Liputan6.com, Jakarta - Musim arus mudik Lebaran 2026 kembali tiba, membawa serta antusiasme jutaan masyarakat Indonesia untuk kembali ke kampung halaman. Ya, sebagaimana diketahui, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, cuti bersama Hari Raya Idulfitri ditetapkan jatuh pada 20-21 Maret 2026. Seperti tahun-tahun-tahun sebelumnya, tradisi mudik para perantau ke kampung halaman pun sekaligus mendatangkan tantangan besar dalam mengelola lonjakan pergerakan masyarakat yang masif di seluruh jalur mudik.
Untuk itulah Pemerintah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah jauh-jauh hari mempersiapkan berbagai strategi untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik. Dilansir dari laman Humas Polri, dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi bahwa puncak arus mudik tahun ini akan terbagi menjadi dua periode.
Sigit mengungkapkan, prediksi itu didapati berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan jajaran Ditlantas bersama Kementerian Perhubungan serta dengan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025. Berikut informasi selengkapnya untuk Anda tentang puncak arus mudik lebaran 2026, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (11/3/2026).
Advertisement
Kapolri Soal Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498850/original/034935500_1770722394-1000002270.jpg)
Prediksi puncak arus mudik (pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14 sampai dengan 15 Maret, kata Sigit. Setelah periode arus balik pertama, kata dia, nantinya pemerintah juga akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 dan 17 Maret. Sehingga diperkirakan bakal terjadi puncak arus mudik kedua pada 18 dan 19 Maret. Hal senada juga diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam konferensi pers di Istana, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Di sisi lain, Sigit menyampaikan untuk puncak arus balik juga akan terjadi dalam dua gelombang. Prediksi gelombang pertama pada 24 dan 25 Maret. Prediksi puncak arus balik kedua pada 28 sampai 29 Maret dan bila diperlukan Polri akan melaksanakan operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan.
Advertisement
Pelaksanaan Operasi Ketupat dan Pendirian Ribuan Posko
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5171183/original/020144100_1742618649-IMG-20250322-WA0018.jpg)
Untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026. Operasi ini akan berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.
Selain itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Edison Isir, menyatakan bahwa potensi pergerakan masyarakat saat mudik tahun ini berpotensi melebihi dari jumlah survei Kementerian Perhubungan RI yang mencapai 143,91 juta orang. Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas pemudik, Polri akan mendirikan 2.756 posko di semua titik jalur mudik, yang terdiri dari Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan.
"Kita ketahui bahwa berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat yang akan mudik mencapai 143 juta dengan berbagai moda transportasi. Namun realisasinya, biasanya akan lebih dari prediksi potensi,” kata Isir kepada awak media di Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Selain itu, Polri juga akan mengamankan berbagai objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran. Total ada 185.544 objek pengamanan yang akan dijaga. Objek-objek ini terdiri dari rumah ibadah (masjid), lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik-titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara.
Strategi Mengurai Kemacetan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527936/original/022774100_1773219394-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___7_.jpg)
Untuk menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026, pemerintah dan kepolisian menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas.
Beberapa langkah yang disiapkan antara lain:
- Penerapan sistem one way (satu arah) di sejumlah ruas tol untuk mempercepat arus kendaraan menuju daerah tujuan mudik.
- Contraflow, yaitu penggunaan jalur berlawanan arah secara sementara untuk menambah kapasitas jalan.
- Sistem ganjil-genap pada waktu tertentu guna mengatur volume kendaraan.
- Pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan, seperti gerbang tol, rest area, dan jalur pertemuan arteri dengan tol.
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih waktu keberangkatan yang tepat, serta memanfaatkan transportasi umum agar kepadatan kendaraan dapat berkurang.
Advertisement
Tips Mudik Aman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258257/original/007823700_1670832394-annie-spratt-tG822f1XzT4-unsplash.jpg)
Agar perjalanan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh para pemudik:
- Cek Keadaan Rumah: Sebelum berangkat, pastikan rumah dalam kondisi aman. Matikan listrik yang tidak diperlukan, cabut peralatan elektronik, periksa kondisi gas, dan pastikan semua pintu serta jendela terkunci rapat.
- Beri Keamanan Ekstra: Lengkapi rumah dengan CCTV atau alarm jika memungkinkan. Informasikan kepada tetangga atau petugas keamanan komplek bahwa rumah akan kosong agar dapat dipantau. Hindari membagikan detail keberangkatan mudik di media sosial.
- Persiapkan Kesehatan Tubuh: Perjalanan mudik yang panjang dapat menguras stamina. Pastikan kondisi tubuh fit dengan istirahat cukup sebelum berangkat, konsumsi makanan bergizi, dan minum vitamin. Jika merasa mengantuk saat berkendara, segera beristirahat di rest area terdekat.
- Sediakan Obat-obatan Darurat: Selalu bawa obat-obatan pribadi, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu. Jangan lupa membawa obat anti mabuk, obat maag, pereda nyeri, hingga plester luka untuk mengantisipasi hal tak terduga.
- Manajemen Perjalanan yang Matang: Rencanakan waktu keberangkatan untuk menghindari puncak arus mudik. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima (cek oli, rem, ban), dan bahan bakar terisi cukup. Hindari membawa barang bawaan yang melebihi kapasitas muat kendaraan.
- Pesan Tiket Jauh Hari: Bagi pemudik yang menggunakan transportasi umum seperti kapal laut, disarankan untuk memesan tiket jauh-jauh hari untuk menghindari kehabisan dan mendapatkan jadwal yang sesuai.
- Datang Lebih Awal ke Pelabuhan/Terminal/Stasiun: Jika menggunakan transportasi umum, datanglah lebih awal untuk menghindari antrean panjang saat proses check-in dan pemeriksaan tiket.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kapan puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi?
Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 16-17 Maret dan 18-19 Maret 2026.
2. Berapa gelombang puncak arus mudik yang diprediksi Kapolri?
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi ada dua gelombang puncak arus mudik Lebaran 2026.
3. Berapa jumlah posko yang disiapkan Polri untuk mudik Lebaran 2026?
Polri menyiapkan 2.756 posko yang terdiri dari Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan.
4. Objek vital apa saja yang diamankan Polri selama periode mudik?
Polri mengamankan 185.544 objek vital, termasuk rumah ibadah, lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, titik migrasi orang, pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara.
5. Kapan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan?
Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418083/original/074162500_1763599765-Ilustrasi_Perjalanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458975/original/034009900_1782358096-Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291495/original/010123400_1783565898-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288956/original/060181200_1783352729-Yuran_Fernandes__dok._Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289008/original/052236500_1783385709-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521977/original/034309300_1772705177-Jadwal_One_Way.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532611/original/001874700_1773658983-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531510/original/003629900_1773617385-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5177516/original/005279500_1743201082-20250329-Merak-HER_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498702/original/087801900_1770714897-Menteri_Perhubungan__Menhub__Dudy_Purwagandhi-10_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516123/original/028970700_1772256659-Open_House_Lebaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509287/original/006317000_1771674345-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508645/original/084286000_1771582434-koko_lebaran10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532838/original/037608400_1773709608-unnamed__11_.jpg)