Cara Menanam Ubi Cilembu agar Umbinya Besar, Manis, dan Panen Melimpah

Cara menanam ubi cilembu dari pemilihan bibit stek, persiapan lahan, perawatan, sampai panen dan curing agar umbi besar, manis alami, serta hasil melimpah.

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 21:03 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cara menanam ubi cilembu paling umum dilakukan melalui stek batang sehat atau tunas dari umbi berkualitas. Bibit kemudian ditanam pada bedengan gembur berdrainase baik yang terpapar sinar matahari penuh.

Setelah tumbuh, tanaman cukup disiram teratur, dipupuk, disiangi, lalu umbinya dibiarkan membesar. Panen umumnya dilakukan ketika tanaman berumur sekitar empat hingga lima bulan.

Ubi cilembu merupakan varietas ubi jalar (Ipomoea batatas) khas Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat, yang tersohor karena mengeluarkan cairan manis mirip madu saat dipanggang. Sebagaimana dilaporkan RHS, ubi jalar adalah tanaman merambat tropis yang berkerabat dekat dengan morning glory, bersifat tidak tahan embun beku, serta menyukai panas, sinar matahari penuh, dan penyiraman teratur, sehingga cara menanam ubi cilembu pada dasarnya adalah memenuhi kebutuhan dasar tanaman tropis tersebut.

Cara Menyiapkan Bibit Ubi Cilembu

Langkah pertama dalam cara menanam ubi cilembu adalah menyiapkan bibit unggul, baik dari stek batang maupun tunas yang dirangsang dari umbi. Bibit yang sehat menentukan kecepatan tumbuh dan potensi hasil panen di kemudian hari.

Mengutip HGTV, ubi jalar tidak diperbanyak dari biji seperti kebanyakan sayuran, melainkan dari slip atau tunas yang tumbuh dari umbi dewasa, dan satu umbi bisa menghasilkan sampai 50 tunas.

  1. Pilih umbi indukan: Gunakan umbi yang sehat dan bebas penyakit sebagai indukan. Justru umbi berukuran lebih kecil sering menjadi yang terbaik untuk dijadikan bibit, sementara umbi besar bisa langsung dikonsumsi.

  2. Rangsang tunas dari umbi: Tusuk empat sisi umbi dengan tusuk gigi, rendam separuh bagiannya dalam wadah berisi air, letakkan di tempat teduh, dan ganti air secara rutin agar tidak muncul jamur.

  3. Siapkan stek batang: Pilih batang cukup tua yang berdaun hijau segar, memiliki tiga sampai empat ruas, dengan panjang sekitar 20-25 cm. Buang daun pada batang yang distek, lalu simpan di tempat teduh selama kurang lebih satu minggu.

  4. Akarkan tunas atau slip: Rendam pangkal tunas dengan setengah panjangnya terendam air hingga akar tumbuh dalam beberapa hari, sehingga siap dipindah ke lahan.

  5. Perhatikan regenerasi bibit: Meski mudah, penanaman bibit dari stek batang sebaiknya dilakukan untuk tiga sampai lima generasi penanaman saja agar mutu umbi tetap terjaga.

Cara Menyiapkan Lahan dan Menanam Ubi Cilembu

Setelah bibit siap, tahap berikutnya dalam cara menanam ubi cilembu adalah mengolah lahan dan menancapkan stek pada media yang tepat. Ubi cilembu berkembang optimal pada tanah gembur, berpasir, serta memiliki sistem drainase yang baik agar umbi leluasa membesar.

Mengacu pada Texas A&M AgriLife Extension, ubi jalar cocok pada tanah lempung berpasir dengan pH 5,0 hingga 7,5, dan sebaiknya ditanam saat suhu tanah sudah di atas 65 derajat Fahrenheit.

  1. Olah tanah: Gemburkan tanah sedalam 25-30 cm agar akar mudah berkembang. Buang gulma dan sisa akar tanaman sebelumnya.

  2. Buat bedengan atau guludan: Bentuk bedengan setinggi 30-40 cm dengan lebar 60-100 cm dan jarak antarbedengan sekitar 40-60 cm.

  3. Campur pupuk dasar: Campurkan pupuk kandang atau kompos agar tanah lebih subur dan kaya unsur hara. Anda bisa memakai pupuk kompos buatan sendiri untuk menekan biaya.

  4. Tanam stek: Benamkan dua pertiga bagian stek batang ke dalam tanah, atau tancapkan sedalam 10-15 cm. Sue Sanderson dari Thompson & Morgan, dikutip dari Homes and Gardens menyarankan, "Saat menanam stek ubi jalar, penting menutup seluruh panjang batang sampai ke pangkal daun."

  5. Atur jarak tanam: Beri jarak tanam 25-30 cm dalam barisan dan 80-100 cm antarbarisan agar sulur yang merambat punya ruang tumbuh.

  6. Opsi tanam di pot: Untuk penanaman dalam pot, siapkan wadah berukuran besar minimal 60 cm dengan media campuran kompos dan pasir. Merujuk Home Depot, para ahli menyarankan hanya menanam satu stek ubi jalar per ember berukuran 5 galon karena akarnya butuh banyak ruang.

Baca juga: 7 Langkah Menanam Ubi dalam Wadah di Teras agar Panen Besar di Ruang Kecil

Cara Merawat Ubi Cilembu hingga Panen

Perawatan konsisten adalah kunci sukses cara menanam ubi cilembu agar umbi besar sekaligus manis. Tahap ini mencakup penyiraman, pemupukan susulan, penyiangan, pengendalian hama, hingga panen dan curing.

Berdasarkan panduan University of Maryland Extension, ubi jalar peka terhadap kekeringan pada 50 sampai 60 hari pertama setelah tanam, tetapi tanah tidak boleh tergenang karena air berlebih memicu busuk akar dan umbi pecah.

  1. Penyiraman: Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari untuk menjaga kelembapan tanah, dan kurangi frekuensinya ketika tanaman mulai tumbuh daun baru.

  2. Pemasangan mulsa: Aplikasi mulsa jerami berguna menjaga kelembapan tanah sekaligus menunjang produktivitas ubi cilembu. Mulsa juga menekan pertumbuhan gulma di sekitar tanaman.

  3. Pemupukan susulan: Berikan NPK 15:15:15 saat tanaman berumur satu bulan, lalu NPK 10:10:20 pada umur sekitar 2,5 bulan untuk mendukung pembentukan umbi. Hindari pupuk nitrogen tinggi karena hanya memicu daun rimbun tetapi umbi kecil. Pupuk organik cair bisa menjadi pelengkap yang ekonomis.

  4. Penyiangan dan pembumbunan: Lakukan penyiangan sekaligus pembumbunan agar pertumbuhan dan produktivitasnya maksimal. Sebagaimana disampaikan repository Kementerian Pertanian, pengurugan pada guludan efektif mengurangi kerusakan karena menutup lubang yang dibuat larva sebagai jalan keluar serangga dewasa penggerek batang.

  5. Pengendalian hama dan penyakit: Kendalikan hama boleng dengan rotasi tanaman, pemasangan perangkap feromon, serta mulsa untuk mencegah boleng bertelur. Anda juga bisa memakai pestisida nabati dari bahan dapur. Wayne McLaurin, ahli hortikultura dari University of Georgia Extension Service, dikutip dari UGA CAES Field Report menyatakan, "Kumbang boleng ubi jalar adalah masalah nyata, salah satu dari dua masalah serangga utama di dunia."

  6. Panen dan curing: Tanaman ubi cilembu sudah bisa dipanen setelah berumur 4 hingga 5 bulan dengan cara mencabut sampai umbinya terangkat. Dilansir dari The Old Farmer's Almanac, proses curing dilakukan dengan menyimpan umbi di tempat hangat sekitar 80 derajat Fahrenheit dengan kelembapan tinggi selama 10 sampai 14 hari, dan proses ini membuat rasa ubi makin manis sekaligus membentuk lapisan kulit baru pada goresan.

Baca juga: Trik Mengusir Hama Tanaman Sayur dan Buah Secara Alami dan 8 Pestisida Alami untuk Menangkal Hama Tanaman.

Faktor Penting yang Memengaruhi Keberhasilan Budidaya Ubi Cilembu

Selain teknik menanam, keberhasilan panen ubi cilembu ditentukan sejumlah faktor lingkungan dan penanganan pascapanen. Mengenali hal-hal ini membantu Anda menekan risiko umbi kecil atau gagal berkembang, kendala yang sering dialami pekebun pemula.

Secara umum, ubi jalar merupakan tanaman tropis yang di daerah beriklim sedang ditanam sebagai tanaman semusim karena tanaman ini asli daerah tropis Amerika, bersifat peka terhadap embun beku, dan di wilayah beriklim sedang dibudidayakan sebagai tanaman semusim, sehingga kehangatan menjadi syarat mutlak pertumbuhannya.

  • Suhu hangat: Ubi cilembu menghendaki cuaca panas sepanjang masa tanam. Sulurnya yang merambat, seperti diulas pada bahasan ide para-para untuk rambatan kebun ubi, dapat menjalar panjang bila kondisi hangat terpenuhi.

  • Sinar matahari penuh: Ubi cilembu cocok ditanam di lokasi yang terkena sinar matahari penuh sepanjang hari, idealnya 6-8 jam per hari.

  • Tanah gembur dan berdrainase: Struktur tanah yang remah membuat umbi mudah membesar dan mengurangi risiko busuk. Bila lahan terbatas, pertimbangkan model kebun pot skala rumahan.

  • Bibit unggul: Keberhasilan budidaya ubi cilembu sangat bergantung pada pemilihan bibit yang tepat, persiapan media tanam yang baik, dan perawatan yang konsisten.

  • Waspada hama utama: Penggunaan bahan tanam yang bebas dari infestasi hama merupakan cara efektif mengurangi serangan ulat penggulung daun. Sanitasi kebun secara rutin sangat dianjurkan.

  • Penyimpanan pascapanen: Rasa manis khas ubi cilembu justru menguat setelah umbi disimpan satu hingga tiga minggu, karena pati perlahan terurai menjadi gula sederhana. Prinsip ini juga relevan saat memilih teknik memasak seperti dipanggang atau dikukus.

  • Nilai gizi dan ekonomi: Ubi cilembu bahkan diekspor ke Singapura, Hong Kong, Jepang, Korea, Thailand, dan Malaysia. Dari sisi kesehatan, umbi ini mengandung serat tinggi, antioksidan, dan indeks glikemik yang lebih rendah dibanding nasi putih sehingga relatif aman dikonsumsi penderita diabetes. Wayne McLaurin, dikutip dari UGA CAES Field Report menyatakan, "Secara nutrisi, ubi jalar termasuk makanan paling bergizi per satuan yang dikonsumsi dibanding makanan apa pun."

Baca juga: 5 Manfaat Ubi untuk Kesehatan, cara mengolah ubi cilembu untuk menjaga gula darah, serta perbandingan varietas ubi jalar ungu, kuning, dan putih.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ubi Cilembu

Berapa lama ubi cilembu bisa dipanen?

Ubi cilembu umumnya dipanen pada umur sekitar empat sampai lima bulan setelah tanam. Sebagai perbandingan, panduan hortikultura internasional menyebutkan ubi jalar matang 85 hingga 120 hari setelah tanam, tergantung suhu dan perawatan. Ciri siap panen antara lain daun mulai menguning dan umbi sudah berukuran cukup besar.

Apakah ubi cilembu bisa ditanam di dalam pot atau polybag?

Bisa. Ubi cilembu adaptif ditanam dalam pot, polybag, atau karung asalkan wadahnya besar, medianya gembur, dan mendapat sinar matahari penuh. Gunakan campuran kompos, pasir, dan pupuk, lalu letakkan di area terbuka. Cara ini cocok untuk berkebun di lahan sempit maupun memanfaatkan lahan belakang yang menganggur.

Mengapa ubi cilembu lebih manis setelah disimpan beberapa hari?

Rasa manis ubi cilembu menguat karena adanya proses penyimpanan pascapanen. Selama disimpan, kandungan pati dalam umbi perlahan berubah menjadi gula sederhana, sehingga cita rasa madunya makin terasa saat dipanggang. Inilah alasan ubi cilembu jarang langsung dimasak begitu selesai dicabut dari tanah.

Menanam ubi cilembu sendiri di rumah sebenarnya bisa dilakukan siapa saja, bahkan tanpa pengalaman bertani sekalipun. Dengan bibit yang sehat, lahan gembur, penyiraman yang tepat, dan perawatan yang telaten hingga tahap curing, Anda berpeluang memanen umbi bercita rasa madu yang manis alami. Selamat mencoba dan menikmati hasil kebun sendiri, mulai dari olahan tape ubi cilembu, camilan hangat, hingga pilihan karbohidrat sehat untuk diet.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6