Liputan6.com, Jakarta - Cara manfaatkan tutup botol bekas sirup Lebaran untuk usir hama kebun ternyata sangat mudah dan praktis dilakukan di rumah. Setelah momen Lebaran, banyak tutup botol sirup yang sering terbuang sia-sia. Padahal, benda kecil ini bisa dimanfaatkan sebagai alat sederhana untuk melindungi tanaman dari serangan hama seperti siput yang kerap merusak bunga dan tanaman muda di kebun.
Dibandingkan menggunakan pestisida, cara ini lebih aman karena tidak membahayakan hewan peliharaan maupun serangga penyerbuk. Selain itu, tutup botol sirup juga mudah didapat, hemat biaya, dan memiliki warna menarik.
Penggunaannya pun sangat simpel. Anda bisa mengisi tutup botol dengan cairan tertentu untuk dijadikan perangkap hama seperti siput, earwig, dan kutu kayu. Selain itu, beberapa tutup botol juga bisa dirangkai menjadi pelindung di sekitar bibit tanaman untuk mencegah hama tanah seperti ulat potong dan kumbang kentang menyerang.
Advertisement
Praktis, murah, dan efektif untuk menjaga kebun tetap sehat. Berikut langkah-langkahnya yang dilansir Liputan6.com dari laman Outdoor Guide, Selasa (17/3/2026).
Cara Membuat Perangkap Hama dari Tutup Botol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533735/original/085600800_1773766062-unnamed__44_.jpg)
Langkah 1:Â Siapkan satu atau dua tutup botol bekas sirup Lebaran.
Langkah 2:Â Balik posisi tutup botol lalu tekan sebagian ke dalam tanah di dekat batang tanaman.
Langkah 3:Â Isi tutup botol dengan cairan hingga hampir penuh (sedikit di bawah bibir tutup botol). Anda bisa menggunakan air sabun, efektif menjebak berbagai hama kecil karena membuat mereka tenggelam.
Langkah 4:Â Biarkan perangkap tersebut di kebun. Aroma cairan akan menarik hama merayap untuk masuk ke dalam tutup botol, tetapi mereka tidak bisa keluar kembali.
Langkah 5:Â Jika tutup botol sudah penuh dengan hama yang terperangkap, kosongkan isinya lalu gunakan kembali atau daur ulang tutup botol tersebut.
Advertisement
Tips tambahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533736/original/030188900_1773766063-unnamed__43_.jpg)
- Untuk hama yang lebih besar seperti siput atau bekicot, gunakan wadah lebih besar seperti kaleng tuna atau potongan bawah botol plastik.
- Pilih cairan sesuai jenis hama yang sering muncul di kebunmu supaya hasilnya lebih efektif.
- Ada beberapa alternatif cairan lain yang bisa kamu gunakan di "Langkah 3" untuk mengisi tutup botol:
- Air sabun → efektif menjebak berbagai hama kecil karena membuat mereka tenggelam.
- Kecap asin → sangat disukai earwig (serangga capit), jadi ampuh sebagai umpan.
- Campuran gula + air + ragi → menghasilkan aroma fermentasi mirip bir yang menarik siput.
- Air gula biasa → bisa menarik beberapa jenis serangga meski efeknya tidak sekuat fermentasi.
- Cuka apel → aromanya bisa menarik beberapa hama tertentu.
Cara Membuat Pelindung Bibit Tanaman dari Tutup Botol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533737/original/073667900_1773766063-unnamed__42_.jpg)
Langkah 1: Letakkan sebuah botol minuman berdiri tegak di tanah untuk dijadikan ukuran lingkaran.
Langkah 2: Susun tutup botol mengelilingi botol tersebut.
Langkah 3: Rekatkan sisi-sisi tutup botol menggunakan lem tembak hingga membentuk lingkaran. Pastikan lem tidak menempel pada botol yang digunakan sebagai cetakan.
Langkah 4: Tambahkan 2–3 lapisan tutup botol di atas lapisan pertama hingga tinggi pelindung sekitar 3–4 tutup botol.
Langkah 5: Setelah lem kering, lepaskan botol dari tengah lingkaran. Anda akan mendapatkan pelindung tanaman yang cukup kuat.
Langkah 6: Letakkan pelindung tersebut di sekitar bibit tanaman untuk mencegah hama tanah seperti ulat potong atau kumbang merusak tanaman.
Pelindung dari tutup botol ini tidak hanya bisa digunakan berulang kali, tetapi juga memberi sentuhan dekoratif yang membuat kebun terlihat lebih berwarna.
Advertisement
FAQ
Apa manfaat tutup botol bekas untuk kebun?
Tutup botol bisa dijadikan perangkap hama dan pelindung tanaman secara praktis.
Apakah metode ini aman untuk tanaman?
Ya, karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pestisida.
Cairan apa yang bisa digunakan untuk perangkap?
Bisa memakai bir, air sabun, atau kecap asin sesuai jenis hama.
Hama apa saja yang bisa diatasi dengan cara ini?
Siput, kutu kayu, earwig, dan beberapa hama tanah lainnya.
Apakah tutup botol bisa digunakan berulang kali?
Bisa, cukup dibersihkan lalu digunakan kembali atau didaur ulang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378466/original/050120100_1776331582-SaveGram.App_619209936_18103492564695711_7278761206763116097_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533734/original/042154700_1773766062-unnamed__45_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516742/original/073179900_1772345291-Rumah_Biophilic_9a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533632/original/010269800_1773750828-teras_rumah_baca.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525996/original/051877200_1773107519-Gemini_Generated_Image_6tpcta6tpcta6tpc.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532944/original/015571700_1773716713-tembok_batu_alam_3a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3115082/original/089161900_1588135753-clothes-on-sale-2292953.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529371/original/007753600_1773329263-Pendhopo_Ayem_Tentrem.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521986/original/022388500_1772705897-keranjang_hampers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505985/original/090246400_1771402531-kecoa_di_dapur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530285/original/070825700_1773400027-unnamed_-_2026-03-13T180604.334.jpg)