Apa Itu Fraternity? Mengenal Organisasi Mahasiswa di Amerika Serikat

Mengenal apa itu fraternity, organisasi sosial mahasiswa, umumnya di Amerika Utara, yang berfokus pada persaudaraan, kepemimpinan, dan pelayanan masyarakat.

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 17:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Apa itu fraternity kini ramai dicari setelah viralnya kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan tujuh mahasiswa Universitas Cornell di sebuah fraternity house mencuat ke publik. Melansir laman The Conversation, kasus ini berawal dari laporan seorang mahasiswi yang mengaku mengalami pelecehan setelah dipaksa mengonsumsi alkohol dan narkoba pada 2024. Perkara ini kembali bergulir karena pihak korban mengajukan gugatan perdata pada 2026.

Lalu, apa itu fraternity sebenarnya, dan mengapa organisasi ini begitu lekat dengan kehidupan kampus di Amerika Serikat? Berikut penjelasan menariknya untuk Anda sebagaimana dilansir liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (8/10/2026).

Pengertian Fraternity

Istilah “fraternity” sendiri berasal dari bahasa Latin “frater” yang berarti “saudara”, sehingga secara harfiah dapat diartikan sebagai “persaudaraan”. Sebagaimana melansir Cambridge Dictionary, fraternity secara umum berarti kelompok orang yang punya profesi, minat, atau bidang yang sama. Istilah ini dipakai untuk komunitas yang anggotanya memiliki kesamaan kepentingan atau aktivitas dan biasanya terikat hubungan yang akrab.

Di kampus-kampus Amerika, fraternity adalah organisasi sosial khusus mahasiswa laki-laki, tempat mereka berkumpul dan bersosialisasi. Organisasi ini didirikan atas nilai dan tujuan tertentu, seperti mempererat pertemanan, mengasah kemampuan akademik dan kepemimpinan, serta menggelar kegiatan sosial dan amal.

Fraternity sering dijuluki Greek life karena namanya lazim disusun dari huruf alfabet Yunani, misalnya Sigma Alpha Epsilon (SAE), Sigma Phi Epsilon (SigEp), dan Phi Delta Theta. Tiap fraternity punya aturan, motto, tradisi, dan fokus sendiri. Keanggotaannya pun kerap dipandang sebagai ikatan seumur hidup yang tetap terjaga setelah lulus.

Manfaat Bergabung dengan Fraternity

Banyak mahasiswa tertarik bergabung karena beberapa alasan berikut:

  • Lingkaran pertemanan yang erat. Anggota tinggal, belajar, dan beraktivitas bersama sehingga ikatan persaudaraan terbentuk cepat.

  • Pengembangan kepemimpinan. Anggota bisa memegang peran pengurus, mengelola acara, dan belajar berorganisasi.

  • Dukungan akademik. Sebagian fraternity mewajibkan standar nilai tertentu dan menyediakan kelompok belajar.

  • Jaringan alumni. Koneksi dengan alumni bisa membantu mencari magang atau pekerjaan.

  • Kegiatan sosial dan amal. Fraternity biasanya rutin menggalang dana dan menjalankan program kemasyarakatan.

Struktur Keanggotaan Fraternity

Setiap fraternity memiliki struktur organisasi yang hierarkis. Di setiap kampus, terdapat bab atau “chapter” yang beroperasi di bawah pengawasan organisasi nasional atau internasional. Bab-bab ini dipimpin oleh dewan eksekutif yang anggotanya adalah mahasiswa terpilih.

Proses untuk bergabung dengan sebuah fraternity dikenal sebagai “recruitment” atau “rush”. Proses ini melibatkan serangkaian acara sosial di mana calon anggota, yang disebut “rushees” atau “potential new members”, berinteraksi dengan anggota fraternity yang sudah ada. Jika seorang calon anggota diterima, mereka akan melalui periode “pledging” atau “new member education”, yaitu masa orientasi dan pembelajaran mendalam mengenai sejarah, nilai-nilai, dan tradisi fraternity tersebut.

  1. Mengikuti masa perekrutan (rush). Calon anggota datang ke acara perkenalan untuk mengenal fraternity dan anggotanya.

  2. Memenuhi persyaratan. Beberapa fraternity menetapkan batas minimal nilai akademik atau ketentuan lain.

  3. Menerima undangan resmi (bid). Jika cocok, fraternity mengundang calon anggota untuk bergabung.

  4. Menjalani masa orientasi (pledge). Calon anggota mempelajari sejarah, nilai, dan tradisi organisasi.

  5. Inisiasi. Setelah lolos, mereka dilantik sebagai anggota penuh.

Namun meskipun memiliki banyak aspek positif, fraternity juga sering menjadi subjek kontroversi dan kritik. Salah satu masalah yang kerap disoroti adalah “hazing”, yaitu praktik-praktik inisiasi yang berbahaya atau merendahkan martabat, meskipun banyak organisasi nasional telah melarangnya secara tegas. Kritik lain muncul terkait dugaan penyalahgunaan alkohol dan narkoba, eksklusivitas yang berpotensi diskriminatif berdasarkan ras, status sosial-ekonomi, atau orientasi seksual, serta biaya keanggotaan yang signifikan yang dapat menjadi penghalang bagi beberapa mahasiswa.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Apa Itu Fraternity

Apa itu fraternity? 

Fraternity adalah organisasi persaudaraan sosial untuk mahasiswa, biasanya di perguruan tinggi atau universitas, yang berfokus pada pengembangan persaudaraan, kepemimpinan, dan pelayanan masyarakat. 

Apa tujuan utama bergabung dengan fraternity?

Tujuan utama bergabung dengan fraternity meliputi pengembangan persaudaraan yang kuat, keunggulan akademik, pengembangan kepemimpinan, pelayanan masyarakat, dan pembangunan jaringan sosial.

Bagaimana proses bergabung dengan fraternity?

Proses bergabung dikenal sebagai 'recruitment' atau 'rush', diikuti oleh periode 'pledging' atau 'new member education' setelah diterima. 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6