Liputan6.com, Jakarta Doa syahadat Islam ini menjadi syarat pertama dan utama yang harus dipenuhi oleh siapa pun yang ingin memeluk agama Islam secara sah. Syahadat adalah inti dari keimanan seorang Muslim dan menjadi gerbang utama menuju agama Islam.
Mengutip dari buku Panduan Muslim Sehari-hari, doa syahadat Islam merupakan kesaksian yang tidak hanya cukup dalam hati melainkan harus dinyatakan dalam ucapan dan tindakan untuk menjaga hak-hak dan keselamatan seseorang sebagai Muslim.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai doa syahadat Islam tersebut lengkap dengan arti dan maknanya, simak penjelasan di bawah ini. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (25/9/2025).
Advertisement
Doa Syahadat Islam: Teks Arab, Latin, dan Terjemahan
Teks Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Teks Latin:
Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah.
Terjemahan:
"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."
Doa syahadat Islam ini harus diucapkan dengan penuh keyakinan dan pemahaman akan maknanya. Pengucapan yang benar dan jelas menjadi syarat sahnya seseorang masuk Islam dan menjadi bagian dari umat Muslim di seluruh dunia.
Bacaan doa syahadat Islam ini relatif mudah dipelajari namun memiliki konsekuensi yang besar dalam kehidupan seseorang. Setelah mengucapkan syahadat, seseorang secara otomatis terikat dengan seluruh kewajiban dan hak-hak sebagai Muslim serta harus menjalankan rukun Islam yang lainnya.
Advertisement
Makna Syahadat Tauhid (Kalimat Pertama)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5114140/original/050947500_1738230966-1738218548430_arti-kalimat-syahadat.jpg)
Kalimat syahadat pertama yaitu “Asyhadu an laa ilaaha illallaahu”, dikenal sebagai Syahadat Tauhid. Bagian ini merupakan penegasan fundamental dalam Islam yang menyatakan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah SWT. Ini adalah inti dari konsep tauhid, yaitu keesaan Allah yang menjadi landasan seluruh ajaran Islam.
Syahadat Tauhid menuntut seorang Muslim untuk sepenuhnya percaya dan meyakini bahwa hanya Allah yang Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan tidak ada yang setara dengan-Nya dalam hal penciptaan, pemeliharaan, dan kekuasaan. Keyakinan ini menolak segala bentuk politeisme atau penyembahan selain kepada Allah.
Pengucapan Syahadat Tauhid bukan hanya sekadar lisan, tetapi harus meresap ke dalam hati dan tercermin dalam setiap aspek kehidupan. Ini berarti menempatkan Allah sebagai satu-satunya tujuan ibadah, doa, dan ketaatan, serta menjauhkan diri dari segala bentuk syirik (menyekutukan Allah). Dengan demikian, doa syahadat Islam ini menjadi komitmen total kepada keesaan Ilahi.
Makna Syahadat Rasul (Kalimat Kedua)
Sedangkan kalimat syahadat yang kedua, yaitu “Wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah”, disebut juga sebagai Syahadat Rasul. Bagian ini merupakan ikrar dan penegasan bahwa seseorang percaya dan yakin sepenuh hati bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah kepada seluruh umat manusia.
Syahadat Rasul mengikat seorang Muslim untuk menerima dan mengikuti ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Ajaran tersebut termaktub dalam Al-Qur'an dan Sunnah. Ini berarti mengakui kenabiannya, membenarkan risalahnya, dan menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan.
Penerimaan terhadap Syahadat Rasul juga berarti menerima Al-Qur'an sebagai kitab suci terakhir dan sempurna. Serta Sunnah (perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi) sebagai pedoman hidup setelah Al-Qur'an. Ketaatan kepada Nabi Muhammad SAW adalah bagian integral dari ketaatan kepada Allah SWT. Dengan demikian, doa syahadat Islam ini melengkapi keyakinan akan keesaan Allah dengan pengakuan terhadap utusan-Nya.
Advertisement
Doa Setelah Membaca Syahadat bagi Mualaf
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409360/original/016295800_1682681480-Gambar_oleh_UIE_1470_dari_Pixabay.jpg)
Setelah seseorang mengucapkan dua kalimat syahadat dan secara resmi masuk Islam, ada anjuran untuk membaca doa tambahan. Doa ini sebagai bentuk permohonan ampunan, rahmat, petunjuk, kesehatan, dan rezeki dari Allah SWT. Doa ini membantu mualaf untuk memulai perjalanan keislamannya dengan memohon bimbingan dan keberkahan dari Allah.
Setelah itu, seseorang yang telah dinyatakan masuk Islam haruslah dibimbing dan senantiasa membaca doa berikut. Doa ini merupakan langkah penting untuk memohon keberkahan dalam kehidupan baru sebagai seorang Muslim.
Berikut adalah bacaan doa tersebut:
- Bacaan Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي
- Bacaan Latin: Allahummaghfirli warhamni wahdini wa’fini warzuqni.
- Terjemahan: “Ya Allah, ampunilah dosaku, kasihanilah aku, berikan petunjuk untukku, afiyatkan aku, dan berikan anugerah-Mu untukku.”
Doa ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Thariq bin Usyaim Al-Asyja’I. Ia berkata: “Ketika seseorang memeluk Islam, maka diajarkan salat oleh Rasulullah saw. Kemudian Rasulullah saw memerintahkan orang tersebut untuk berdoa dengan kalimat ini, ‘Allahummaghfirli warhamni wahdini wa ‘afini warzuqni’.” (HR. Muslim).
Hikmah dan Manfaat Mengikrarkan Syahadat
Mengikrarkan dua kalimat syahadat memiliki hikmah dan manfaat yang sangat besar bagi seorang Muslim, baik di dunia maupun di akhirat. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah komitmen yang membawa dampak mendalam pada spiritualitas dan kehidupan sehari-hari. Menukil buku Panduan Muslim Sehari-hari, terdapat tiga hikmah dan manfaat mengikrarkan syahadat, antara lain:
- Sebagai tanda dari keyakinan yang tertanam di dalam qalbu (hati): Syahadat adalah manifestasi lahiriah dari keimanan yang telah bersemayam di dalam hati.
- Sebagai bukti bahwa orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat telah melaksanakan rukun pertama dari lima rukun Islam: Syahadat adalah rukun Islam yang paling fundamental.
- Sebagai syarat sah untuk melaksanakan berbagai macam amal ibadah dan kewajiban-kewajiban agama Islam serta untuk mendapatkan hak-hak sebagai Muslim atau Muslimah: Dengan bersyahadat, seseorang diakui sebagai Muslim.
Dengan demikian, doa syahadat Islam adalah kunci untuk membuka seluruh pintu keberkahan dalam Islam dan menjadi dasar bagi seluruh amal ibadah.
Advertisement
Tata Cara Mengucapkan Syahadat untuk Masuk Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4819154/original/091237800_1714628955-pexels-gr-stocks-1716147-8522576.jpg)
Proses masuk Islam melalui pengucapan syahadat memiliki tata cara yang sederhana namun harus dilakukan dengan kesungguhan hati. Calon mualaf harus memahami makna dari setiap kalimat yang diucapkan dan memiliki niat yang tulus untuk memeluk agama Islam secara utuh tanpa paksaan dari pihak manapun.
Langkah-langkah mengucapkan syahadat:
- Persiapan mental dan spiritual dengan membersihkan hati dari keraguan dan memantapkan niat untuk masuk Islam
- Memahami makna syahadat secara mendalam agar tidak sekadar mengucapkan tanpa pemahaman
- Mengucapkan syahadat dengan jelas dalam bahasa Arab atau bahasa yang dipahami
- Didampingi saksi yang terdiri dari minimal dua orang Muslim dewasa untuk memperkuat legitimasi
- Membaca doa setelah syahadat sebagai permohonan ampunan dan petunjuk dari Allah
Pengucapan doa syahadat Islam harus dilakukan dengan keyakinan penuh dan kesadaran akan konsekuensinya. Setelah mengucapkan syahadat, disunnahkan untuk segera melakukan mandi wajib (ghusl) sebagai simbol pembersihan diri dari kehidupan sebelumnya.
Proses pengucapan syahadat tidak memerlukan prosedur administrasi yang rumit dan dapat dilakukan di tempat manapun. Yang terpenting adalah ketulusan hati, pemahaman makna, dan komitmen untuk menjalankan ajaran Islam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Syahadat dalam Kehidupan Muslim
Syahadat merupakan inti aqidah dan pintu masuk ke Islam. Dalam al‑Qur’an disebutkan: “Allāh bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Dia, demikian pula malaikat‑malaikat dan orang‑orang yang mempunyai ilmu; (tetapi) tetap teguh pada keadilan. Tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Āli ‘Imrān: 18).
Ayat ini menunjukkan bahwa persaksian bahwa hanya Allah satu‑satunya Tuhan adalah kalimat yang disyaksikan langsung oleh Allah, malaikat dan orang‑yang berilmu, sehingga memberikan bobot yang sangat tinggi terhadap makna tauhid dalam Islam.
Di sisi lain, dari kitab‑kitab aqidah dan buku‑buku yang membahas syahadat dijelaskan bahwa syahadat bukan sekadar ucapan lisan, melainkan menyangkut hati, keyakinan, pengetahuan, keikhlasan, dan pengamalan. Dalam buku Memahami Kalimat Syahadat Menurut Aqidah Ahlussunnah dijelaskan bahwa syahadat adalah asas seorang hamba menjadi Muslim.
Tanpa syahadat yang benar mencakup pengetahuan, keyakinan, dan pengakuan, maka keislaman seseorang belum sempurna. Syahadat menjadi landasan moral, yaitu segala aktivitas hidup, ibadah, muamalah, interaksi sosial, bahkan keputusan dalam hidup harus mempertimbangkan bahwa Allah adalah satu‑satunya yang disembah dan Muhammad adalah Rasul pembawa petunjuk.
Advertisement
FAQ
1. Apakah syahadat harus diucapkan dalam bahasa Arab? Syahadat sebaiknya diucapkan dalam bahasa Arab, tetapi dapat juga dalam bahasa yang dipahami asalkan maknanya sama.
2. Berapa kali syahadat harus diucapkan untuk masuk Islam? Cukup sekali pengucapan dengan penuh keyakinan dan pemahaman akan maknanya.
3. Apakah harus ada saksi saat mengucapkan syahadat? Tidak wajib ada saksi, tetapi disunnahkan untuk memperkuat legitimasi dan mendapatkan bimbingan.
4. Apa yang harus dilakukan setelah mengucapkan syahadat? Disunnahkan untuk mandi wajib, belajar dasar-dasar Islam, dan mulai menjalankan kewajiban sebagai Muslim.
5. Apakah syahadat bisa dibatalkan? Syahadat tidak bisa dibatalkan, tetapi keimanan seseorang bisa bertambah atau berkurang tergantung amal perbuatannya.
6. Bolehkah mengucapkan syahadat untuk orang lain? Tidak boleh, karena syahadat adalah ikrar personal yang harus diucapkan sendiri dengan kesadaran penuh.
7. Apakah ada batasan usia untuk mengucapkan syahadat? Tidak ada batasan usia, tetapi yang terpenting adalah kemampuan memahami makna dan konsekuensinya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885024/original/ACg8ocLv0DeWDi_zcmWgoosg5RDoRFw9Nc-S86AyMIxpXrIAjQY-eA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5099328/original/068001200_1737179319-1737173455474_arti-syahadat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260379/original/084688000_1781589230-tj_verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259296/original/035877100_1781495343-_____________FIFAWorldCup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621898/original/023575700_1782614127-063_2283622576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540345/original/069396100_1774710516-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243047/original/051478600_1749093312-AP25155771563061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3529388/original/056973400_1627972342-000_9767F7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)