Liputan6.com, Jakarta - Pertanyaan tentang apakah dosa zina bisa diampuni Allah SWT merupakan salah satu isu yang sering memicu perdebatan. Banyak muslim yang telah terjerumus dalam perbuatan zina merasa putus asa dan mengira bahwa dosa mereka tidak akan pernah diampuni oleh Allah.
Namun, sesungguhnya Islam mengajarkan bahwa tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni Allah SWT, termasuk dosa zina, asalkan pelakunya benar-benar bertaubat dengan taubat nasuha.Â
Melansir dari buku Sembuh Total dengan Wirid Asmaul Husna karya Rizem Aizid, menurut syara', zina adalah hubungan badan tanpa ikatan yang sah (pernikahan). Meskipun zina termasuk dosa besar yang memiliki hukuman tegas, namun pintu taubat tetap terbuka bagi setiap pelakunya.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (13/08/2025).
Taubat Sebagai Jalan Pengampunan Dosa Zina
Taubat merupakan proses kembali kepada Allah SWT setelah melakukan kesalahan atau dosa. Dalam dosa zina, taubat menjadi satu-satunya jalan untuk memperoleh pengampunan dari Allah SWT.
Syarat-Syarat Taubat yang Diterima
Para ulama menetapkan tiga syarat utama taubat yang dapat diterima Allah:
- menyesali perbuatan dosa yang telah dilakukan,
- meninggalkan maksiat tersebut, dan
- berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Az-Zumar ayat 53:
"Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya."
Hujjatul Islam Imam al-Ghazali dalam kitabnya Mukasyafatul Qulub menukil hadits yang menyebutkan bahwa dosa zina masih bisa diampuni dengan syarat bertobat.
Kewajiban Menyembunyikan Aib
Mengutip buku Berguru Kepada Jibril karya Brilly El-Rasheed, seorang muslim yang pernah berzina harus bertobat dan wajib menyembunyikan aibnya dari siapa pun.
Taubat harus dilakukan dengan penuh kesungguhan dan bukan sekedar penyesalan sementara. Pelaku harus benar-benar berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Advertisement
Zina dalam Hukum Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4293047/original/00_1673913987-arabic-faithful-dark-skinned-woman-keeps-hands-praying-gesture-asks-allah-good-health-believes-wellness-has-veiled-head-wears-white-shirt-keeps-eyes-closed-enjoys-peaceful-atmosphere.jpg)
Zina dalam perspektif syariat Islam didefinisikan sebagai hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan di luar ikatan pernikahan yang sah. Dikutip dari buku Sembuh Total dengan Wirid Asmaul Husna karya Rizem Aizid, menurut syara', zina adalah hubungan badan tanpa ikatan yang sah (pernikahan).
Perbuatan zina dianggap sebagai salah satu dosa besar dalam Islam karena melanggar ketentuan moral dan sosial yang telah ditetapkan Allah SWT. Larangan berbuat zina dijelaskan dalam sejumlah ayat Al-Qur'an maupun sabda Rasulullah SAW, salah satunya dalam surah Al Isra ayat 32 yang menyatakan:
"Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan terburuk."
Hukuman untuk para pezina juga telah dijelaskan dalam Al-Qur'an, yaitu dalam surah An Nur ayat 2 yang menyatakan bahwa pezina perempuan dan pezina laki-laki harus didera masing-masing seratus kali. Namun, terlepas dari beratnya hukuman yang ditetapkan, Islam tetap membuka pintu taubat bagi pelaku zina.
Cara Menghapus Dosa Zina Menurut Islam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
Islam memberikan panduan yang jelas tentang bagaimana seseorang dapat menghapus dosa zina melalui proses taubat yang benar. Melansir dari berbagai sumber klasik dan kontemporer, berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Pelaku harus benar-benar menyesali perbuatannya
Pertama, pelaku harus benar-benar menyesali perbuatannya dan mengakui bahwa zina adalah dosa besar yang dilarang Allah SWT. Penyesalan ini harus datang dari hati yang tulus, bukan karena takut akan hukuman dunia atau tekanan sosial semata.
- Pelaku harus segera menghentikan perbuatan
Kedua, pelaku harus segera menghentikan perbuatan tersebut dan menjauhkan diri dari segala hal yang dapat membawanya kembali ke dalam perbuatan zina. Ini termasuk menghindari pergaulan bebas, tempat-tempat maksiat, dan faktor-faktor pemicu lainnya.
- Pelaku harus berjanji dengan sungguh-sungguh
Ketiga, pelaku harus berjanji dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Janji ini harus disertai dengan upaya konkret untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman serta takwa kepada Allah SWT.
Advertisement
Hikmah dan Pelajaran dari Konsep Taubat
Konsep taubat dalam Islam mengandung hikmah yang mendalam, khususnya dalam konteks dosa zina. Allah SWT tidak menutup pintu taubat bagi siapa pun, termasuk pelaku zina, karena sifat-Nya yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
- Tidak putus asa dari rahmat Allah
Hikmah pertama adalah memberikan harapan kepada setiap muslim yang telah berbuat dosa untuk tidak putus asa dari rahmat Allah. Dalam sebuah hadits qudsi, Allah SWT berfirman: "Wahai anak Adam, selama engkau menyeru kepada-Ku dan mengharap kepada-Ku, Aku akan mengampuni segala dosamu dan Aku tidak peduli."
- Segera kembali ke jalan yang benar
Hikmah kedua adalah mendorong pelaku dosa untuk segera kembali ke jalan yang benar melalui taubat yang sesungguhnya. Proses taubat tidak hanya menghapus dosa, tetapi juga membersihkan jiwa dan memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT.
- Menjaga keseimbangan antara keadilan dan kasih sayang
Hikmah ketiga adalah menjaga keseimbangan antara keadilan dan kasih sayang dalam sistem hukum Islam. Meskipun Islam menetapkan hukuman yang tegas untuk dosa zina, namun tetap memberikan jalan keluar melalui taubat yang tulus dan perbaikan diri yang berkelanjutan.
Daftar Sumber
- Aizid, Rizem. Sembuh Total dengan Wirid Asmaul Husna. Jakarta: Penerbit Buku Islami.
- El-Rasheed, Brilly. Berguru Kepada Jibril. Jakarta: Penerbit Spiritual.
- Imam al-Ghazali. Mukasyafatul Qulub (edisi Indonesia terbitan Shahih).
- Al-Qur'an dan Terjemahannya. Kementerian Agama RI.
- https://www.liputan6.com/quran/az-zumar
- https://www.liputan6.com/quran/al-isra
- https://www.liputan6.com/quran/an-nur
Advertisement
FAQ
1. Apakah dosa zina benar-benar bisa diampuni Allah SWT?
Ya, dosa zina dapat diampuni Allah SWT asalkan pelakunya bertaubat dengan taubat nasuha yang memenuhi syarat-syaratnya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an bahwa Dia mengampuni segala dosa bagi hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh.
2. Apa saja syarat taubat yang diterima untuk dosa zina?
Syarat utama taubat adalah menyesali perbuatan yang telah dilakukan, meninggalkan perbuatan dosa tersebut, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Ketiga syarat ini harus dipenuhi secara bersamaan dengan ketulusan hati.
3. Apakah pelaku zina harus mengaku kepada orang lain?
Tidak, bahkan Islam menganjurkan untuk menyembunyikan aib diri sendiri. Sebagaimana disebutkan dalam hadits, siapa yang kesalahannya dilaporkan kepada penguasa maka akan ditegakkan hukuman, namun siapa yang menutupinya dan bertaubat maka Allah akan menutupinya.
4. Bagaimana dengan hukuman had bagi pelaku zina yang sudah bertaubat?
Jika kasus belum dilaporkan kepada otoritas, taubat dapat menggugurkan hukuman menurut sebagian ulama. Namun jika sudah diproses secara hukum, hukuman tetap dilaksanakan meskipun taubat tetap diterima Allah sebagai penghapus dosa.
5. Apakah taubat dari dosa zina harus dilakukan berkali-kali?
Taubat yang sesungguhnya dilakukan sekali dengan penuh kesungguhan sudah cukup. Namun jika seseorang kembali berbuat dosa, maka ia harus bertaubat lagi. Allah selalu menerima taubat hamba-Nya selama masih hidup.
6. Bagaimana cara memastikan taubat kita diterima Allah SWT?
Taubat yang diterima ditandai dengan perubahan perilaku nyata, peningkatan ibadah, dan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan dosa. Selain itu, hati akan merasa tenang dan dekat dengan Allah SWT setelah bertaubat dengan tulus.
7. Apakah dosa zina termasuk dosa yang tidak terampuni?
Tidak, dalam Islam tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni kecuali syirik (menyekutukan Allah) bagi yang tidak bertaubat hingga meninggal. Dosa zina, meskipun termasuk dosa besar, tetap dapat diampuni melalui taubat yang tulus dan perbaikan diri yang berkelanjutan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4501329/original/049730100_1689242137-20230713132452__fpdl.in__woman-with-holy-bracelet-praying_23-2148288860_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513884/original/037538000_1782437861-AP26176736605560.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513056/original/032314400_1782436532-jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)