Liputan6.com, Jakarta Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Sholat taubat adalah salah satu cara untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Lantas, kapan sholat taubat dilakukan? Secara umum, sholat taubat dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk sholat.
Menurut studi oleh Almas Abyan al-Fatih dalam el-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu (2024), waktu-waktu yang diharamkan tersebut adalah saat fajar kedua, saat matahari terbit, saat matahari berada di tengah langit (istiwa), dan saat menjelang Maghrib. Meskipun begitu, terdapat waktu-waktu utama yang sangat dianjurkan untuk sholat taubat.
Waktu yang paling utama ini adalah sepertiga malam terakhir, di mana keutamaan dan ketenangan spiritual dapat diraih. Sholat taubat di waktu ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan waktu turunnya rahmat Allah.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkap seputar kapan sholat taubat dilakukan.
Waktu Utama Sholat Taubat
Meskipun sholat taubat bisa dilakukan kapan saja, ada waktu-waktu yang lebih utama dan mustajab untuk melaksanakannya. Waktu-waktu ini dikenal memiliki keutamaan spiritual yang lebih besar dan peluang terkabulnya doa yang lebih tinggi.
-
Sepertiga Malam Terakhir
Waktu ini adalah waktu yang paling dianjurkan untuk sholat taubat. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: "Tuhan kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam terakhir..." Hadis ini menjadi landasan bahwa pada waktu ini, Allah SWT turun untuk mengabulkan doa, memberikan apa yang diminta, dan mengampuni hamba-Nya yang bertaubat.
-
Setelah Melakukan Dosa
Sebaiknya sholat taubat dilakukan sesegera mungkin setelah seseorang menyadari dirinya telah melakukan dosa. Ini menunjukkan penyesalan yang tulus dan keseriusan untuk segera kembali ke jalan yang benar. Dengan melakukan sholat taubat, seseorang tidak menunda-nunda permohonan ampunan, sehingga dapat membersihkan hati dari noda dosa lebih cepat.
-
Saat Merasa Gelisah karena Dosa
Ketika hati merasa tidak tenang atau resah akibat dosa yang telah diperbuat, sholat taubat dapat menjadi solusi spiritual untuk mencari ketenangan. Perasaan gelisah ini adalah tanda dari keimanan yang mendorong hamba untuk segera bertaubat dan memohon ampunan.
-
Menjelang Subuh
Waktu menjelang subuh adalah bagian dari sepertiga malam terakhir. Dalam jurnal "Journal of Religion and Health" oleh Abdullahi, S. (2018), disebutkan bahwa bangun malam untuk berdoa atau sholat berdampak signifikan terhadap ketenangan jiwa dan kestabilan emosi. Ini menunjukkan bahwa waktu malam memiliki kondisi yang kondusif untuk perenungan spiritual.
Advertisement
Waktu yang Dilarang untuk Sholat Taubat
Meskipun sholat taubat adalah ibadah sunnah yang dianjurkan, terdapat beberapa waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat sunnah, termasuk sholat taubat. Larangan ini berdasarkan hadis sahih dan penjelasan para ulama untuk menghindari keserupaan dengan praktik ibadah kaum musyrik.
-
Setelah Sholat Subuh hingga Matahari Terbit Sempurna
Waktu ini dimulai setelah selesai sholat Subuh hingga matahari benar-benar terbit sempurna dan naik setinggi tombak (sekitar 15-20 menit). Larangan ini bertujuan untuk menghindari keserupaan dengan praktik penyembahan matahari.
-
Saat Matahari Terbit hingga Naik Setinggi Tombak
Periode ini adalah waktu ketika matahari baru terbit. Larangan ini juga terkait dengan praktik penyembahan matahari oleh kaum musyrik.
-
Waktu Istiwa (Matahari di Tengah Langit)
Waktu istiwa adalah ketika matahari berada tepat di tengah langit, biasanya sekitar 5-10 menit sebelum waktu Dzuhur masuk. Pada hari Jumat, larangan ini dikecualikan untuk sholat sunnah qabliyah Jumat.
-
Setelah Sholat Ashar hingga Matahari Terbenam
Dimulai setelah selesai sholat Ashar hingga matahari benar-benar tenggelam. Hadis menyebutkan bahwa matahari terbenam di antara dua tanduk setan, sehingga waktu ini dilarang untuk sholat.
- Saat Matahari Berwarna Kuning hingga Tenggelam
Ketika matahari mulai berwarna kuning kemerahan menjelang maghrib hingga benar-benar tenggelam, ini adalah waktu yang dilarang karena berkaitan dengan praktik kaum musyrik.
Tata Cara Sholat Taubat
Mengenali niat dan tata cara sholat taubat adalah langkah awal yang penting. Sholat taubat, atau sholat taubat nasuha, adalah ibadah sunnah dua rakaat yang dilakukan untuk memohon ampunan Allah SWT. Menurut buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas II SD oleh Kementrian Agama RI, urutan pelaksanaannya dimulai dengan niat yang diucapkan dalam hati atau dilafalkan.
Berikut adalah urutan tata cara sholat taubat:
- Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Doa Iftitah
- Membaca Surah Al-Fatihah dan surat pendek
- Rukuk
- I'tidal
- Sujud (dua kali) dan duduk di antara dua sujud
- Berdiri untuk rakaat kedua, mengulangi langkah 4-7
- Tasyahud Akhir
- Salam
Setelah sholat selesai, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan membaca doa sholat taubat, sebagai bentuk penyesalan mendalam atas dosa-dosanya.
Advertisement
Keutamaan Sholat Taubat
Melaksanakan sholat taubat bukan hanya sekadar ritual, melainkan sebuah ibadah yang penuh dengan keutamaan. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyatakan, "Sholat taubat memiliki banyak manfaat spiritual dan psikologis bagi pelakunya." Keutamaan ini menjadi motivasi bagi seorang Muslim untuk senantiasa kembali ke jalan Allah SWT dan memperbaiki diri. Dengan melaksanakan sholat taubat, seorang hamba berharap mendapatkan ampunan dan ketenangan batin.
- Mendapatkan Ampunan DosaIni adalah keutamaan utama dari sholat taubat, yaitu permohonan ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
- Memperkuat Hubungan dengan Allah SWTSholat taubat menjadi jembatan spiritual yang mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya. Ibadah ini mengajarkan kesadaran penuh akan keberadaan Allah dan ketergantungan manusia pada ampunan-Nya.
- Mendapatkan Ketenangan dan Kedamaian BatinSetelah bertaubat dengan sungguh-sungguh, seseorang akan merasakan kelegaan dan ketenangan batin, karena beban dosa yang dirasakan menjadi berkurang.
- Membantu Memperbaiki DiriProses taubat mendorong seseorang untuk melakukan introspeksi mendalam, menyadari kesalahan, dan bertekad untuk tidak mengulanginya.
- Mendapatkan PahalaSebagai sholat sunnah, sholat taubat memberikan pahala yang besar bagi siapa saja yang melaksanakannya.
- Menjaga Diri dari Dosa di Masa DepanDengan penyesalan yang tulus dan niat kuat untuk bertaubat, seseorang akan lebih berhati-hati dalam bertindak agar tidak terjerumus ke dalam dosa yang sama.
- Janji Allah untuk Menerima TaubatDalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah senang menerima taubat hamba-Nya selama hamba itu tidak mati ketika sedang dalam keadaan kafir.” Ini menunjukkan bahwa pintu taubat selalu terbuka.
Daftar Sumber
- Almas Abyan al-Fatih. (2024). el-Sunnah: Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu.
- Abdullahi, S. (2018). Journal of Religion and Health.
- Imam Bukhari. (Shahih al-Bukhari).
- Imam Al-Ghazali. (Ihya’ Ulumiddin, Juz I, Bab Qiyamul Lail).
- Sayyid Sabiq. (Fiqh Sunnah, Juz II).
FAQ - Pertanyaan Umum Waktu Sholat Taubat
Apakah sholat taubat harus dilakukan pada malam hari?
Sholat taubat tidak harus dilakukan pada malam hari. Anda bisa melaksanakannya kapan saja, baik siang maupun malam. Namun, waktu sepertiga malam terakhir dianggap paling utama dan mustajab karena keutamaannya yang besar dalam permohonan ampunan dan doa.
Bagaimana jika saya berbuat dosa di pagi hari, kapan saya harus sholat taubat?
Jika Anda berbuat dosa di pagi hari, Anda disarankan untuk segera bertaubat dan melakukan sholat taubat. Penyesalan yang tulus dan tidak menunda-nunda adalah inti dari taubat. Melaksanakan sholat taubat segera setelah menyadari dosa adalah tindakan yang sangat dianjurkan.
Apakah ada larangan sholat taubat pada waktu-waktu tertentu?
Ya, sholat taubat tidak boleh dilakukan pada lima waktu yang dilarang untuk sholat sunnah, yaitu setelah sholat Subuh hingga matahari terbit, saat matahari terbit, saat matahari berada di tengah langit, setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam, dan saat matahari menjelang terbenam.
Apakah sholat taubat harus dilakukan setelah setiap kali berbuat dosa?
Sangat dianjurkan untuk melakukan sholat taubat setiap kali Anda berbuat dosa, terutama dosa besar, sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampunan yang serius. Meskipun demikian, sholat taubat dapat dilakukan kapan saja saat Anda merasa perlu bertaubat, tidak harus spesifik setiap kali berbuat dosa.
Apakah boleh sholat taubat lebih dari dua rakaat?
Ya, sholat taubat umumnya dilakukan dua rakaat, tetapi Anda bisa melakukannya lebih dari itu, seperti empat atau enam rakaat, asalkan dilakukan setiap dua rakaat sekali salam. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan ketulusan dalam pelaksanaannya.
Apakah sholat taubat bisa mengampuni dosa syirik?
Sholat taubat dapat mengampuni segala jenis dosa kecuali syirik besar, jika pelakunya meninggal sebelum bertaubat. Jika seseorang yang berbuat syirik besar bertaubat dengan sungguh-sungguh sebelum meninggal, insya Allah taubatnya akan diterima. Sholat taubat adalah salah satu cara untuk menunjukkan kesungguhan taubat tersebut.
Mengapa sepertiga malam terakhir dianggap waktu terbaik untuk sholat taubat?
Waktu sepertiga malam terakhir dianggap sebagai waktu terbaik karena pada saat itu Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya. Suasana yang sunyi dan tenang juga membantu seseorang untuk lebih fokus dan khusyuk dalam bermunajat dan memohon ampunan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2608262/original/030108300_1666512422-pexels-ibrahim-hasan-3944317.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326254/original/021524400_1756094319-pexels-rdne-8217706.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361929/original/059220800_1782237469-000_B8324TW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262482/original/047548300_1781803743-Croatia_s_Ivan_Perisic.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8361794/original/064983200_1782237341-000_B8324T4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257143/original/047056400_1781226984-mexico-city-stadium.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258053/original/067867800_1781307185-cyle_larin_gol_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262486/original/089294900_1781817493-000_B7KZ4JN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326255/original/074223700_1756094319-pexels-mahmut-33108520.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)