Sukses

Cerita Polisi Menguji Hafalan Al-Qur'an Siswa di Kota Santri Kebumen

Liputan6.com, Kebumen - Kabupaten Kebumen dikenal dengan julukan Kota Santri. Geliat keagamaan di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah ini memang kental.

Dalam sejarah, Kebumen juga menjadi wilayah penting penyebaran agama Islam. Itu terbukti, dengan keberadaan pondok pesantren berusia tua di daerah tersebut.

Budaya menghafal Al-Qur'an atau tahfizul Qur'an di kota ini juga semarak. Sekolah-sekolah berbasis agama menerapkan hapalan untuk membekali siswanya.

Salah satunya adalah SMP Muhammadiyah 2 Kebumen. Seluruh siswanya diwajibkan untuk menghafal Al-Qur'an. Dan pada Kamis, 29 September 2022 lalu, mereka menguji hapalannya di depan polisi.

Dengan sengaja, siswa kelas 9 SMP Muhammadiyah 2 Kebumen yang sedang belajar tahfiz Al-Qur'an meminta Polres Kebumen untuk menguji capaian hafalannya.

Di depan para personel Polres Kebumen, murid-murid bergantian menyetorkan hafalannya di Masjid Assaraa Polres Kebumen.

 

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Aiptu Muzakir, Juara Juara 3 Nasional MTQ

Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menyambut positif kedatangan para tahfidz itu.

"Adik-adik kita murid dari SMP Muhammadiyah 2 Kebumen sangat bersemangat sekali menyetorkan hafalannya. Ini sangat bagus untuk melatih mental, karena biasanya mungkin hafalan di depan guru, kali ini di depan pak polisi," kata Aiptu Catur, dalam keterangannya.

Salah satu penguji hafalan adalah Dai Kamtibmas Polres Kebumen Aiptu Muzakir yang dulu pernah meraih juara 3 tingkat nasional pada tahun 2021.

"Secara umum hafalan sudah bagus. Tajwid dan makhrojul hurufnya sudah bagus juga. Namun tetap harus berlatih lebih giat lagi, agar semakin bagus," kata Aiptu Muzakir.

Selain Aiptu Muzakir, Imam Masjid Assaraa Polres Kebumen Kyai Ali Maksum juga turut menjadi penguji hafalan pada kegiatan yang digelar setelah kegiatan binrohtal rutin.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.