Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud, Panduan Lengkap Dzikir dan Keutamaannya

Membaca doa tahajud, diyakini akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Diperbarui 05 Juni 2025, 12:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sholat tahajud adalah shalat yang dilaksanakan pada sepertiga malam. Lalu, setelah melaksanakan sholat tahajud, kita dianjurkan untuk membaca doa setelah sholat tahajud. Membaca doa setelah sholat tahajud diyakini akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Sholat sunnah tahajud dalam bahasa Arab disebut Sholatul Lail yang berarti sholat malam. Malam hari pada waktu sholat tahajud ini yakni sepertiga malam sampai waktu menjelang subuh. Sepertiga malam yang dimaksud sekitar pukul 01.00 sampai sebelum subuh.

Orang yang mendirikan sholat tahajud punya derajat kedudukan tinggi di mata Allah SWT. Dalam QS Al-Isra: 79, Allah SWT berfirman: 

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدً

Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

Keutamaan tersebut akan semakin lengkap dengan tata cara doa setelah sholat tahajud. Berikut Liputan6.com ulas mengenai bacaan doa tahajud, doa dzikir, dan keutamaannya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (5/6/2025).

Dzikir dalam Sholat Tahajud

Doa setelah sholat tahajuddan dzikir akan kian lengkap untuk prosesi ibadah yang khusyuk. Sebelum memanjatkan doa, sebaiknya memuji dan mensyukuri nikmat Allah SWT melalui dzikir. Berikut dzikir yang dibaca setidaknya 100 kali:

1. Tasbih: Subhanallah, artinya Maha Suci Allah.

2. Tahmid: Alhamdulillah, artinya Segala Puji Bagi Allah.

3. Takbir: Allahu Akbar, artinya Allah Maha Besar.

4. Istighfar pendek: Astaghfirullah, artinya, aku mohon ampun kepada Allah.

5. Istighfar panjang

Mengutip dari Buku Mengenal Allah dengan Shalat Tahajjud & Doa karya Syekh Abdul Qadir Al Jailani, doa istighfar panjang sebagai berikut: 

Astaghfirullah al azhim alladzi la ilaha illa huwa al-hay al-qayyum, mimma qaddamtu wa ma akhartu wa ma a’lantu wa ma asrartu wa ma asraftu wa ma anta a’lamu bihi minni. Anta al- muqaddimu wa anta al-mu-akhkhiru wa anta ala kulli syay’in qadir.

Artinya : hamba memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Hidup, Maha Mandiri dan Maha Agung, tidak ada Tuhan kecuali DIA. hamba memohon ampunan dari setiap dosa di masa lalu dan masa mendatang, dosa yang hamba lakukan secara terang-terangan atau tersembunyi dan umur hamba yang telah hamba habiskan dalam dosa. ENGKAU lebih mengetahui dari diri hamba. ENGKAU Yang Terdahulu dan Yang Terkemudian, dan ENGKAU Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Selain itu, bisa ditambahkan dengan sayyidul istighfar. Dzikir ini kerap dilantunkan oleh Rasulullah SAW, seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

"Allahumma Anta Rabbi, la ilaha illa Anta khalaqtani, wa ana 'abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatha'tu, audzubka min syarrima shana'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudzunuba illa Anta."

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu."

 

Doa Tahajud dan Dzikir Sebagai Penutup

Setelah membaca dzikir, berdasarkan keterangan dari Majelis Ulama Indonesia yang dikutip Liputan6.com (5/6/2025), dalam dalam al-Adzkar karya Imam an-Nawawi halaman 25, dianjurkan membaca doa setelah sholat tahajud berikut:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْححَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِييُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq. 

Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. la ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku.

Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Mahaterdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Selanjutnya, doa setelah sholat tahajud bisa ditutup dengan melafalkan doa berikut:

"Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirat hasanah, waqina adzabannar."

Artinya: "Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah : 201).

 

Keutamaan Sholat Tahajud

Berikut ini beberapa keutamaan mengerjakan doa setelah sholat tahajud secara istiqomah, yaitu:

1. Diangkat Derajatnya oleh Allah

"Sesuai dalam penggalan ayat kitab suci al-Quran, "Dan pada sebagian malam hari salat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra : 79).

2. Mendapat Kemuliaan dari Allah SWT

"Nabi Muhammad SAW bersabda: Jibril mendatangiku dan berkata, Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah salat waktu malam dan ketidakbutuhannya dimuliakan orang lain." (HR. Al Baihaqi).

3. Dikabulkan Doanya

Ketika orang lain tidur nyenyak, Anda berusaha menemui Allah melalui salat, di mana malaikat ikut meng-Amiinkan doa yang dipanjatkan. Rasulullah SAW bersabda :

"Rabb kita Tabaraka wa Taala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya." (HR. Bukhari).

4. Dimudahkan Masuk Surga

Rasulullah SAW menyampaikan pada Abdullah Ibnu Muslim mengenai keistimewaan salat tahajud.

"Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, dan bagikanlah makanan serta sambunglah silaturahmi dan tegakkan lah salat malam saat manusia yang lain sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat." (HR. Ibnu Majah).

5. Kelak Mendapat Taman Surga yang Diimpikan

"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka telah berbuat baik (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah." (QS. Az Zariyat: 15-18).

6. Dihapuskan Dosanya

"Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa." (HR. Ahmad).

7. Keutamaan Spiritual dan Moral

Sholat tahajud memperkuat hubungan spiritual dengan Allah, meningkatkan ketakwaan, serta memberikan dampak positif pada moralitas dan kehidupan sosial seseorang. Selain itu, sholat tahajud memiliki keutamaan khusus, seperti dijanjikan tempat yang mulia di surga dan penghapusan dosa.

8. Kesehatan Mental dan Emosional

Berdasarkan jurnal yang diterbitkan IAIN Kudus berjudul Kesehatan Mental Pelaku Sholat Tahajud tahun 2027, pelaksanaan sholat tahajud pada malam hari memberikan kesempatan kepada individu untuk lebih khusyuk dalam menjalin komunikasi dengan Allah.

Ini akan menjadikan jiwa individu menjadi tenang setelah mengadu segala persoalan hidup yang dihadapinya. Penelitian menunjukkan bahwa pelaku sholat tahajud memiliki mental yang sehat dengan ciri-ciri: jiwa lebih tenang, mampu mengontrol emosi, semangat, dan percaya diri.

Pertanyaan Seputar Doa Setelah Sholat Tahajud hingga Pelaksanannya

1. Apa doa yang dianjurkan setelah sholat tahajud menurut sunnah Rasulullah SAW?

Rasulullah SAW sering membaca doa dengan isi pujian kepada Allah, pengakuan atas dosa, dan permohonan ampun. Salah satu doa yang diriwayatkan dalam hadits shahih adalah:

“Allahumma lakal-hamdu anta qayyimus-samawati wal-ardhi wa man fihinna... faghfirli maa qaddamtu wa maa akhkhartu...” (HR. Bukhari dan Muslim)Doa ini mencerminkan keimanan yang mendalam, sekaligus menjadi bentuk permohonan ampun dan pengharapan akan ridha Allah SWT.

2. Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan sholat tahajud?

Waktu terbaik untuk tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir, yakni sekitar pukul 02.00 hingga menjelang subuh. Rasulullah SAW bersabda:

“Tuhan kita turun ke langit dunia setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir...” (HR. Bukhari dan Muslim)Pada waktu ini, doa lebih mustajab karena Allah membuka pintu pengampunan dan mengabulkan permintaan hamba-Nya yang bangun untuk beribadah.

3. Berapa jumlah rakaat dalam sholat tahajud dan bagaimana pelaksanaannya?

Sholat tahajud dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal tidak dibatasi, namun Rasulullah SAW biasanya mengerjakan 11 atau 13 rakaat termasuk witir. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Pelaksanaannya sama seperti sholat sunnah lainnya, dengan niat khusus untuk tahajud, dan dilakukan setelah tidur meskipun hanya sebentar.

4. Apa manfaat membaca doa setelah sholat tahajud bagi kesehatan mental?

Berdasarkan berbagai penelitian, termasuk dalam jurnal-jurnal keislaman, membaca doa setelah tahajud membantu meningkatkan ketenangan jiwa, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas spiritual.

Doa-doa ini menjadi media curhat kepada Allah, menenangkan hati, dan memberikan harapan baru dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.

5. Apakah boleh membaca doa setelah tahajud dalam bahasa Indonesia?

Boleh. Para ulama membolehkan berdoa dalam bahasa apa pun setelah sholat, selama isinya baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Meskipun doa dalam bahasa Arab lebih utama karena sesuai sunnah, doa dengan bahasa sendiri dapat lebih menyentuh dan bermakna bagi orang yang belum fasih.

Namun demikian, sangat dianjurkan mempelajari doa-doa dalam bahasa Arab secara bertahap untuk mendekatkan diri pada tuntunan Rasulullah SAW.