Liputan6.com, Jakarta Dalam setiap gerakan sholat, terdapat hikmah dan doa yang terkandung di dalamnya. Salah satunya adalah saat duduk di antara dua sujud, yaitu sebuah momen singkat namun sarat makna. Meskipun waktu pelaksanaannya relatif singkat, bagian ini memuat permohonan hamba kepada Tuhannya yang sangat menyentuh jiwa. Duduk di antara dua sujud bukan sekadar transisi fisik, melainkan momen perenungan dan permohonan yang mendalam.
Banyak umat Islam yang terburu-buru melalui bagian ini tanpa memahami sepenuhnya makna dan pentingnya doa yang dibaca. Padahal, Rasulullah SAW telah mengajarkan secara khusus bacaan yang penuh makna yang hendaknya tidak diabaikan. Di sinilah pentingnya memahami tata cara, bacaan, dan arti dari duduk di antara dua sujud.
Liputan6.com akan mengulas doa duduk di antara dua sujud berdasarkan pendapat para ulama dan kitab klasik, termasuk makna setiap lafaz doa, tata cara duduk yang benar sesuai sunnah, Rabu (2/7/2025).
Advertisement
Doa Duduk di Antara Dua Sujud Menurut Para Ulama
Duduk di antara dua sujud adalah salah satu rukun salat yang harus dilakukan dengan benar, baik secara fisik maupun bacaan. Menurut mazhab Syafi’i, posisi dan bacaan saat duduk ini merupakan bagian dari rukun qoshir (rukun pendek), sebagaimana disebutkan dalam Kitab Nihayat al-Zein. Artinya, cukup dilakukan dalam waktu singkat, sekitar 25 detik, yakni seukuran membaca tasyahud wajib.
Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali mewajibkan bacaan doa saat duduk di antara dua sujud. Bahkan, idealnya doa ini dibaca tiga kali seperti halnya tasbih dalam ruku' dan sujud. Sedangkan menurut mazhab Hanafi, doa tersebut tidak wajib, sehingga boleh ditinggalkan meskipun tetap dianjurkan untuk membacanya.
Berikut adalah bacaan doa duduk di antara dua sujud yang paling umum diajarkan oleh Rasulullah SAW,
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii
Artinya: Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, beri aku petunjuk, sehatkanlah aku, dan maafkan aku.
Menurut Imam Nawawi dalam buku Khasiat Zikir dan Doa, doa ini adalah salah satu yang paling sering dibaca Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dalam berbagai kitab Sunan. Salah satu versi ringkasnya adalah,
رَبِّ اغْفِرْ لِي، رَبِّ اغْفِرْ لِي
Rabbighfirli, Rabbighfirli
Artinya: Wahai Rabbku, ampunilah aku.
Hadis lainnya yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA menyebut bacaan sebagai berikut,
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَاهْدِنِي، وَارْزُقْنِي
Allahummaghfirlii, warhamnii, wajburnii, wahdinii, warzuqnii.
Artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, beri aku petunjuk, dan rezekilah aku. (HR. Tirmidzi no. 284, disahihkan oleh Al Albani)
Menurut Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu, doa tersebut mencakup semua aspek kehidupan: permohonan ampunan, perlindungan dari musibah, serta rezeki lahir dan batin.
Advertisement
Makna dan Tafsir Setiap Kalimat Doa
- Rabbighfirli (Ya Allah, ampunilah aku) Permohonan untuk dihapuskan dosa-dosa, sebagai bentuk ketundukan seorang hamba.
- Warhamni (Rahmatilah aku) Memohon kasih sayang dan keberkahan dalam hidup.
- Wajburni (Perbaikilah keadaanku) Minta kepada Allah agar memperbaiki kekurangan atau luka hati.
- Warfa’ni (Angkatlah derajatku) Mohon kedudukan mulia di dunia dan akhirat.
- Warzuqni (Berikanlah aku rezeki) Doa untuk mendapatkan rezeki yang halal dan mencukupi.
- Wahdini (Berilah aku petunjuk) Agar selalu berada di jalan yang lurus.
- Wa’afini (Sehatkanlah aku) Permohonan untuk kesehatan fisik dan mental.
- Wa’fu ‘anni (Maafkan aku) Doa agar Allah memaafkan dosa-dosa yang tidak disadari.
Cara Duduk di Antara Dua Sujud Menurut Ulama
Dalam buku Panduan Shalat Rasulullah karya Imam Abu Wafa, duduk di antara dua sujud dilakukan dengan duduk iftirasy, yaitu:
- Membentangkan kaki kiri dan duduk di atasnya.
- Kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari menghadap kiblat.
- Telapak tangan dibuka dan diletakkan di atas paha sejajar lutut.
- Punggung tegak lurus, tidak membungkuk.
Dalil dari Abu Hamid As-Saidi menyebut,
Apabila beliau duduk pada dua rakaat beliau duduk di atas kaki kirinya dan menegakkan kaki kanannya. (HR. Bukhari no. 828)
Larangan Posisi Duduk Tertentu
Dalam HR. Ahmad no. 8106, Rasulullah SAW melarang duduk seperti anjing, yaitu duduk di atas pantat dengan kedua kaki dihamparkan ke samping. Ini dinamakan duduk iq’a yang menyerupai cara duduk hewan.
Posisi duduk harus tegak. Dalam HR. Abu Dawud no. 783 disebutkan bahwa Nabi SAW tidak langsung sujud kedua sebelum duduk dengan tegak sempurna.
Waktu Duduk di Antara Dua Sujud
Durasi duduk ini bersifat rukun pendek, tapi tidak harus terburu-buru. Dalam HR. Bukhari no. 821, Anas bin Malik RA berkata bahwa Rasulullah SAW duduk cukup lama hingga para sahabat menyangka beliau lupa. Ini menunjukkan adanya keleluasaan waktu selama masih dalam batas wajar.
Advertisement
FAQ Seputar Duduk di Antara Dua Sujud
1. Apakah doa duduk di antara dua sujud wajib dibaca?
Menurut mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali, bacaan doa ini wajib karena termasuk rukun salat. Sementara dalam mazhab Hanafi, bacaan tidak wajib tetapi tetap dianjurkan.
2. Apa yang harus dilakukan jika lupa membaca doa ini?
Jika seseorang lupa membaca doa ini namun tetap duduk dengan benar, maka salatnya tetap sah menurut sebagian ulama. Namun, sebaiknya membaca bacaan ini dengan kesadaran dan kekhusyukan.
3. Apakah boleh duduk lama di antara dua sujud?
Boleh, selama tidak mengubah rukun salat. Bahkan Rasulullah SAW pernah duduk agak lama dalam posisi ini sebagaimana dalam riwayat Anas bin Malik.
4. Apakah ada variasi bacaan doa duduk di antara dua sujud?
Ya, ada beberapa versi doa yang semuanya sah berdasarkan riwayat yang shahih. Versi panjang dan pendek bisa digunakan secara bergantian.
5. Bagaimana jika posisi duduk tidak sesuai dengan iftirasy?
Jika karena uzur seperti sakit atau keterbatasan fisik, maka boleh menggunakan posisi duduk lain yang memungkinkan. Namun, jika tanpa uzur, maka harus mengikuti tata cara duduk iftirasy yang diajarkan Rasulullah SAW.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3591458/original/009854700_1633312644-pexels-monstera-5996991.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769102/original/014075000_1710171937-20240311-Taraweh_Pertama_di_Istiqlal-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408327/original/086578800_1762770478-Ceramah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368169/original/069389400_1679530201-Salat_Tarawih_Pertama_di_Hagia_Sophia_mosque-AP__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5326255/original/074223700_1756094319-pexels-mahmut-33108520.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368604/original/007079000_1679547739-20230323-Sholat-Tarawih-Ramadhan-Masjid-Raya-Baiturrahman-Banda-Aceh-AFP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3360466/original/061604200_1611722074-the-dancing-rain-N1xBagwnR1E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4737864/original/087768800_1707368307-fotor-ai-20240208115418.jpg)