Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tidak mengenal kayu manis? Rempah-rempah yang berasal dari kulit batang pohon Cinnamomum ini telah digunakan manusia sejak ribuan tahun lalu, bahkan tercatat dalam sejarah Mesir Kuno dan kitab-kitab kuno. Rasanya yang manis dan aromanya yang khas menjadikan kayu manis bukan hanya sebagai penyedap masakan, tapi juga sebagai bahan penting dalam pengobatan tradisional.
Dalam dunia modern, kayu manis semakin menarik perhatian para peneliti karena kandungan senyawa aktifnya yang melimpah. Rempah ini bukan sekadar bumbu dapur, melainkan gudang zat bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Dengan banyaknya riset yang mendukung, kayu manis kini diakui memiliki potensi besar dalam dunia kesehatan dan farmasi.
Liputan6.com akan membahas secara komprehensif tentang kandungan senyawa aktif dan manfaat kayu manis untuk kesehatan, Senin (21/7/2025).
Advertisement
Kandungan Bioaktif Kayu Manis yang Berkhasiat
Kayu manis (Cinnamomum burmannii), atau cassia vera, dikenal kaya akan senyawa fitokimia yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Dalam publikasi "WARTA BSIP Perkebunan" (2023), disebutkan bahwa kayu manis mengandung minyak atsiri, asam sinamat, sinamaldehida, tanin, flavonoid, triterpenoid, dan saponin. Semua komponen ini memiliki potensi farmakologis.
Minyak atsiri yang terkandung dalam kulit batang dan daun memiliki aroma khas yang kuat. Komponen dominan seperti sinamaldehida dan asam sinamat berperan sebagai antibakteri, antimikroba, dan antikanker. Sementara itu, senyawa flavonoid dan tanin memiliki sifat antioksidan yang kuat dan mampu menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit degeneratif.
Selain itu, kayu manis juga mengandung senyawa lain seperti eugenol, safrole, kumarin, cinnamic acid, dan cinnamtannin. Mineral seperti zat besi, mangan, magnesium, dan kalsium juga terdapat dalam kayu manis, menjadikannya rempah yang bukan hanya lezat tetapi juga menyehatkan.
Advertisement
Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Berdasarkan Penelitian
1. Menurunkan Gula Darah
Kayu manis telah lama dikenal sebagai penurun kadar gula darah. Studi dari "Diabetes Research and Clinical Practice" (2019) menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis membantu menurunkan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes tipe 2. Kandungan sinamaldehida berperan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol metabolisme glukosa dalam tubuh.
2. Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Penyakit Jantung
Cinnamic acid dan sinamaldehida juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung. Kayu manis terbukti menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida, serta meningkatkan HDL. Studi oleh Reza Badalzadeh dari Tabriz University (2014) menyebutkan bahwa kombinasi kayu manis dengan olahraga meningkatkan fungsi jantung pada hewan uji.
3. Antikanker dan Antioksidan
Menurut "European Journal of Medicinal Chemistry" (2019), eugenol dan sinamaldehida dalam kayu manis memiliki efek antikanker dengan cara menghambat pertumbuhan sel kanker dan memicu apoptosis (kematian sel kanker). Antioksidan seperti flavonoid dan tanin juga membantu tubuh melawan stres oksidatif.
4. Membantu Mengatasi Infeksi
Kayu manis memiliki kemampuan antimikroba yang sangat baik. Studi oleh Mersil dan Alifia (2023) serta Putri dkk (2020) menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis efektif melawan bakteri penyebab angular cheilitis seperti Candida albicans dan Staphylococcus aureus. Ini menjadikan kayu manis efektif untuk menjaga kesehatan mulut dan gusi.
5. Melawan Penyakit Neurodegeneratif
Studi yang dimuat dalam "Journal of Alzheimer’s Disease" (2013) menemukan bahwa epikatekin dan sinamaldehida mampu menghambat akumulasi protein tau yang menjadi salah satu pemicu penyakit Alzheimer. Kandungan ini juga melindungi saraf otak dari kerusakan akibat peradangan.
6. Mengatasi Peradangan Kronis
Radikal bebas dapat menyebabkan peradangan kronis. Kayu manis, dengan kandungan polifenolnya, berfungsi sebagai antiradang alami. Hal ini dibuktikan melalui studi oleh Dhanushka Gunawardena dari University of Western Sydney.
7. Menghambat Virus HIV
Penelitian laboratorium yang dikutip dalam berbagai jurnal menyebutkan bahwa ekstrak kayu manis memiliki potensi untuk menghambat virus HIV-1. Jaime Ribeiro Filho (2010) mencatat bahwa dari 69 tanaman obat yang diteliti, kayu manis menjadi salah satu yang paling efektif.
8. Menjadi Pengawet Alami
Aktivitas antioksidan yang tinggi membuat kayu manis cocok sebagai pengawet alami makanan. Studi oleh Mancini-Filho (1998) menunjukkan bahwa kayu manis dapat menggantikan bahan pengawet sintetis yang memiliki risiko toksik.
FAQ seputar Kayu Manis
1. Apakah aman mengonsumsi kayu manis setiap hari?
Kayu manis Cassia mengandung kumarin yang dapat berisiko merusak hati bila dikonsumsi berlebihan. Disarankan tidak lebih dari 1 sendok teh per hari. Untuk konsumsi rutin, lebih aman menggunakan kayu manis Ceylon yang rendah kumarin.
2. Bagaimana cara terbaik mengonsumsi kayu manis?
Kayu manis bisa dikonsumsi dalam bentuk teh, bubuk yang ditambahkan ke makanan, atau suplemen. Merebus batang kayu manis selama 10–15 menit adalah cara aman dan mudah.
3. Apakah kayu manis bisa dikonsumsi oleh ibu hamil?
Belum ada bukti ilmiah yang cukup. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi kayu manis sebagai obat.
4. Bisakah kayu manis menggantikan obat medis?
Tidak. Kayu manis dapat mendukung kesehatan, namun tidak boleh menggantikan terapi medis tanpa pengawasan dokter.
5. Apa perbedaan antara kayu manis Cassia dan Ceylon?
Kayu manis Cassia umum ditemukan di pasaran dan lebih murah, namun kandungan kumarinnya tinggi. Ceylon lebih mahal dan aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.
Daftar Rujukan
- Nur Maslahah & Hera Nurhayati. (2023). Kandungan Senyawa Bioaktif dan Kegunaan Tanaman Kayu Manis (Cinnamomum burmannii). WARTA BSIP Perkebunan.
- Azima et al. (2004). Aktivitas Antioksidan Kayu Manis. Jurnal Kimia.
- Rao, P.V. (2011). Evid Based Complement Alternat Med.
- Journal of Alzheimer’s Disease (2013).
- European Journal of Medicinal Chemistry (2019).
- Diabetes Research and Clinical Practice (2019).
- Healthline dan Medical News Today.
- Mancini-Filho, J. et al. (1998). Antioxidant activity of cinnamon.
- Tabriz University of Medical Sciences (2014).
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2751053/original/033873000_1552546966-photo-1547753053-652eca6db834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)