8 Ide Jualan Wedang Hangat untuk Takjil yang Laris Manis saat Ramadan, Peluang Cuan Berlimpah

Jelang Ramadan, 8 ide jualan wedang hangat untuk takjil yang laris manis saat ramadan ini bisa jadi peluang usaha.

Diterbitkan 16 Februari 2026, 08:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ramadan adalah bulan penuh berkah yang selalu dinanti umat Muslim di seluruh dunia. Selain ibadah, bulan suci ini juga menjadi momen istimewa untuk berbagi kebaikan melalui hidangan berbuka puasa atau takjil. Kebutuhan akan takjil meningkat signifikan, menciptakan peluang usaha menjanjikan bagi para pelaku kuliner.

Minuman hangat seringkali menjadi pilihan favorit untuk mengawali buka puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Sensasi hangat dari wedang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga membantu tubuh beradaptasi kembali sebelum menyantap hidangan utama. Oleh karena itu, ide jualan wedang hangat sebagai takjil sangat potensial untuk meraup keuntungan.

Berbagai jenis wedang tradisional Indonesia menawarkan cita rasa unik dan khasiat yang beragam, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen. Dari wedang jahe yang klasik hingga wedang angsle dengan isian melimpah, setiap varian memiliki daya tarik tersendiri. Artikel ini akan mengulas 8 ide jualan wedang hangat yang diprediksi laris manis saat Ramadan. Yuk, simak!

1. Wedang Angsle: Kehangatan Khas Malang

Wedang Angsle merupakan minuman hangat khas Malang yang sangat cocok disajikan sebagai takjil berbuka puasa, terutama saat cuaca dingin. Minuman ini menawarkan perpaduan unik antara kuah santan hangat yang diperkaya aroma daun pandan dan vanili, menciptakan cita rasa manis gurih yang memanjakan lidah.

Isian Wedang Angsle sangat beragam dan melimpah, menjadikannya hidangan yang mengenyangkan sekaligus menyegarkan. Beberapa isian populer meliputi sagu mutiara, kacang hijau, tape singkong, beras ketan putih, kacang tanah goreng, dan potongan roti tawar. Kombinasi tekstur dan rasa dari setiap isian membuat wedang ini selalu diminati.

Keunikan dan kekayaan rasa Wedang Angsle menjadikannya pilihan menarik untuk ide jualan takjil Ramadan. Proses pembuatannya yang relatif mudah juga menjadi nilai tambah bagi para pelaku usaha kecil. Wedang Angsle tidak hanya menghangatkan, tetapi juga memberikan pengalaman kuliner yang berbeda di bulan Ramadan.

2. Wedang Ronde: Kenyal dan Menghangatkan

Wedang Ronde dikenal sebagai minuman hangat dengan kuah jahe yang ampuh menghangatkan tubuh, sangat pas dinikmati saat berbuka puasa, terutama ketika cuaca sedang dingin. Nama "ronde" sendiri berasal dari bahasa Belanda "rond" yang berarti bulat, merujuk pada bentuk isian utamanya.

Isian ronde umumnya terbuat dari adonan tepung ketan yang diisi dengan campuran kacang tanah sangrai dan gula, kemudian dibentuk bulat-bulat. Isian kenyal ini disajikan bersama kuah jahe yang manis, wangi, dan sedikit pedas, dengan tambahan gula merah, daun pandan, dan serai.

Untuk melengkapi kenikmatan Wedang Ronde, seringkali ditambahkan pelengkap seperti potongan roti tawar, kacang tanah goreng, atau kolang-kaling. Kombinasi rasa manis, pedas jahe, dan tekstur kenyal dari ronde menjadikan minuman ini favorit banyak orang sebagai takjil.

3. Wedang Uwuh: Rempah Penuh Khasiat dari Jogja

Wedang Uwuh adalah minuman tradisional khas Yogyakarta yang terkenal karena terbuat dari beragam rempah-rempah alami, memberikan sensasi hangat yang menenangkan pada tubuh. Minuman ini dipercaya memiliki banyak khasiat kesehatan karena kandungan rempahnya.

Bahan-bahan utama Wedang Uwuh meliputi serutan kayu secang yang memberikan warna merah alami, jahe, dan gula batu. Selain itu, ditambahkan pula daun kayu manis kering, daun cengkih kering, daun pala kering, cengkih, pala, kapulaga, daun pandan, daun jeruk, bunga lawang, dan serai.

Kekayaan rempah dalam Wedang Uwuh tidak hanya menawarkan rasa yang kompleks dan aroma yang khas, tetapi juga menjadikannya pilihan takjil yang menyehatkan. Minuman ini sangat cocok bagi mereka yang mencari kehangatan sekaligus manfaat herbal alami setelah berpuasa.

4. Wedang Jahe: Klasik dan Serbaguna

Wedang Jahe adalah minuman tradisional yang sangat populer, dibuat dari sari jahe dan sering dihidangkan hangat untuk menghangatkan tubuh. Minuman ini menjadi pilihan takjil buka puasa yang ideal karena mudah dibuat dan jahe kaya akan antioksidan, mineral, serta asam amino yang bermanfaat bagi kesehatan.

Fleksibilitas Wedang Jahe memungkinkan variasi yang beragam untuk menarik lebih banyak pembeli. Penjual dapat menambahkan rempah lain seperti daun pandan, serai, cengkih, atau kayu manis untuk memperkaya rasa dan aroma.

Selain itu, Wedang Jahe juga bisa disajikan dengan tambahan susu segar atau susu kental manis, menciptakan varian Wedang Jahe Susu yang creamy dan tetap menghangatkan. Kehangatan dan manfaat kesehatan jahe menjadikannya takjil yang selalu dicari.

5. Wedang Secang: Kehangatan Herbal Berwarna Merah

Wedang Secang adalah minuman herbal tradisional yang dikenal karena kemampuannya menghangatkan tubuh dan menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Ciri khas minuman ini adalah warna merah alami yang berasal dari serutan kayu secang, bahan utamanya.

Selain kayu secang, Wedang Secang juga diperkaya dengan rempah-rempah lain seperti jahe, serai, kayu manis, dan kapulaga, yang semuanya berkontribusi pada khasiat dan aroma minuman. Kombinasi rempah ini menjadikan Wedang Secang pilihan takjil yang menyehatkan.

Minuman ini dipercaya dapat membantu meningkatkan stamina, mengatasi masalah pencernaan seperti perut kembung dan masuk angin, serta melancarkan peredaran darah. Dengan manfaat kesehatan yang ditawarkan, Wedang Secang memiliki daya tarik tersendiri sebagai takjil di bulan Ramadan.

6. Wedang Bajigur: Manis Gurih Khas Jawa Barat

Wedang Bajigur adalah minuman tradisional khas Jawa Barat yang memadukan cita rasa manis dan gurih. Bahan utamanya terdiri dari kopi, santan, gula merah, dan jahe, menciptakan kombinasi rasa yang unik dan menghangatkan.

Untuk memperkaya aroma dan rasa, Wedang Bajigur seringkali ditambahkan daun pandan, kayu manis, dan batang serai. Minuman ini disajikan panas, biasanya dilengkapi dengan potongan roti dan kelapa muda, menambah tekstur dan kelezatan.

Selain kenikmatannya, Wedang Bajigur juga dipercaya dapat membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh, menjadikannya pilihan takjil yang tidak hanya lezat tetapi juga bermanfaat setelah berpuasa.

7. Wedang Bandrek: Rempah Hangat dari Tanah Sunda

Wedang Bandrek adalah minuman hangat khas Sunda yang kaya rempah, memiliki bahan dasar serupa dengan bajigur, yaitu santan dan gula aren atau gula merah. Namun, Bandrek secara spesifik menonjolkan jahe sebagai bahan utama untuk memberikan efek hangat yang kuat.

Minuman ini menggunakan berbagai rempah seperti jahe, gula merah, kayu manis, cengkeh, dan serai untuk menciptakan rasa yang kompleks dan aroma yang khas. Kombinasi rempah ini sangat efektif untuk menghangatkan tubuh, terutama saat cuaca dingin.

Kehangatan dan kekayaan rempah dalam Wedang Bandrek menjadikannya pilihan takjil yang sangat cocok untuk mengembalikan energi setelah berpuasa. Minuman ini menawarkan sensasi yang menenangkan dan menyegarkan.

8. Wedang Kacang Hijau: Bergizi dan Mengenyangkan

Wedang Kacang Hijau, atau sering juga disebut bubur kacang hijau, adalah hidangan yang dapat disajikan hangat sebagai takjil buka puasa. Bahan utamanya adalah kacang hijau, gula jawa, air, daun pandan, dan garam, menciptakan rasa manis yang familiar.

Beberapa resep juga menambahkan santan untuk memberikan tekstur yang lebih creamy dan rasa yang lebih gurih, meningkatkan kenikmatan Wedang Kacang Hijau. Hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga bergizi.

Kacang hijau dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk kandungan protein tinggi yang baik untuk tubuh. Oleh karena itu, Wedang Kacang Hijau menjadi pilihan takjil yang mengenyangkan, menyehatkan, dan disukai banyak kalangan.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apa saja wedang hangat yang cocok untuk jualan takjil Ramadan?

Wedang Angsle, Wedang Ronde, Wedang Uwuh, Wedang Jahe, Wedang Secang, Wedang Bajigur, Wedang Bandrek, dan Wedang Kacang Hijau adalah pilihan populer.

2. Mengapa wedang hangat laris manis sebagai takjil?

Wedang hangat memberikan sensasi nyaman dan menghangatkan tubuh setelah seharian berpuasa, serta banyak yang mengandung rempah berkhasiat.

3. Apa keunggulan Wedang Angsle sebagai takjil?

Wedang Angsle khas Malang dengan kuah santan dan isian melimpah seperti sagu mutiara, kacang hijau, dan tape singkong, cocok untuk mengenyangkan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6