Doa Agar Diterima Sholatnya Lengkap Arab, Latin, dan Arti, Ini Trik Khusyuk saat Ibadah

Pahami esensi doa agar diterima sholatnya, syarat sah, dan tips mencapai kekhusyukan. Tingkatkan kualitas ibadah Anda demi meraih ridha Allah SWT.

Diterbitkan 24 September 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sholat adalah tiang agama dan ibadah utama bagi setiap Muslim. Melaksanakannya dengan baik adalah kewajiban, namun memastikan sholat diterima Allah SWT adalah harapan setiap hamba. Maka penting memahami bagaimana doa agar diterima sholatnya.

Tidak semua sholat yang ditunaikan akan diterima oleh Allah SWT. Oleh karena itu, para ulama dan Rasulullah SAW mengajarkan untuk senantiasa memohon agar ibadah diterima dan diridhai-Nya. Doa ini merupakan bentuk kerendahan hati seorang hamba yang menyadari amalnya tidak pernah sempurna.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (24/9/2025).

Bacaan Doa Agar Diterima Sholatnya

Memanjatkan doa setelah sholat merupakan salah satu cara untuk memohon agar ibadah yang telah kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Doa ini mencerminkan pengakuan atas kekurangan diri dan harapan akan rahmat serta ampunan-Nya.

Mengutip buku Dzikir Sholat Lengkap karya Muhammad Taufiq Ali Yahya, berikut adalah bacaan doa agar sholat diterima, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحَمْنِ الرَّحِيْمِ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، إِلَهِيْ هَذِهِ صَلاَ تِيْ، صَلَّيْتُهَا لاَ لِحَاجَةٍ مِنْكَ إِلَيْهَا، وَلا رَغْبَةٍ مِنْكَ فِيْهَا، إِلاَّا تَعْظِيْمًا وَطَاعَةً وَإِجَابَةً لَكَ، إِلَى مَا أَمَرْتَنِي بِهِ، إِلَهِي إِنْ كَانَ فِيْهَا خَلَلٌ أَوْنَقْصٌ مِنْ نِيَّتِهَا أَوْقِيَامِهَا أَوْرُكُوْعِهَا أَوْسُجُوْدِهَا فَلاَ تُؤَاخِذْنِي، وَتَفَضَّلْ عَلَيَّ بِالْقَبُوْلِ وَالْغُفْرَانِ، سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَعْتَدِيْ عَلَى أَهْلِ مَمْلَكَتِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَأْخُذُ أَهْلَ الأَرْضِ بِأَلْوَانِ الْعَذَابِ، سُبْحَانَ الرَّؤُوْفِ الرَّحِيْمِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْ قَلْبِيْ نُوْرًا وَبَصَرًا وَفَهْمَا وَعِلْمَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قدِيْرٌ

Latin: "Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma shalli 'ala Muhammad wa ali Muhammad. Ilahi, hadzihi shalati, shallaituha laa lihajatim minka ilaiha, wa laa raghbatim minka fiiha, illa ta’dhiman wa tha’atan wa ijaabatan laka,ila maa amartani bihi. Ilahi, in kaana fiiha khalalun aw naqsun min niyyatihha aw qiyamiha aw ruku’iha aw sujudihha, fala tu’aakhidzni, wa tafadh-dhal ‘alayya bil qabuli wal ghufran. Subhana man laa ya’tadii ‘ala ahlil mamlakatih, Subhana man laa ya’khudzu ahlal ardhi bi-alwani al-‘adzab. Subhana ar-ra’ufu ar-rahim. Allahumma aj’al lii fii qalbii nuuran wa basaran wa fahman wa ‘ilman. Innaka ‘ala kulli shay’in qadir."

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad. Tuhanku, ini adalah sholatku, aku melaksanakannya bukan karena Engkau membutuhkan sholat ini, bukan pula karena Engkau menginginkannya, melainkan sebagai bentuk penghormatan, ketaatan, dan jawaban atas perintah-Mu. Tuhanku, jika ada kekurangan atau cacat dalam niat, berdiri, ruku', atau sujudnya, janganlah Engkau hukum aku karenanya. Anugerahkanlah aku penerimaan dan ampunan dari-Mu. Maha Suci Allah yang tidak pernah berbuat sewenang-wenang terhadap makhluk dalam kekuasaan-Nya. Maha Suci Allah yang tidak menghukum penduduk bumi dengan berbagai macam siksaan. Maha Suci Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, berikanlah cahaya, penglihatan, pemahaman, dan ilmu ke dalam hatiku. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Setelah membaca doa tersebut, doa dapat ditutup dengan membaca Surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta doa untuk kedua orang tua.

Pentingnya Kekhusyukan dalam Sholat

Kekhusyukan adalah inti dari sholat yang diterima oleh Allah SWT. Tanpa kekhusyukan, sholat bisa terasa berat dan hanya menjadi gerakan mekanistik tanpa makna. Kekhusyukan dalam sholat berarti hadirnya hati ketika menghadap Allah, tenangnya anggota badan, serta perkataan dan perbuatan orang yang sholat ikut dihadirkan sejak awal hingga akhir sholat dengan penghadiran dalam rangka pengagungan dan pendekatan diri kepada Allah.

Mengutip dari Jurnal Ilmiah Al-Furqan, sholat yang khusyuk merupakan syarat untuk tercapainya pahala di sisi Allah dan keridhaan-Nya. Kekhusyukan ini muncul ketika seseorang takut kepada Allah dan merasa dekat dengan-Nya, yang didapatkan dari pengenalan dan kecintaan yang mendalam terhadap Allah.

Khusyuk dalam sholat berarti hadirnya hati saat menghadap Allah SWT dan tenangnya anggota badan ketika melakukan. Ini juga mencakup perkataan dan perbuatan orang yang shalat yang dihadirkan sejak awal hingga akhir shalat dengan penghadiran dalam rangka pengagungan, pendekatan diri hamba kepada Allah, dan bahwasanya ia sedang bermunajat kepada Allah.

Cara Agar Sholat Diterima Allah SWT

Selain memanjatkan doa agar diterima sholatnya, ada beberapa panduan yang dapat diikuti agar sholat sah secara syariat dan diterima oleh Allah SWT. Hal ini mencakup persiapan fisik dan mental, serta pemahaman akan esensi ibadah itu sendiri.

Dirangkum dari buku La Tahzan Innallaha Ma'ana oleh K.H. Choer Affandi, berikut adalah rincian cara agar sholat diterima:

  • Lakukan sholat dengan tenang dan tuma'ninah. Pastikan setiap gerakan dilakukan dengan sempurna agar hati dan pikiran bisa fokus pada ibadah. Tuma'ninah membantu menghadirkan ketenangan hati sehingga lebih khusyuk.
  • Pastikan pakaian, badan, dan tempat sholat bersih dari najis. Lebih baik lagi jika memakai minyak wangi agar sholat terasa lebih nyaman dan khusyuk.
  • Hindari makanan yang didapat dengan cara haram. Mengonsumsi makanan haram dapat mengganggu kekhusyukan sholat dan doa, serta membuat hati gelap.
  • Beri waktu sekitar 10 menit sebelum sholat untuk menenangkan tubuh dan pikiran. Istirahat sejenak dan kosongkan hati dari urusan dunia agar bisa fokus saat sholat.
  • Pastikan wudhu dilakukan dengan baik dan benar. Wudhu yang sempurna membantu merasa lebih tenang dan nyaman saat sholat.
  • Jangan sholat dalam keadaan perut terlalu lapar atau kenyang. Kondisi ini bisa membuat tidak fokus dan mengganggu konsentrasi dalam beribadah.
  • Usahakan untuk khusyuk dalam sholat. Fokuskan hati dan pikiran hanya pada Allah, dan ikuti panduan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, menurut Ustadz Abu Farras MSi Stats dari Universitas Airlangga, dua syarat utama diterimanya ibadah adalah ikhlas dan ittiba'. Ikhlas berarti ibadah dilakukan semata-mata karena Allah tanpa mengharapkan pujian, sedangkan ittiba' berarti ibadah sesuai dengan dalil dan ajaran Rasulullah.

Tips Mencapai Kekhusyukan dalam Sholat

Mencapai kekhusyukan dalam sholat adalah sebuah perjalanan spiritual yang membutuhkan latihan dan kesungguhan. Kekhusyukan adalah sifat rohani yang menimbulkan ketenangan hati dan anggota badan. Dengan kekhusyukan, sholat akan terasa lebih bermakna dan mendalam.

Muhammad Iqbal Al-Sinjawy dalam bukunya yang berjudul 10 Menit Belajar Tips Sholat Khusyuk menuliskan beberapa tips agar sholat menjadi khusyuk:

  1. Menyiapkan diri sebelum sholat. Persiapan ini meliputi menyempurnakan wudhu, mengenakan pakaian yang baik dan bersih, bersegera menuju masjid dengan tenang, serta berdzikir atau membaca Al-Qur'an sambil menanti sholat.
  2. Bersikap tenang dalam sholat (tuma'ninah). Ini berarti menyempurnakan posisi anggota tubuh dalam setiap gerakan sholat, tidak terburu-buru.
  3. Sholatlah sembari mengingat kematian. Mengingat kematian dapat melepaskan ikatan dunia dan mendorong seseorang untuk memperbaiki sholatnya.
  4. Berusaha memahami apa yang dibaca dalam sholat. Memahami makna bacaan akan memperdalam kekhusyukan dan memberikan pengaruh besar pada diri.
  5. Bertaubat kepada Allah SWT. Sholat adalah momen komunikasi dengan Sang Pencipta, manfaatkan untuk bertaubat atas perbuatan yang menyimpang.
  6. Sholat di awal waktu. Menunaikan sholat secara berjamaah di awal waktu dapat meningkatkan ketenangan hati dan kekhusyukan.

Kekhusyukan juga dapat diraih dengan banyak berdoa dan memohon kepada Allah Ta'ala, karena sifat khusyuk bersumber dari dalam hati manusia.

Manfaat Sholat yang Diterima

Sholat yang diterima oleh Allah SWT membawa banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Manfaat ini tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup seorang Muslim secara keseluruhan. Sholat yang berkualitas akan membentuk pribadi yang lebih baik dan taat.

Berikut adalah beberapa manfaat sholat yang diterima:

  1. Memperoleh kebahagiaan (keberuntungan) di dunia dan akhirat. Orang yang sholat khusyuk dijanjikan keberuntungan, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Mu'minun ayat 1-2.
  2. Memberi ketenangan hati dan tidak gelisah saat ditimpa musibah. Sholat yang khusyuk dapat menjadi penolong dan sumber ketenangan.
  3. Mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sholat yang dilakukan dengan benar dan khusyuk memiliki kekuatan untuk membimbing seseorang menjauhi dosa.
  4. Menjadikan hati lembut dan meningkatkan kepedulian sosial. Sholat yang diterima akan membuahkan kelembutan hati dan dorongan untuk bersedekah serta menyayangi orang lain.
  5. Meningkatkan daya tahan terhadap cobaan kehidupan. Kekhusyukan dalam sholat dapat membangun kekuatan mental dan spiritual untuk menghadapi tantangan.
  6. Menjadi penyejuk hati (qurratul 'ain). Bagi orang yang khusyuk, sholat menjadi sumber kebahagiaan dan ketenangan jiwa.

Sholat yang diterima membuat hati seseorang menjadi lembut. Ketika seseorang semakin pandai bersedekah dan memiliki kasih sayang kepada orang lain, itu adalah buah dari ketaatan yang ia lakukan. 

FAQ

1. Apa itu doa agar sholat diterima?

Doa agar sholat diterima adalah permohonan kepada Allah SWT supaya ibadah sholat yang dilakukan diterima dan diridhai-Nya.

2. Kapan doa ini dibaca?

Doa ini biasanya dibaca setelah menunaikan sholat, sebagai pelengkap dan bentuk ikhtiar spiritual.

3. Apakah sholat tanpa doa ini tidak diterima?

Sholat tetap sah, tetapi doa ini meningkatkan harapan agar sholat diterima Allah dan menunjukkan kerendahan hati seorang hamba.

4. Bagaimana cara membaca doa agar sholat diterima?

Doa dibaca lengkap dengan tulisan Arab, Latin, atau cukup memahami artinya, lalu bisa dilanjutkan dengan Al-Fatihah, shalawat, dan doa untuk orang tua.

5. Apa hubungan kekhusyukan dengan diterimanya sholat?

Kekhusyukan adalah fokus hati dan ketenangan anggota badan saat sholat. Sholat yang khusyuk lebih mudah diterima Allah SWT.

6. Apa saja syarat agar sholat diterima?

Sholat diterima jika dilakukan dengan ikhlas, mengikuti sunnah (ittiba’), tuma’ninah, bersih, wudhu sempurna, dan khusyuk.

7. Manfaat sholat yang diterima Allah?

Sholat yang diterima memberi ketenangan hati, menjauhkan dari dosa, membentuk pribadi lembut dan peduli, serta meningkatkan pahala dan keberkahan hidup.