Penjelasan Tanggal Berapa Hari Raya Idul Adha 2025 di Arab Saudi, Lengkap Jadwal Haji

Prediksi Idul Adha 2025 di Arab Saudi jatuh pada 6 Juni, sementara di Indonesia masih menunggu sidang isbat; artikel ini membahas prediksi tanggal, libur, dan panduan lengkap ibadah haji.

Diterbitkan 13 Mei 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hari Raya Idul Adha 2025 semakin dekat. Di Arab Saudi, diperkirakan Idul Adha akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Namun, penetapan tanggal ini masih bersifat prediksi dan menunggu hasil rukyatul hilal oleh otoritas agama setempat. Kepastiannya baru akan diumumkan setelah pengamatan hilal.

Sementara itu, di Indonesia, tanggal pastinya juga masih menunggu hasil sidang isbat pemerintah yang akan mempertimbangkan metode hisab dan rukyatul hilal. Perbedaan metode ini seringkali menyebabkan perbedaan penetapan tanggal Idul Adha antara berbagai organisasi Islam di Indonesia.

Perlu dipahami bahwa penetapan tanggal Idul Adha sangat bergantung pada penampakan hilal. Jika hilal tidak terlihat pada tanggal yang diprediksi, maka Idul Adha bisa jatuh sehari setelahnya. Hal ini sesuai dengan metode penanggalan Hijriah yang menggabungkan perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan bulan (rukyat).

Oleh karena itu, penting untuk selalu mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi dan Indonesia untuk informasi yang akurat dan terbaru mengenai tanggal Idul Adha 2025. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Selasa (13/5/2025).

Tanggal Berapa Hari Raya Idul Adha 2025 di Arab Saudi?

Berdasarkan prediksi awal, Hari Raya Idul Adha di Arab Saudi pada tahun 2025 diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Namun, ini masih merupakan prediksi berdasarkan perhitungan kalender Hijriah. Patokan utama penetapan Idul Adha adalah wukuf di Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Idul Adha sendiri dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Mayoritas ulama mazhab berpendapat bahwa wukuf di Arafah dimulai sejak tergelincirnya (zawal) matahari pada 9 Dzulhijjah hingga munculnya fajar pada 10 Dzulhijjah (Hari Raya Idul Adha). Pendapat ini dianut oleh mazhab Hanafi, Syafi'i, dan Maliki. Hal ini dijelaskan dalam kitab Al-Fiqh 'ala al-Madzahib al-Khamsah karya Muhammad Jawad Mughniyah, yang diterjemahkan oleh Masykur AB dan kawan-kawan. Wukuf di Arafah menjadi puncak ibadah haji, sementara Idul Adha adalah hari raya yang dirayakan sehari setelahnya.

Jika demikian, prediksi 6 Juni 2025 didasarkan pada perhitungan kalender Hijriah yang menempatkan tanggal 9 Dzulhijjah pada tanggal 5 Juni 2025, mengutip Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2025 terbitan Kementerian Agama RI.

Sejarah penetapan Idul Adha pada 10 Dzulhijjah berkaitan erat dengan peristiwa kurban Nabi Ibrahim AS. Pada tanggal ini, Nabi Ibrahim AS diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebagai bukti ketaatan dan keimanan. Namun, Allah SWT kemudian mengganti Nabi Ismail AS dengan seekor kambing sebagai kurban. Peristiwa ini menjadi simbol pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT yang dirayakan oleh umat Islam setiap tahunnya pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Penetapan tanggal Idul Adha di Arab Saudi juga resmi dilakukan setelah dilakukan rukyatul hilal (pengamatan hilal) oleh otoritas keagamaan di Arab Saudi. Hasil rukyatul hilal ini akan menentukan awal bulan Dzulhijjah, dan dengan demikian, menentukan tanggal pasti Idul Adha. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi untuk informasi yang akurat dan terbaru.

Meskipun beberapa sumber menyebutkan tanggal 6 Juni 2025, kemungkinan tanggal tersebut bisa berubah tergantung hasil rukyatul hilal. Beberapa sumber juga menyebutkan kemungkinan Idul Adha jatuh pada tanggal 7 Juni 2025 jika hilal tidak terlihat pada tanggal yang seharusnya. Perbedaan ini disebabkan oleh metode penentuan awal bulan dalam kalender Hijriah, yang menggabungkan perhitungan astronomi (hisab) dan pengamatan bulan (rukyat).

 

Tanggal Hari Raya Idul Adha 2025 di Indonesia

Di Indonesia, prediksi Idul Adha 2025 juga jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Prediksi ini dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI berdasarkan kalender Hijriah yang mereka terbitkan. Namun, penetapan resmi masih menunggu hasil sidang isbat yang mempertimbangkan rukyatul hilal dan hisab.

Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah menetapkan Idul Adha 2025 pada 6 Juni 2025 berdasarkan metode hisab. Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) juga memprediksi Idul Adha pada tanggal yang sama, namun tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama Idul Adha 2025 berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Berikut rinciannya:

  1. Jumat, 6 Juni 2025: Libur Nasional Idul Adha
  2. Sabtu, 7 Juni 2025: Libur Akhir Pekan
  3. Minggu, 8 Juni 2025: Libur Akhir Pekan
  4. Senin, 9 Juni 2025: Cuti Bersama Idul Adha

Libur panjang ini memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk merayakan Idul Adha dengan lebih khusyuk dan bersama keluarga.

Meskipun prediksi dari berbagai sumber menunjukkan kesamaan tanggal, umat Islam di Indonesia tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah sidang isbat. Hal ini untuk memastikan keseragaman dalam perayaan Idul Adha di seluruh Indonesia.

 

Panduan Jadwal Ibadah Haji 2025 Terlengkap

Jadwal ibadah haji 2025 telah diterbitkan oleh Kementerian Agama RI. Jadwal ini memberikan gambaran lengkap mengenai rangkaian kegiatan ibadah haji, mulai dari keberangkatan jemaah hingga kepulangan ke Tanah Air. Berikut beberapa poin penting dalam jadwal tersebut:

  1. 4 Juni 2025: Pemberangkatan jemaah dari Makkah ke Arafah
  2. 5 Juni 2025: Wukuf di Arafah (Puncak Ibadah Haji)
  3. 6 Juni 2025: Idul Adha 1446 Hijriah
  4. 7-9 Juni 2025: Hari Tasyrik (Nafar Awal dan Nafar Tsani)

Wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh setiap jemaah haji. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha. Setelah wukuf di Arafah, jemaah haji akan melaksanakan rangkaian ibadah lainnya, termasuk melempar jumrah dan tahalul.

Jadwal terlengkapnya merujuk buku yang sama:

  1. 1 Mei 2025: Jemaah masuk asrama haji
  2. 2-16 Mei 2025: Pemberangkatan jemaah Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah
  3. 11-25 Mei 2025: Pemberangkatan jemaah Gelombang I dari Madinah ke Makkah
  4. 17-31 Mei 2025: Pemberangkatan jemaah Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah
  5. 31 Mei 2025: Closing Date KAAIA Jeddah (Pukul 24.00 WAS)
  6. 4 Juni 2025: Pemberangkatan jemaah dari Makkah ke Arafah
  7. 5 Juni 2025: Wukuf di Arafah
  8. 6 Juni 2025: Idul Adha 1446 Hijriah
  9. 7-9 Juni 2025: Hari Tasyrik I, Hari Tasyrik II (Nafar Awal), Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)
  10. 11-25 Juni 2025: Pemulangan jemaah Gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke Tanah Air
  11. 11 Juni 2025: Awal kedatangan jemaah Gelombang I di Tanah Air
  12. 18 Juni-2 Juli 2025: Pemberangkatan jemaah Gelombang II dari Makkah ke Madinah
  13. 26 Juni 2025: Tahun Baru Hijriah 1447 H
  14. 26 Juni-10 Juli 2025: Pemulangan jemaah Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air
  15. 11 Juli 2025: Akhir kedatangan jemaah Gelombang II di Tanah Air

Jadwal lengkap ibadah haji 2025 dapat dilihat pada sumber yang telah disebutkan di atas. Penting bagi calon jemaah haji untuk memahami dan mengikuti jadwal tersebut agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.