Sukses

Persembahan Spesial Powerslaves untuk Kota Kelahiran, Bertepatan dengan Hari Raya Lebaran 2022

Liputan6.com, Jakarta Band rock and roll kebanggaan Semarang, Jawa Tengah, Powerslaves, bakal memberi kejutan pada awal Mei 2022. Mereka sudah menyiapkan sesuatu yang spesial untuk kota kelahiran mereka, Semarang.

Powerslaves terbentuk di Semarang pada 19 April 1991. Penampilan perdana mereka terjadi di acara “Rock Merdeka” di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada tahun yang sama. Di situlah awal nama Powerslaves dikenal banyak orang.

Dalam waktu dekat, Semarang akan memperingati hari jadinya yang ke-475 pada 2 Mei 2022. Bertepatan dengan itu pula, Heydi Ibrahim dkk akan merilis ulang hit single "Semarang" yang versi aslinya bersemayam dalam album keempat, "Powerslaves" (2001).

Perilisan lagu "Semarang" juga bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah di mana kali ini pemerintah kembali mengizinkan masyarakat untuk mudik setelah pada dua Lebaran sebelumnya kita harus menahan diri untuk tidak pulang kampung.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Tentang Rasa Rindu

Lagu yang diberi judul "Semarang (Remastered)" ini direkam ulang oleh formasi Poverslaves terkini. Selain Heydi pada vokal, tentunya juga ada Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (kibor) dan Agung Yudha (drum). Pada versi aslinya, tidak ada nama Wiwiex dan Agung.

"'Semarang' adalah lagu yang bercerita tentang rasa rindu terhadap kota kelahiran. Ada banyak kenangan, harapan, kehangatan dan cinta yang tumbuh bahkan runtuh di sudut kota ini," tulis pihak manajemen Powerslaves melalui keterangan resmi yang diterima Liputan6.com pada Rabu (27/4/2022).

 

3 dari 3 halaman

Memori

Selama dua tahun belakangan, para perantau, khususnya warga Semarang, Jawa Tengah dan sekitarnya pasti merasakan kerinduan terhadap kota asalnya. Mereka ingin bertemu sanak saudara dan juga kerabat dekat.

Lagu “Semarang" sendiri bukan cuma ditujukan untuk warga Kota Lumpia. Begitu banyak orang yang punya memori dengan kota ini meskipun mereka tidak lahir atau tinggal di sana. Ada yang hanya menjalani masa sekolah, kuliah, atau bekerja. Tapi, ada juga yang mendapatkan jodoh di sana. Lagu "Semarang" ibarat mesin waktu, yang mampu membawa pendengarnya melayang ke masa lalu. Menyelami semua momen; riang dan pilu, yang membekas dalam kalbu.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS