Mereka hanya perlu satu celah kecil untuk merayap masuk.

3. Mengelola Pencahayaan dengan Baik

Ular cenderung menghindari area yang terang dan lebih menyukai tempat gelap. Pastikan area sekitar rumah memiliki pencahayaan yang cukup, terutama di malam hari. Pasang lampu taman atau lampu sensor gerak di area-area yang rawan seperti halaman belakang, gudang, atau area tumpukan kayu.

4. Menghilangkan Sumber Makanan Ular

Ular datang ke rumah biasanya karena mencari makanan seperti tikus, katak, atau serangga. Kendalikan populasi hewan-hewan tersebut dengan menjaga kebersihan dan tidak membiarkan makanan tercecer. Simpan makanan hewan peliharaan di tempat tertutup dan buang sampah secara teratur.

5. Menggunakan Tanaman Pengusir Ular

Beberapa jenis tanaman dipercaya dapat mengusir ular karena aromanya yang tidak disukai reptil ini. Tanaman seperti lavender, serai wangi, dan bawang putih dapat ditanam di sekitar rumah sebagai penghalang alami. Meskipun efektivitasnya masih diperdebatkan, tidak ada salahnya mencoba metode alami ini.

6. Menyimpan Alat Pengaman

Sediakan alat-alat pengaman seperti tongkat panjang, sarung tangan tebal, dan karung untuk berjaga-jaga jika menemukan ular. Jangan pernah mencoba menangkap ular dengan tangan kosong karena sangat berbahaya. Hubungi petugas pemadam kebakaran atau dinas lingkungan hidup jika menemukan ular yang sulit ditangani.

 

Langkah Darurat Saat Bertemu Ular di Dalam Rumah

Menemukan ular di dalam rumah bisa menjadi pengalaman yang menakutkan, namun tetap tenang adalah kunci untuk mengambil tindakan yang tepat. Selain mengamalkan doa agar rumah dijauhi ular, ada beberapa langkah darurat yang harus segera dilakukan untuk memastikan keselamatan penghuni rumah.

  1. Tetap Tenang dan Jaga Jarak Aman: Hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan dapat membuat situasi menjadi lebih buruk dan meningkatkan risiko gigitan. Segera jaga jarak aman dari ular, setidaknya beberapa meter, dan jangan mencoba mendekati atau menyentuhnya.
  2. Identifikasi Lokasi Ular dan Batasi Gerakannya: Perhatikan dengan cermat di mana ular berada dan ke arah mana ia bergerak. Jika memungkinkan, batasi ruang gerak ular dengan menutup pintu ruangan tempat ular berada atau meletakkan penghalang di sekitarnya. Ini akan mencegah ular bergerak ke area lain di rumah.
  3. Evakuasi Anak-anak dan Hewan Peliharaan: Prioritaskan keselamatan anggota keluarga, terutama anak-anak kecil dan hewan peliharaan, yang mungkin tidak menyadari bahaya. Pindahkan mereka ke ruangan lain yang aman atau keluar dari rumah.
  4. Hubungi Bantuan Profesional: Jangan mencoba menangani ular berbisa sendiri kecuali Anda terlatih. Segera hubungi pihak berwenang seperti pemadam kebakaran, dinas lingkungan hidup, atau penangkap ular profesional di daerah Anda. Mereka memiliki peralatan dan keahlian yang diperlukan untuk menangani ular dengan aman.
  5. Ambil Foto Ular (Jika Aman): Jika memungkinkan dan aman untuk dilakukan dari jarak jauh, ambil foto ular. Foto ini dapat sangat membantu petugas profesional dalam mengidentifikasi jenis ular dan menentukan cara penanganan yang paling tepat.
  6. Siapkan Jalur Keluar untuk Ular (Jika Tidak Berbisa): Jika Anda yakin ular tersebut tidak berbisa dan ukurannya kecil, Anda bisa mencoba membuka pintu atau jendela terdekat untuk memberinya jalur keluar. Namun, tetap awasi dari jarak aman dan jangan memaksanya.

FAQ

1. Apakah ada doa khusus untuk mengusir ular? Tidak ada doa khusus yang secara eksplisit menyebutkan mengusir ular, namun ada doa umum untuk perlindungan dari hewan buas.

2. Kapan waktu yang tepat untuk mengamalkan doa agar rumah dijauhi ular? Doa dapat diamalkan kapan saja, terutama saat musim hujan atau ketika merasa khawatir akan keberadaan ular.

3. Apakah doa ini hanya untuk ular berbisa? Doa ini untuk memohon perlindungan dari segala jenis hewan buas, termasuk ular berbisa maupun tidak berbisa.

4. Selain doa, apa tindakan fisik yang bisa dilakukan? Menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah di rumah, dan menyingkirkan tumpukan barang adalah tindakan fisik yang efektif.

5. Apakah doa ini menjamin ular tidak akan masuk rumah? Doa adalah ikhtiar spiritual, sementara tindakan fisik juga diperlukan sebagai bentuk usaha manusia.

6. Dari mana sumber doa-doa yang disebutkan? Doa-doa tersebut dihimpun dari buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Asmaul Husna.

7. Apa yang harus dilakukan jika ular sudah masuk rumah? Tetap tenang, jaga jarak, evakuasi penghuni, dan hubungi bantuan profesional.