Liputan6.com, Jakarta - Menghemat listrik di rumah kontrakan dengan daya 900 VA bisa dilakukan tanpa mengurangi kenyamanan secara berlebihan. Kuncinya adalah memilih peralatan elektronik yang hemat energi, mengatur waktu pemakaian, dan menghindari penggunaan beberapa perangkat berdaya besar secara bersamaan.
Daya 900 VA memiliki keterbatasan kapasitas. Karena itu, selain menghemat tagihan listrik, kamu perlu mengatur pemakaian agar listrik tidak sering turun atau jeglek ketika beberapa peralatan dinyalakan sekaligus. Berikut cara praktis yang bisa diterapkan di rumah kontrakan, termasuk jika kamu menggunakan listrik prabayar atau token.
1. Kenali Peralatan yang Paling Banyak Mengonsumsi Listrik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123788/original/043946300_1738829237-Depositphotos_352730990_L.jpg)
Langkah pertama adalah memeriksa peralatan elektronik yang digunakan setiap hari. Jangan hanya melihat besar watt pada label, tetapi perhatikan juga berapa lama alat tersebut menyala.
| Peralatan | Daya Perkiraan | Pemakaian |
|---|---|---|
| Lampu LED | 5–12 watt | 6–10 jam/hari |
| Kipas angin | 25–60 watt | 8 jam/hari |
| Televisi LED | 40–100 watt | 4 jam/hari |
| Rice cooker saat memasak | 300–400 watt | 1 jam/hari |
| Rice cooker saat menghangatkan | 30–70 watt | 8 jam/hari |
| Kulkas kecil | 50–100 watt saat kompresor bekerja | Sepanjang hari |
| Setrika listrik | 300–400 watt | 30 menit/hari |
Angka tersebut hanya ilustrasi. Daya aktual bergantung pada model, pengaturan, dan kondisi alat. Konsumsi kulkas juga tidak sama dengan daya kompresornya karena kompresor menyala dan mati secara berkala.
Prioritaskan penghematan pada peralatan yang menyala lama, seperti kulkas, kipas angin, lampu, dan rice cooker, bukan sekadar mencabut perangkat kecil yang hanya digunakan sebentar.
Advertisement
2. Atur Penggunaan Rice Cooker agar Tidak Boros
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295008/original/003877500_1783912245-OV3QPvmfQXwFKYKaXKpoiCJAhTgLZWzrajOkixsF.jpg)
Rice cooker bisa menjadi salah satu sumber konsumsi listrik yang perlu diperhatikan, terutama jika nasi dibiarkan dalam mode warm selama berjam-jam.
- Masak nasi sesuai kebutuhan agar tidak terlalu banyak tersisa.
- Gunakan mode menghangatkan seperlunya, bukan sepanjang hari.
- Jika memungkinkan, masak nasi mendekati waktu makan.
- Hindari membuka tutup rice cooker terlalu sering.
- Pilih rice cooker berdaya rendah yang kapasitasnya sesuai kebutuhan.
Jangan langsung menganggap rice cooker paling boros hanya karena daya memasaknya cukup tinggi. Mode memasak umumnya berlangsung lebih singkat, sedangkan mode menghangatkan dapat berlangsung lama. Total konsumsi bergantung pada durasi dan karakteristik alat.
3. Gunakan Lampu LED dan Manfaatkan Cahaya Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258240/original/008026500_1781329827-Dapur_Terang_dengan_Lampu_LED_Bawah_Kabinet_Baja_Ringan.jpeg)
Lampu LED lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar dengan tingkat pencahayaan yang sebanding. Jika rumah kontrakan memiliki beberapa lampu, mengganti lampu yang masih boros bisa menjadi langkah penghematan yang mudah.
Misalnya, jika kamu menggunakan lima lampu LED berdaya 9 watt selama delapan jam sehari, total dayanya 45 watt, konsumsi harian 0,36 kWh, dan konsumsi bulanan sekitar 10,8 kWh.
Kamu bisa menghemat lebih banyak dengan mematikan lampu di ruangan kosong, membuka tirai pada siang hari, dan menggunakan lampu sesuai kebutuhan ruangan.
Advertisement
4. Jangan Menyalakan Banyak Alat Berdaya Besar Secara Bersamaan
Daya 900 VA bukan berarti semua peralatan bisa digunakan sekaligus tanpa batas. Kapasitas daya aktif yang tersedia bergantung pada faktor daya dan instalasi, sehingga sebaiknya sediakan ruang cadangan.
Jika rice cooker 350 watt, setrika 350 watt, dan ketel listrik 400 watt menyala bersamaan, total daya nominalnya mencapai 1.100 watt. Beban tersebut berpotensi membuat MCB turun.
- Gunakan setrika setelah rice cooker selesai memasak.
- Hindari menyalakan ketel listrik bersamaan dengan setrika dan rice cooker.
- Perhatikan daya pemanas air, pompa air, microwave, atau perangkat lain yang memiliki elemen pemanas atau motor.
- Jika listrik sering turun, catat perangkat yang menyala saat kejadian dan periksa instalasi bersama teknisi listrik yang kompeten.
5. Atur Penggunaan Kipas Angin dan Kulkas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332263/original/059816400_1787643979-5.jpg)
Kipas Angin
- Matikan ketika ruangan kosong.
- Bersihkan baling-baling dan kisi-kisinya.
- Gunakan kecepatan yang cukup nyaman.
- Manfaatkan ventilasi untuk membantu sirkulasi udara.
Kulkas
- Atur suhu sesuai kebutuhan.
- Jangan terlalu sering membuka pintu.
- Beri ruang ventilasi sesuai petunjuk produsen.
- Pastikan karet pintu menutup rapat.
Kipas angin relatif hemat, tetapi pemakaian selama berjam-jam tetap menambah konsumsi listrik. Berbeda dengan kipas angin, kulkas sebaiknya tetap menyala jika digunakan untuk menyimpan makanan yang mudah rusak. Jangan mencabut kulkas setiap malam karena suhu penyimpanan yang tidak aman dapat membuat makanan cepat rusak.
Advertisement
6. Cabut Charger dan Perangkat yang Tidak Digunakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5204651/original/092557000_1746007286-charge_1.jpg)
Charger ponsel, adaptor, televisi, serta perangkat elektronik lainnya dapat mengonsumsi listrik dalam kondisi tertentu meskipun tidak sedang digunakan. Namun, konsumsi siaga perangkat modern biasanya relatif kecil.
- Cabut charger setelah selesai digunakan.
- Matikan televisi menggunakan tombol daya atau stopkontak ketika tidak dipakai.
- Aktifkan mode hemat energi pada komputer atau laptop.
- Gunakan stopkontak bersakelar yang berkualitas untuk memudahkan pemutusan daya.
Jangan berharap langkah ini saja akan memangkas tagihan secara drastis. Dampaknya akan lebih terasa jika digabungkan dengan pengaturan rice cooker, lampu, dan peralatan yang menyala lama.
7. Pilih Setrika dan Peralatan Elektronik Sesuai Kebutuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296898/original/039533100_1784031686-2148813099.jpg)
Untuk rumah kontrakan berdaya 900 VA, peralatan berdaya kecil dapat membantu mengurangi beban puncak. Namun, peralatan berdaya kecil tidak selalu lebih hemat energi jika membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan yang sama.
- Periksa daya listrik dalam watt.
- Perkirakan lama pemakaian setiap hari.
- Pilih kapasitas alat yang sesuai kebutuhan.
- Periksa label efisiensi energi jika tersedia.
- Pertimbangkan kondisi dan garansi produk.
Setrika 350 watt yang digunakan selama 30 menit mengonsumsi sekitar 0,175 kWh. Jika digunakan tiga kali seminggu, konsumsinya sekitar 2,25 kWh per bulan. Menggabungkan pakaian dalam satu sesi bisa membantu menghemat energi sekaligus mengurangi frekuensi pemanasan alat.
Advertisement
8. Pantau Pemakaian Token Listrik Setiap Minggu
Jika kamu menggunakan listrik prabayar, biasakan mencatat jumlah token yang dibeli dan berapa lama token tersebut bertahan. Cara ini dapat membantu kamu mengetahui apakah konsumsi listrik rumah kontrakan masih sesuai anggaran atau justru mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya.
Misalnya, kamu membeli token listrik senilai Rp100.000 dan ternyata hanya bertahan selama 15 hari. Jika pola pemakaian relatif sama, perkiraan biaya untuk memenuhi kebutuhan listrik selama 30 hari bisa mencapai Rp200.000. Angka tersebut hanya perkiraan berdasarkan kebiasaan pembelian token, sehingga hasil sebenarnya dapat berbeda jika pemakaian listrik berubah.
Perlu diingat bahwa nominal pembelian token tidak seluruhnya dikonversi menjadi energi listrik karena bisa ada pajak penerangan jalan, biaya administrasi, serta komponen lain yang berlaku. Oleh karena itu, perhatikan juga jumlah kWh yang diperoleh dan sisa energi pada meteran. Dengan mencatat pemakaian secara rutin, kamu bisa mengevaluasi kebiasaan yang perlu dikurangi agar pengeluaran listrik lebih terkendali.
9. Buat Jadwal Penggunaan Listrik Harian
Mengatur jadwal penggunaan peralatan elektronik bisa membantu kamu menghemat listrik tanpa harus mengubah seluruh rutinitas sehari-hari. Mulailah dengan menentukan waktu yang tepat untuk memasak nasi, menyetrika pakaian, menyalakan kipas angin, dan menggunakan perangkat lain agar pemakaiannya lebih efisien serta tidak membebani daya listrik secara bersamaan.
| Waktu | Kebiasaan Hemat Listrik |
|---|---|
| Pagi | Manfaatkan cahaya matahari, masak nasi, dan gunakan setrika jika diperlukan. |
| Siang | Matikan lampu di ruangan terang dan perangkat yang tidak dipakai. |
| Sore | Gunakan kipas angin seperlunya dan hindari menyalakan perangkat berdaya besar secara bersamaan. |
| Malam | Matikan lampu yang tidak diperlukan, cabut charger, dan batasi penggunaan mode warm pada rice cooker. |
| Sebelum tidur | Periksa lampu, televisi, kipas angin, dan perangkat lain yang tidak perlu menyala. |
Jadwal tersebut tidak harus diterapkan secara kaku karena setiap rumah memiliki kebutuhan yang berbeda. Sesuaikan dengan aktivitas sehari-hari dan utamakan penggunaan listrik sesuai kebutuhan agar penghematan tetap terasa tanpa mengurangi kenyamanan.
Advertisement
10. Prioritaskan Langkah yang Paling Berpengaruh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377708/original/095692500_1792476373-2bbf7592-8cb2-4eab-a2d5-5f589cd4d267.jpg)
Jika ingin tagihan listrik rumah kontrakan dengan daya 900 VA lebih terkendali, kamu tidak harus langsung mengganti semua peralatan elektronik. Mulailah dari kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari, kemudian evaluasi hasilnya berdasarkan perubahan konsumsi listrik selama beberapa minggu. Berikut beberapa langkah yang layak diprioritaskan:
- Kurangi durasi pemakaian yang tidak diperlukan, terutama rice cooker dalam mode warm, lampu, dan kipas angin.
- Atur pemakaian perangkat berdaya besar agar MCB tidak sering turun.
- Gunakan peralatan yang efisien ketika memang perlu mengganti perangkat lama.
- Pantau jumlah kWh dan pola habisnya token selama beberapa minggu untuk mengetahui perubahan konsumsi listrik.
- Periksa instalasi jika ada kabel atau stopkontak panas, bau terbakar, atau MCB sering turun tanpa penyebab jelas.
Jangan mengakali MCB atau mengganti pengaman dengan kapasitas lebih besar tanpa pemeriksaan teknis. Jika diperlukan pemeriksaan instalasi atau perubahan daya, bicarakan dengan pemilik rumah kontrakan dan gunakan teknisi listrik yang kompeten.
Pertanyaan dan Jawaba Seputar Cara Menghemat Listrik Rumah Kontrakan 900 VA
1. Apakah daya 900 VA cukup untuk rumah kontrakan?
Ya, daya 900 VA bisa cukup untuk kebutuhan dasar jika penggunaan peralatan diatur dan beban besar tidak dinyalakan bersamaan.
2. Apa alat rumah tangga yang paling perlu diperhatikan agar hemat listrik?
Perhatikan alat yang menyala lama, seperti kulkas, rice cooker, kipas angin, dan lampu, serta alat pemanas berdaya besar.
3. Apakah rice cooker yang terus menyala membuat listrik boros?
Bisa, terutama jika mode warm digunakan berjam-jam setiap hari. Gunakan mode tersebut hanya saat diperlukan.
4. Mengapa listrik 900 VA sering jeglek?
Salah satu penyebabnya adalah beban yang melebihi kapasitas. Gangguan instalasi juga mungkin terjadi, sehingga perlu diperiksa jika masalah berulang.
5. Bagaimana cara mengetahui pemakaian listrik sudah hemat?
Catat pembelian token dan jumlah kWh yang digunakan selama beberapa minggu, lalu bandingkan setelah kebiasaan pemakaian diubah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377707/original/070882400_1792476366-0e2ea816-441b-48ae-8a0e-032986f20fad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728632/original/071373600_1706465868-aleksandrs-karevs-9PZePvYSM4U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377435/original/019359400_1792463447-kandang_kucing_diy_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381071/original/007381100_1792751675-f9ebe0ae-19d7-42c8-8bff-7946fabd0c87.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352780/original/054677800_1789870445-pexels-sutee-vichaporn-73721216-8790104.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381010/original/091538400_1792749206-pintu_geser_5a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381056/original/038536100_1792751392-pelindung_6a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372089/original/080654800_1791867657-01M4SRF5V516YGY46GQ0CCGCED.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381018/original/010630100_1792749338-fdfdda7a-d9ad-4375-84ca-7c3e3f12761d.jpg)