Atribut Partai Lebih Efektif Daripada Kampanye Terbuka

Kampanye terbuka telah dilakukan setiap partai politik jelang pemilihan legislatif (Pileg) 9 April 2014.

Diterbitkan 03 April 2014, 18:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kampanye terbuka telah dilakukan setiap partai politik jelang pemilihan legislatif (Pileg) 9 April 2014. Namun, kampanye tersebut dinilai tidak efektif meningkatkan elektabilitas partai.

Ahli psikologi sosial politik Malik Gismar mengatakan, menarik perhatian pemilih bisa dilakukan tanpa adanya pengerahan massa. Atribut partai yang terpasang jauh lebih efektif tanpa mengeluarkan banyak uang.

"Orang bisa ditarik perhatiannya tanpa harus dihadirkan di satu tempat. Atribut terbukti lebih efektif, tiap hari dilihat," ujar Malik Gismar ketika ditemui di hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Penasihat di Partnership (Kemitraan Indonesia) ini mengatakan, kampenye terbuka hanya sebuah praktik menghamburkan uang. Setiap parpol harus bisa mencari suatu metode kampanye yang cerdas.

"Uang yang terhamburkan. Nggak efektif kampanye terbuka. Dari hasil survei efeknya nggak kelihatan. Parpol harus mampu temukan kampanye yang cerdas. Bukan mobilisasi massa, makan uang banyak, sosial media salah satunya," tandas Malik.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan masa kampanye akbar partai politik peserta Pemilu 2014 berlangsung 16 Maret sampai 5 April 2014. Dalam kampanye akbar tersebut, parpol menyuguhkan banyak hiburan seperti penyanyi untuk menarik perhatian massa dan simpatisan. (Raden Trimutia Hatta)

Baca juga:

Kampanye Mewah di JIExpo, Max Demokrat: Tak Ada Dana Macam-macam

[VIDEO] ARB dan Nia Ramadani Meriahkan Kampanye Golkar di Medan

[VIDEO] Dangdut Menjadi Primadona Kala Kampanye Parpol Tiba