Liputan6.com, Jakarta Doa mustajab di Masjid Nabawi bisa disimak bagi umat Muslim yang akan menjalani ibadah haji dan umroh. Masjid Nabawi sendiri merupakan tempat paling suci kedua bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Mekah.
Banyak jamaah haji dan umroh yang khusus mengunjungi Madinah untuk berdoa di Masjid Nabawi dengan harapan doanya dikabulkan. Melansir dari buku Doa dan Dzikir, Manasik Haji dan Umrah, shalat di Masjid Nabawi memiliki pahala yang berlipat ganda setara dengan 1000 shalat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram.
Keistimewaan ini menjadikan setiap ibadah di Masjid Nabawi, termasuk berdoa, memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (7/10/2025).
Advertisement
Doa Masuk Masjid Nabawi (Arab, Latin, dan Terjemah)
Sebelum memasuki Masjid Nabawi, jamaah dianjurkan membaca doa khusus. Doa masuk Masjid Nabawi ini merupakan amalan sunah yang sebaiknya diamalkan setiap Muslim yang berkunjung ke masjid kedua yang dibangun Nabi Muhammad SAW di Madinah ini.
Mengutip dari buku Doa dan Dzikir, Manasik Haji dan Umrah, berikut adalah bacaan lengkap doa masuk Masjid Nabawi:
Bacaan Arab: بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ , رَبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لىِ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطاَناً نَصِيْراً , أَللَّـهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ , وَاغْفِرْ لىِ ذُنُوْبِى وَافْتَحْ لىِ أَبْواَبَ رَحْمَـِكَ وَأَدْخِلْنِى فِيْهاَ ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Bacaan Latin: "Bismillah wa'alaa millati rasulillaahi. Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj'al lii min ladunka sulthaana nashiiraa. Allaahumma shalli 'alaa sayyidina Muhammadin wa'alaa aali sayyidina Muhammadin, waghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika wa adkhilni fiihaa yaa arhamar raahimiin."
Terjemah: "Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah. Ya Allah masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku dengan cara keluar yang benar, dan berikanlah padaku dari sisiMu kekuasaan yang dapat menolong. Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Ampunilah dosaku, bukalah pintu rahmat-Mu bagiku dan masukkanlah aku ke dalamnya, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih."
Saat memasuki Masjid Nabawi, jamaah sangat dianjurkan untuk mendahulukan kaki kanan sebagai bentuk mengikuti sunah Rasulullah. Doa ini tidak hanya sekadar bacaan, tetapi juga permohonan perlindungan dan keberkahan selama berada di masjid suci tersebut.
Advertisement
Keutamaan Shalat di Masjid Nabawi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4442582/original/000568400_1685093803-Screenshot_20230526_120852_Gallery.jpg)
Masjid Nabawi memiliki keutamaan yang sangat istimewa dalam Islam, terutama terkait dengan pahala shalat yang dilakukan di dalamnya. Keutamaan ini menjadikan setiap ibadah yang dilakukan di Masjid Nabawi memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.
Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu dalam hadits Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ
"Sholat di masjidku ini (Masjid Nabawi) itu lebih baik dari 1000 sholat di masjid lainnya, selain di Masjidil Haram."
Hadits ini menunjukkan bahwa satu kali shalat di Masjid Nabawi setara dengan 1000 kali shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram yang memiliki keutamaan lebih tinggi. Ini menjadi alasan mengapa banyak jamaah haji dan umroh yang sangat antusias mengunjungi Masjid Nabawi untuk menunaikan shalat.
Pahala yang berlipat ganda ini berlaku untuk semua jenis shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunah. Dengan keutamaan ini, setiap detik yang dihabiskan untuk beribadah di Masjid Nabawi menjadi sangat berharga dan penuh berkah.
Adab dan Etika di Masjid Nabawi
Menjaga adab dan etika saat berada di Masjid Nabawi adalah bentuk penghormatan terhadap kesucian tempat tersebut dan Rasulullah SAW. Adab ini mencerminkan kesadaran seorang Muslim akan kemuliaan tempat yang sedang dikunjunginya.
Dengan menjaga adab, jamaah dapat menciptakan suasana yang khusyuk dan penuh berkah bagi diri sendiri dan orang lain. Beberapa adab penting yang perlu diperhatikan saat berada di Masjid Nabawi antara lain:
- Mendahulukan Kaki Kanan Saat Masuk: Saat masuk ke Masjid Nabawi, sangat dianjurkan mendahulukan kaki kanan sebagai bentuk sunnah Nabi Muhammad SAW.
- Menjaga Ketertiban dan Ketenangan: Masjid adalah tempat ibadah, sehingga penting untuk menjaga ketenangan, tidak berbicara keras, dan menghindari keramaian yang tidak perlu.
- Berpakaian Sopan dan Bersih: Kenakan pakaian yang menutup aurat, bersih, dan rapi sebagai bentuk penghormatan terhadap rumah Allah.
- Tidak Melakukan Perbuatan yang Mengganggu: Hindari perbuatan seperti berlari, makan dan minum di area shalat, atau mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah.
- Menjaga Kebersihan: Buang sampah pada tempatnya dan jaga kebersihan lingkungan masjid.
- Menghormati Makam Rasulullah SAW: Saat berada di dekat makam Rasulullah SAW, tunjukkan sikap hormat, tidak berbicara keras, dan hindari perbuatan yang tidak pantas.
Adab-adab ini penting untuk diterapkan agar ibadah di Masjid Nabawi dapat berjalan dengan lancar dan penuh kekhusyukan, serta menjaga kenyamanan seluruh jamaah.
Advertisement
Ziarah ke Masjid Nabawi: Anjuran dan Hikmahnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2848346/original/042435600_1562658021-Jemaah_di_Nabawi.jpg)
Ziarah ke Masjid Nabawi merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama bagi umat Muslim yang memiliki kemampuan untuk melaksanakannya. Kunjungan ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
Anjuran untuk berziarah ke masjid ini memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, "Janganlah mengadakan ziarah kecuali ke tiga masjid, yakni Masjidil Haram, masjid saya ini, dan Masjidil Aqsha."
Hadits ini secara eksplisit menyebutkan Masjid Nabawi sebagai salah satu dari tiga masjid yang dianjurkan untuk diziarahi. Hikmah dari ziarah ini sangat banyak, di antaranya adalah untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan Islam, mengambil pelajaran dari sejarah Islam, serta memperkuat keimanan.
Mengutip dari buku Fiqh us-Sunnah karya Sayyid Sabiq, ziarah ke Masjid Nabawi adalah bentuk penghormatan dan kecintaan umat kepada Rasulullah yang telah berjuang menyampaikan risalah Islam.
Tips Mengoptimalkan Ibadah di Masjid Nabawi
Untuk mengoptimalkan ibadah dan mendapatkan pengalaman spiritual yang maksimal di Masjid Nabawi, jamaah perlu melakukan beberapa persiapan dan strategi. Mengingat jumlah jamaah yang sangat banyak, terutama saat musim haji dan umroh, perencanaan yang baik akan sangat membantu.
Tujuan utamanya adalah agar setiap momen di masjid suci ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah dan berdoa. Berikut adalah beberapa tips untuk mengoptimalkan ibadah di Masjid Nabawi:
- Datang Lebih Awal: Untuk mendapatkan tempat shalat yang nyaman, terutama di area Raudhah atau dekat mimbar, usahakan datang lebih awal sebelum waktu shalat.
- Manfaatkan Waktu Luang untuk Berdzikir dan Membaca Al-Qur'an: Selain shalat, perbanyak dzikir, shalawat, dan membaca Al-Qur'an di setiap kesempatan.
- Jaga Kesehatan dan Stamina: Pastikan tubuh tetap fit agar dapat beribadah dengan maksimal. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bergizi.
- Pelajari Sejarah dan Keutamaan Masjid: Dengan memahami sejarah dan keutamaan setiap sudut Masjid Nabawi, ibadah akan terasa lebih bermakna.
- Fokus pada Ibadah Pribadi: Hindari terlalu banyak berfoto atau melakukan hal-hal yang dapat mengurangi kekhusyukan ibadah.
- Bersabar dan Toleransi: Hadapi keramaian dengan sabar dan tunjukkan toleransi kepada sesama jamaah dari berbagai negara.
- Perbanyak Doa: Manfaatkan setiap waktu dan tempat di Masjid Nabawi untuk memanjatkan doa, terutama doa-doa mustajab.
Advertisement
FAQ
1. Apa itu doa mustajab?
Doa mustajab adalah doa yang dikabulkan atau diijabah oleh Allah SWT.
2. Mengapa doa di Masjid Nabawi dianggap mustajab?
Doa di Masjid Nabawi dianggap mustajab karena keutamaan tempat tersebut yang pahala ibadahnya dilipatgandakan.
3. Apakah ada doa khusus yang harus dibaca di Masjid Nabawi?
Ada doa masuk Masjid Nabawi yang dianjurkan untuk dibaca saat pertama kali memasuki masjid.
4. Di mana lokasi paling mustajab untuk berdoa di Masjid Nabawi?
Raudhah, area antara mimbar dan makam Nabi, dianggap sebagai salah satu tempat paling mustajab untuk berdoa.
5. Apakah shalat di Masjid Nabawi lebih utama dari masjid lain?
Ya, shalat di Masjid Nabawi lebih baik dari 1000 shalat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram.
6. Apa adab utama saat memasuki Masjid Nabawi?
Adab utama saat memasuki Masjid Nabawi adalah mendahulukan kaki kanan dan membaca doa masuk masjid.
7. Apakah ziarah ke Masjid Nabawi wajib bagi umat Islam?
Ziarah ke Masjid Nabawi sangat dianjurkan, namun tidak wajib seperti haji.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885024/original/ACg8ocLv0DeWDi_zcmWgoosg5RDoRFw9Nc-S86AyMIxpXrIAjQY-eA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4436645/original/096252200_1684771085-20230522_060614.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241643/original/000306500_1749004088-AP25154539148672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519470/original/036664900_1782446330-photo_2026-06-23_14-33-35__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519468/original/030142200_1782446310-photo_2026-06-23_14-33-34.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524317/original/080960700_1782453855-Lowongan_BPKH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275221/original/010217800_1782128767-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_18.04.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8272432/original/081955200_1782124261-Mbah_Marsiyah__jemaah_Indonesia_tertua__bergeser_ke_Madinah__21_Juni_2026.__dok._Media_Center_Haji_.jpg)