Liputan6.com, Jakarta - Memulai usaha di desa memberikan banyak keuntungan karena ketersediaan lahan yang luas dan sumber pakan alami yang melimpah. Memilih ide ternak skala kecil bisa menjadi langkah awal bagi warga pedesaan yang ingin memiliki penghasilan tambahan tanpa harus mengeluarkan modal besar. Selain operasionalnya yang cenderung lebih sederhana, jenis usaha ini juga sangat fleksibel untuk dikelola di area pekarangan rumah.
Potensi pasar untuk hasil ternak seperti telur dan daging selalu stabil karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Dengan teknik pemeliharaan yang tepat, maka keuntungan yang didapat bisa menjadi sangat maksimal. Pada artikel Liputan6.com ini akan membahas berbagai pilihan jenis hewan yang paling menguntungkan untuk ternak skala kecil di pedesaan.
1. Ayam Kampung KUB
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497865/original/012477300_1770692716-Ternak_Ayam_KUB__Kampung_Unggul_Balitbangtan___Gemini_AI_.jpg)
Ide usaha ternak yang pertama adalah ternak ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan). Ayam KUB menjadi pilihan unggulan karena memiliki daya tahan tubuh yang jauh lebih kuat terhadap serangan penyakit. Jenis ayam ini tumbuh jauh lebih cepat daripada ayam kampung biasa sehingga masa panen pun menjadi lebih singkat. Lahan pekarangan yang ada di desa bisa dimanfaatkan secara maksimal dengan sistem kandang yang bersih dan tertutup. Pemberian pakan juga sangat fleksibel karena bisa dicampur dengan bahan alami seperti dedak padi atau sisa sayuran.
2. Ikan Lele
Budidaya Ikan Lele sangat populer bagi peternak pemula di desa karena tidak memerlukan teknik perawatan yang terlalu rumit. Penggunaan kolam terpal atau drum bekas menjadi solusi cerdas jika ketersediaan lahan di sekitar rumah cukup terbatas.Â
Ikan ini dikenal sangat tangguh dan tetap bisa tumbuh optimal meskipun dipelihara dalam kondisi air yang minim oksigen. Dalam waktu sekitar 2-3 bulan, hasil panen sudah bisa dijual ke pasar lokal atau warung makan terdekat.
3. Bebek Petelur
Ternak Bebek Petelur menawarkan keuntungan harian karena produksi telurnya yang stabil dan memiliki harga jual tinggi. Lingkungan pedesaan yang dekat dengan area persawahan atau sungai sangat mendukung bebek untuk mendapatkan pakan alami tambahan. Selain dijual dalam bentuk telur segar, hasil ternak ini juga bisa diolah menjadi telur asin untuk menambah nilai ekonomi. Perawatan bebek relatif mudah asalkan kebersihan kandang dan ketersediaan air minum selalu terjaga dengan baik setiap hari.
Advertisement
4. Ikan Nila
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476918/original/078736700_1768803123-tips__ternak_ikan_nila.jpg)
Ikan Nila di Kolam Tanah merupakan ide yang sangat potensial jika terdapat akses sumber air mengalir yang lancar di desa. Kolam tanah memberikan keuntungan berupa pakan alami seperti plankton dan lumut yang membuat biaya operasional menjadi lebih hemat. Ikan nila memiliki pangsa pasar yang sangat luas karena rasanya yang gurih dan tekstur dagingnya yang disukai banyak orang. Pertumbuhan ikan ini cukup stabil dan bisa dipanen dalam skala besar maupun kecil sesuai dengan permintaan konsumen.
5. Burung Puyuh
Ide usaha ternak yang terakhir adalah burung puyuh petelur. Jenis burung ini sangat cocok bagi yang ingin memiliki usaha ternak dengan perputaran modal yang sangat cepat. Ukuran tubuhnya yang kecil membuat burung ini tidak membutuhkan banyak tempat sehingga bisa ditempatkan dalam rak-rak kandang bertingkat.Â
Setiap pagi peternak bisa memanen telur puyuh yang permintaannya selalu tinggi untuk kebutuhan bahan pangan dan jajanan pasar. Meskipun skalanya kecil, akumulasi hasil penjualan telur setiap hari mampu memberikan penghasilan tambahan yang sangat lumayan bagi keluarga.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Apa jenis ternak yang paling cepat menghasilkan uang?
Ternak ayam pedaging atau ikan lele adalah pilihan tercepat karena bisa dipanen dalam waktu 2-3 bulan saja. Selain itu, burung puyuh juga sangat menguntungkan karena telurnya bisa dipanen dan dijual setiap hari.
2. Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk memulai ternak skala kecil?
Modal awalnya sangat fleksibel yaitu mulai dari Rp500.000 hingga Rp2.000.000 sudah cukup untuk membeli bibit, pakan awal, dan membuat kandang sederhana. Biaya bisa ditekan lebih rendah jika memanfaatkan bahan bangunan bekas dan pakan alami dari alam sekitar.
3. Apa pakan alternatif yang murah untuk menekan biaya produksi?
Peternak bisa memanfaatkan dedak padi, ampas tahu, sisa sayuran pasar, hingga maggot BSF sebagai sumber protein tinggi yang gratis atau murah. Tanaman lokal seperti daun lamtoro atau kangkung juga bisa menjadi tambahan nutrisi yang baik bagi unggas dan ikan.
4. Bagaimana cara mengatasi bau kandang agar tidak mengganggu tetangga?
Bau kandang bisa dikendalikan dengan menjaga kebersihan alas kandang agar tetap kering dan menggunakan cairan probiotik (seperti EM4) pada minuman atau semprotan kandang. Pengaturan sirkulasi udara yang baik dan pembersihan sisa pakan secara rutin juga sangat efektif mengurangi aroma tidak sedap.
5. Kemana harus menjual hasil ternak jika belum punya langganan?
Hasil panen bisa ditawarkan ke pasar tradisional, warung makan terdekat, atau melalui media sosial seperti Facebook Group. Selain itu, menjual langsung ke konsumen biasanya memberikan harga yang lebih tinggi dibandingkan menjual ke pengepul atau tengkulak.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226358/original/037478600_1599037074-20200901-BPS-Lakukan-Sensus-Penduduk-Secara-Tatap-Muka-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260138/original/072176600_1781577859-Tugas__36_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3923461/original/ACg8ocLAePyHM4ktNNjVGCkbzP1ayB9wVyJVCu6KhlRUjokBaJirQBUF%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527233/original/006735000_1773196922-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557326/original/051066000_1776325539-umbaran_ayam_6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525371/original/000814200_1773039425-076471000_1772678879-Gemini_Generated_Image_5nsrpf5nsrpf5nsr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478064/original/023587700_1768890157-ayam_rumahan6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505617/original/001235700_1771392185-Gemini_Generated_Image_t0nn3lt0nn3lt0nn_2.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471272/original/073088300_1768282275-Gemini_Generated_Image_gkzfjmgkzfjmgkzf.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536303/original/083559200_1774319182-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536478/original/079747700_1774326986-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536831/original/013882400_1774345267-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)