Liputan6.com, Jakarta Doa potong ayam perlu diketahui oleh setiap umat Muslim. Sebab, ayam merupakan salah satu hewan yang dagingnya dikonsumsi oleh kaum Islam. Daging ayam dapat dikatakan halal untuk dikonsumsi oleh seorang Muslim, apabila penyembelihannya sesuai syariat Islam.
Cara penyembelihannya harus dilakukan sesuai syariat Islam, salah satunya dengan melantunkan bacaan doa menyembelih ayam sebelum memotong sarafnya. Membaca doa potong ayam merupakan hal yang harus diperhatikan, terutama bagi muslim untuk mendapatkan makanan yang halalan thoyyiban.
Advertisement
Selain itu bacaan doa menyembelih ayam, umat Muslim harus memahami dan mempelajari tata cara menyembelih ayam sesuai dengan syariat Islam. Berikut ini Liputan6.com ulas mengenai bacaan doa potong ayam dalam bahasa Arab dan latin beserta tata caranya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (13/6/2025).
Doa Menyembelih Ayam dalam Bahasa Arab dan Latin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4181555/original/055296900_1664954097-064843300_1649264825-man-praying-alone-divinity-home.jpg)
Dengan membaca bacaan doa potong ayam dalam bahasa Arab dan latin sebelum melakukan penyembelihan, maka dapat membuat daging ayam yang akan dikonsumsi menjadi halal. Berikut ini bacaan doa menyembelih ayam dalam bahasa Arab dan Latin yang bisa anda lantunkan, yakni:
a. Membaca basmalah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Arab Latin: Bismillahirrahmanirrahim.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang.”
b. Membaca sholawat
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Arab Latin: Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.
Artinya: “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”
c. Doa menyembelih ayam Latin dan Arab
اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
Arab Latin: Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim
Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."
d. Doa Sembelih Ayam Betina
Arab Latin: Nawaitu an adzbaha haadzal ganama lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya berniat menyembelih ayam betina ini karena Allah Ta’ala."
e. Doa Sembelih Ayam Jantan
Arab Latin: Nawaitu an adzbaha haadzad dayka lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya berniat menyembelih ayam jantan ini karena Allah Ta’ala."
Advertisement
Syarat Potong Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4044760/original/004429200_1654575721-jk-sloan-9zLa37VNL38-unsplash.jpg)
Dalam Islam, penyembelihan ayam harus dilakukan sesuai dengan syariat agar daging yang dikonsumsi menjadi halal dan thayyib (baik). Proses ini tidak hanya sekadar memotong hewan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keislaman, termasuk memperlakukan hewan dengan baik. Berikut adalah beberapa syarat utama dalam penyembelihan ayam agar dagingnya dianggap halal:
1. Penyembelih Harus Seorang Muslim
Penyembelih harus beragama Islam, sudah baligh (dewasa), dan berakal sehat. Hal ini menjadi syarat utama agar hasil sembelihan sah dan halal untuk dikonsumsi. LPPOM MUI juga menegaskan bahwa tidak semua orang dapat menyembelih ayam dengan status halal, sehingga penting memastikan penyembelih memenuhi kriteria ini.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah telah memerintahkan untuk berbuat ihsan dalam segala hal. Maka jika kalian membunuh, lakukanlah dengan cara yang baik. Jika kalian menyembelih, lakukanlah dengan cara yang baik. Hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya dan membuat hewan sembelihan merasa nyaman." (HR. Muslim)
Hadis ini menekankan pentingnya penyembelihan yang dilakukan dengan penuh ihsan, termasuk dalam memperlakukan hewan dengan baik dan memastikan prosesnya berlangsung cepat serta minim penderitaan.
2. Ayam dalam Keadaan Hidup dan Sehat
Ayam yang akan disembelih harus dalam kondisi hidup dan sehat. Hewan yang sakit atau sudah mati sebelum disembelih tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi. Sunnahnya, ayam dihadapkan ke arah kiblat sebelum dipotong. Selain itu, ayam yang sehat akan terhindar dari kemungkinan membawa penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
3. Mengucapkan Basmalah saat Menyembelih
Penyembelih wajib mengucapkan Bismillahi Allahu Akbar atau Bismillahirrahmanirrahim sebelum menyembelih ayam. Hal ini menegaskan bahwa proses penyembelihan dilakukan atas nama Allah dan bukan atas nama selain-Nya.
Selain itu, penyembelihan harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan dalam keadaan suci. Aktivitas lain seperti makan, minum, atau merokok saat menyembelih tidak diperbolehkan karena dapat mengganggu keseriusan dalam menjalankan syariat.
4. Cara Penyembelihan yang Benar
Penyembelihan ayam harus dilakukan dengan memutuskan empat bagian utama di leher, yaitu:
Trakea (saluran pernapasan/hulqum)Esofagus (saluran makanan/mari’)Dua urat leher (pembuluh darah di kanan dan kiri/wadajain)Pisau yang digunakan harus tajam dan bersih agar proses pemotongan berlangsung cepat dan mengurangi penderitaan hewan. Pemotongan dilakukan dalam satu kali sayatan tanpa mengangkat pisau. Proses ini harus dilakukan dari bagian depan leher, di antara ruas tulang leher kedua dan ketiga, tetapi tidak sampai memutus tulang leher.
Setelah penyembelihan, harus dipastikan bahwa ayam mati karena proses tersebut, bukan karena faktor lain seperti benturan atau tersedak.
5. Tidak Terkontaminasi Najis
Setelah disembelih, darah ayam harus dibiarkan mengalir keluar selama minimal 3 menit sebelum proses pembersihan lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk memastikan darah keluar sebanyak mungkin, karena darah termasuk najis dan tidak boleh dikonsumsi.
Di industri pemotongan ayam, sterilisasi dilakukan dengan menggantung ayam agar proses pengeluaran darah lebih optimal. Selain itu, ayam yang akan direndam dalam air panas harus dipastikan sudah benar-benar mati untuk menghindari kontaminasi.
Untuk menjaga kebersihan dan kehalalan, proses selanjutnya, seperti pencelupan dalam air panas dan pencabutan bulu, harus dilakukan dalam kondisi yang bersih dan bebas dari najis atau bahan haram.
Tata Cara Menyembelih Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3383740/original/028893300_1613985792-20210222_124451.jpg)
Menyembelih ayam dalam Islam harus dilakukan dengan tata cara yang benar agar dagingnya menjadi halal dan berkah. Berikut adalah langkah-langkah penyembelihan ayam yang sesuai dengan tuntunan Islam, sebagaimana dikutip dari buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari oleh Muh. Hambali:
1. Menghadap Kiblat
Ayam yang akan disembelih sebaiknya dihadapkan ke arah kiblat. Ini adalah sunnah dalam penyembelihan hewan sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW.
2. Membaca Doa Menyembelih Ayam
Sebelum menyembelih, penyembelih wajib membaca basmalah dan takbir, serta dapat menambahkan doa sesuai sunnah:
Bismillahi Allahu Akbar (Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar).
Doa ini memastikan bahwa penyembelihan dilakukan atas nama Allah dan bukan atas nama selain-Nya.
3. Penempatan Pisau yang Tepat
Pisau harus diletakkan pada pangkal leher ayam, tepat di bagian yang akan dipotong. Ini bertujuan untuk memastikan pemotongan berlangsung cepat dan sesuai syariat.
4. Mengiringi Penyembelihan dengan Takbir
Saat proses penyembelihan berlangsung, dianjurkan membaca takbir Allahu Akbar” untuk mengagungkan nama Allah.
5. Pemotongan yang Cepat dan Tepat
Pemotongan dilakukan dengan satu kali sayatan yang cepat dan tidak menyakiti hewan secara berlebihan. Pemotongan harus mengenai:
Trakea (saluran pernapasan/hulqum)Esofagus (saluran makanan/mari’)Dua urat leher (wadajain)6. Jangan Mengangkat Pisau Sebelum Selesai
Pisau tidak boleh diangkat sebelum proses penyembelihan benar-benar selesai. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemotongan berlangsung dengan sempurna dan tidak menyiksa ayam.
7. Jangan Mematahkan Leher Sebelum Ayam Mati
Setelah penyembelihan, ayam dibiarkan mengeluarkan darah hingga benar-benar mati sebelum bagian lehernya dipatahkan. Mematahkan leher sebelum mati dapat menyebabkan kematian yang tidak sesuai dengan syariat.
Advertisement
Adab dan Sunah dalam Menyembelih Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4369019/original/007025800_1679560816-pexels-alena-darmel-8164575.jpg)
Selain mengikuti tata cara yang benar, penyembelihan ayam juga harus memperhatikan adab dan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Berikut beberapa adab dan sunnah yang dianjurkan, sebagaimana dikutip dari Panduan Lengkap Fiqh Kurban oleh Lembaga Bahtsul Masa'il Jawa Tengah:
1. Penyembelihan Dilakukan oleh Pemilik Ayam (Mudlahhi) Jika Mampu
Jika pemilik ayam mampu menyembelih sendiri, maka dianjurkan untuk melakukannya sendiri sebagai bentuk ibadah.
2. Penyembelihan Bisa Diwakilkan kepada Orang yang Ahli
Jika pemilik ayam tidak mampu atau tidak terbiasa, ia boleh mewakilkan penyembelihan kepada seorang laki-laki Muslim yang ahli dalam menyembelih sesuai syariat.
3. Penyembelihan Dilakukan di Tempat yang Layak
Ayam sebaiknya disembelih di tempat yang bersih dan layak, seperti di rumah pemilik atau tempat penyembelihan yang sesuai standar kebersihan dan kehalalan.
4. Menajamkan Pisau Sebelum Menyembelih
Sebelum menyembelih, pisau harus diasah hingga tajam untuk memastikan pemotongan berlangsung cepat dan tidak menyiksa ayam. Namun, menajamkan pisau tidak boleh dilakukan di hadapan ayam yang akan disembelih, karena dapat menimbulkan ketakutan pada hewan.
5. Memberi Ayam Minum Sebelum Penyembelihan
Dianjurkan memberi ayam minum sebelum disembelih agar tubuhnya lebih rileks dan tidak stres.
6. Menggiring Ayam dengan Lembut
Ayam yang akan disembelih harus diperlakukan dengan baik. Tidak diperbolehkan menarik atau menyeretnya dengan kasar.
7. Memposisikan Ayam dengan Benar dan Lembut
Saat akan disembelih, ayam harus diletakkan dengan posisi yang nyaman dan tidak menyakitinya secara berlebihan.
8. Memperlakukan Ayam dengan Hati-Hati
Islam mengajarkan kasih sayang terhadap semua makhluk. Oleh karena itu, ayam tidak boleh diperlakukan dengan kasar atau dibiarkan menderita sebelum disembelih.
9. Membaca Doa Saat Menyembelih
Selain membaca basmalah dan takbir, dianjurkan untuk membaca doa penyembelihan agar hewan yang disembelih menjadi halal dan diberkahi oleh Allah SWT.
5. Dalil tentang Menyembelih Hewan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3561767/original/030914300_1630818507-islamic-book-3738793_1920.jpg)
Seperti yang telah dijelaskan di atas, menyembelih hewan baik kurban maupun untuk dikonsumsi setiap harinya jangan lupa untuk mengawali dengan bacaan basmallah. Sebagaimana firman Allah SWT,
وَ لاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ الله عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ
Artinya: “Janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al-An’am: 121)
Lebih lanjut, Rasulullah SAW telah memberikan petunjuk dalam hadis HR. Muslim untuk menyembelih hewan dengan cara yang baik, berikut sabdanya:
عَنْ أَبِي يَعْلَى شَدَّادِ بنِ أَوْسٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلّم قَالَ: (إِنَّ اللهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيءٍ. فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوْا اْلقِتْلَةَ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوْا الذِّبْحَةَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ، وَلْيُرِحْ ذَبِيْحَتَهُ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Artinya: “Dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus r.a. dari Rasulullah Saw. beliau bersabda, 'Sesungguhnya Allah Swt. telah menetapkan perbuatan ihsan (baik) pada tiap-tiap sesuatu. Jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik pula. Hendaklah salah seorang di antara kalian menajamkan pisaunya dan menenangkan sembelihnya'.” (HR. Muslim).
Advertisement
FAQ Tentang Menyembelih Ayam Dalam Islam
1. Di bagian leher manakah ayam sebaiknya disembelih agar sah secara syariat?
Penyembelihan ayam yang ideal dilakukan di antara tulang leher ke-2 dan ke-3. Pemotongan pada posisi ini memungkinkan terpotongnya tiga saluran utama secara sempurna. Jika pemotongan terlalu ke bawah, pembuluh darah dapat terlewat. Sedangkan jika terlalu ke atas, hanya pangkal lidah yang terpotong dan saluran penting tidak tersayat.
2. Mengapa ayam yang disembelih bisa tetap bergerak atau berjalan?
Ayam bisa tetap bergerak pasca disembelih karena penyembelihan tidak sempurna, terutama jika pembuluh darah utama di leher (arteri carotis) tidak ikut terputus. Hal ini biasanya terjadi jika pemotongan dilakukan terlalu bawah dari tulang leher ke-4, sehingga darah tidak keluar maksimal dan ayam belum benar-benar mati.
3. Apa posisi terbaik ayam dan juru sembelih saat proses penyembelihan?
Posisi yang dianjurkan:
- Ayam dalam keadaan tergantung (kepala di bawah), dengan dada menghadap juru sembelih.
- Juru sembelih menghadap kiblat, tangan kiri memegang kepala ayam, ibu jari menekan jakun ayam, dan tangan kanan menyembelih.
- Hindari memutar leher ayam secara berlebihan, karena bisa menyebabkan dislokasi tulang leher dan menyakiti ayam, serta tidak sesuai dengan prinsip ihsan (berbuat baik kepada hewan).
4. Apa yang harus diperhatikan sebelum dan sesudah menyembelih ayam agar memenuhi standar halal dan thoyyib?
Sebelum penyembelihan:
- Ayam harus diistirahatkan dan dipuasakan (tidak diberi makan, hanya minum), diperiksa kesehatannya oleh petugas berwenang.
- Pisau diasah sebelumnya, bukan di depan ayam, dan harus tajam, lurus, tanpa gigi dan kerusakan.
Sesudah penyembelihan:
- Darah dibiarkan mengalir keluar minimal 3 menit.
- Pastikan ayam sudah mati sempurna (tidak ada refleks kornea, darah berhenti).
- Dilanjutkan dengan proses perendaman air panas (scalding), pencabutan bulu, pengeluaran jeroan, pemeriksaan post-mortem, dan pencucian dengan kondisi bersih untuk menghindari kontaminasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544356/original/003868300_1629329825-james-wainscoat-yEW23jxVsNI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3211716/original/096234700_1597721039-PERSIB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530841/original/070179400_1773490364-IMG-20260314-WA0013.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530035/original/091338600_1773389779-Xiaomi_15T.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528074/original/023473200_1773231468-Oppo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523729/original/007771400_1772858257-BeautyPlus-OBJECT-REMOVER-1772857832895.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523116/original/053244000_1772790949-Ngabuburit.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521354/original/041352500_1772687405-cropped-ff96715a-821c-440a-9864-5b982c217a10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519547/original/044244500_1772581423-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_23.34.50.jpeg)