Liputan6.com, Jakarta Kucing peliharaan yang gemar menjelajah luar rumah berisiko tinggi bertemu ular. Pertemuan tak terduga ini bisa berujung pada gigitan ular yang membahayakan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik untuk memahami tanda kucing digigit ular agar dapat bertindak cepat dan tepat.
Gejala gigitan ular pada kucing tidak selalu langsung terlihat, bahkan bisa muncul 12 hingga 24 jam setelah kejadian. Mengetahui ciri-ciri fisik dan perubahan perilaku kucing setelah gigitan sangat krusial. Penanganan dini dapat menjadi penentu keselamatan hewan kesayanganmu.
Artikel ini akan membahas secara mendalam berbagai tanda gigitan ular, perbedaan antara gigitan berbisa dan tidak berbisa, serta langkah-langkah penanganan darurat yang harus kamu lakukan. Informasi ini diharapkan dapat membantumu menjaga kesehatan dan keselamatan kucing kesayangan. Berikut rangkuman dari Liputan6.com, Kamis (17/7/2025).
Advertisement
Bahaya gigitan ular untuk kucing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286293/original/050668200_1752739752-bisa_ular.jpg)
Kucing yang memiliki akses ke luar ruangan berisiko tinggi menghadapi ular. Bisa ular dapat memiliki berbagai efek pada kucing, baik secara lokal maupun sistemik.Â
Melansir Daily Paw, secara lokal, bisa ular dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit di sekitar lokasi gigitan. Secara sistemik, kucing mungkin menunjukkan gejala seperti lesu, kesulitan bernapas, muntah, diare, dan detak jantung yang meningkat.
Dalam kasus yang lebih parah, bisa ular tertentu dapat menyebabkan masalah neurologis atau kelumpuhan. Kerusakan organ, terutama pada ginjal dan hati, juga dapat terjadi. Tingkat keparahan gejala ini bergantung pada faktor-faktor seperti jenis ular, jumlah bisa yang disuntikkan, serta ukuran dan kesehatan kucing.
Advertisement
Apakah kucing kebal bisa ular?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286295/original/083465300_1752739752-ular_dan_kucing.jpg)
Sederhananya, tidak, kucing tidak kebal terhadap bisa ular. Bisa ular dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada kucing. Bisa yang mengandung hemotoksin (memengaruhi darah) atau neurotoksin (memengaruhi sistem saraf pusat) dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.
Melansir Cats.com, meskipun kucing tidak kebal, mereka lebih resisten terhadap bisa ular dibandingkan anjing. Penelitian dari University of Queensland pada 2020 menemukan bahwa kucing dua kali lebih mungkin untuk bertahan hidup dari gigitan ular dibandingkan anjing). Hal ini disebabkan kondisi 'venom-induced consumptive coagulopathy' yang menyebabkan kegagalan pembekuan darah, berkembang lebih cepat pada anjing.
Faktor lain yang berkontribusi adalah lokasi gigitan. Kucing umumnya mencakar ular dengan cakarnya, sehingga gigitan ular pada kucing sering ditemukan di kaki depan.Â
Sementara itu, anjing sering mengendus ular dan digigit di hidung atau wajah, area yang memiliki suplai darah sangat baik sehingga bisa cepat masuk ke aliran darah.Â
Saat terluka, anjing cenderung sangat aktif, sedangkan kucing cenderung bersembunyi dan tetap diam, yang memperlambat penyebaran bisa dan meningkatkan peluang bertahan hidup.
Tanda umum kucing digigit ular
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286296/original/098235500_1752739752-ular_gigit_kucing.jpg)
Jika kucingmu digigit ular, mereka mungkin mulai menunjukkan gejala tertentu. Berbeda dengan anjing, gejala mungkin tidak langsung muncul, melainkan dalam 12 hingga 24 jam setelah gigitan. Sebagai pemburu, kucing sering menganggap ular sebagai mangsa dan mencoba menangkapnya, sehingga gigitan sering terjadi di kaki depan dan bisa lebih dari satu kali.
Melansir Cats.com, tanda-tanda umum kucing digigit ular adalah :
- Bekas gigitan: Mungkin terlihat dua titik kecil bekas taring, meskipun bisa tertutup bulu.
- Nyeri dan pembengkakan: Area sekitar gigitan akan terasa sakit dan bengkak.
- Pendarahan: Pendarahan mungkin terjadi di sekitar luka gigitan.
- Perubahan pernapasan: Napas kucing bisa menjadi lambat atau tidak teratur.
- Pincang: Jika gigitan di kaki, kucing akan pincang.
- Merintih kesakitan: Kucing akan menunjukkan tanda-tanda kesakitan.
- Lesu: Kucing akan tampak lemas dan lesu.
- Mual dan muntah: Mual dan muntah bisa terjadi.
Melansir vetmed.ucdavis, tanda-tanda lain yang mungkin muncul termasuk syok (pernapasan cepat dan pendek, hipotermia, detak jantung sangat cepat), kejang otot, pupil melebar, kehilangan nafsu makan, kesulitan bernapas, diare, gusi pucat, detak jantung cepat, dan dalam kasus parah, kelumpuhan. Keberadaan bekas taring hanya menunjukkan gigitan terjadi, bukan berarti bisa disuntikkan.
Advertisement
Tanda kucing digigit ular tidak berbisa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286297/original/010169500_1752739753-kucing_dan_ular.jpg)
Meskipun umumnya tidak separah gigitan ular berbisa, gigitan ular tidak berbisa tetap bisa berbahaya. Gigitan ular tidak berbisa pada kucing jauh lebih umum daripada gigitan berbisa, dan kucing paling sering digigit ular di kakinya.
Melansir Litter Robots, biasanya, gigitan ular tidak berbisa berbentuk tapal kuda atau U dengan banyak bekas gigi superfisial. Gigitan ini mungkin disertai rasa sakit dan/atau pendarahan, tetapi tidak selalu pembengkakan signifikan. Karena ini tetap merupakan cedera, pembengkakan lokal ringan tidak jarang terjadi, dan gigitan ini cenderung menyerupai luka tusuk.
Menurut animals.howstuffworks, jika tidak dibersihkan dan diobati dengan benar, luka tersebut juga dapat terinfeksi bakteri dari mulut ular atau kulit kucing. Jika kamu tidak yakin apakah ular itu tidak berbisa dan tidak bisa segera ke dokter hewan, perlakukan gigitan tersebut sebagai gigitan ular berbisa.
Tanda kucing digigit ular berbisa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4791367/original/044709300_1712024688-closeup-view-black-cat-calmly-lying-ground-completely-ignoring-camera.jpg)
Di sisi lain, gigitan ular berbisa biasanya muncul sebagai dua bekas tusukan taring (litter-robot). Jenis gigitan ini kemungkinan besar akan disertai rasa sakit, pendarahan, dan/atau pembengkakan yang signifikan.
 Melansir Little Robots, gejala atau perilaku lain yang perlu kamu perhatikan pada hewan peliharaanmu meliputi memar, perubahan warna kulit di sekitarnya, air liur berlebihan, gusi pucat atau keputihan, detak jantung cepat, pernapasan cepat atau kesulitan bernapas, muntah dan/atau diare.
Mengutip animals.howstuffwork, kucing mungkin menunjukkan kelemahan, kelopak mata terkulai, pupil melebar, inkoordinasi, kelumpuhan, dan kejang-kejang. Jika bisa neurotoksik disuntikkan, kedutan otot, kelumpuhan, dan tanda neurologis lainnya dapat diamati.
Advertisement
Penanganan kucing yang digigit ular
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3616703/original/001923700_1635479845-photo-1518791841217-8f162f1e1131.jpg)
Melansir Daily Paws, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menghubungi dokter hewan, bahkan jika kamu 100% yakin gigitan itu tidak berbisa. Luka tetap bisa terinfeksi, terlepas dari apakah ada bisa atau tidak. Setelah menghubungi dokter hewan, usahakan luka tetap di bawah tingkat jantung untuk mencegah aliran darah menyebarkan bisa.
Kantor dokter hewan mungkin memintamu untuk mengidentifikasi ular melalui telepon atau secara langsung, tetapi jangan fokus mencoba menangkap ular. Jauhkan dirimu dan kucingmu dari situasi tersebut, karena para profesional merekomendasikan untuk tidak mencoba menangani ular sendiri.
Ular selalu bisa menyerang lagi jika mereka memilih untuk tidak melarikan diri. Menghubungi Animal Control atau pemadam kebakaran adalah pilihan yang lebih aman untuk semua pihak setelah kucingmu ditangani oleh dokter hewan.
Cobalah untuk menjaga kucingmu tetap tenang dalam perjalanan ke dokter hewan. Mereka mungkin memberontak karena rasa sakit dan membutuhkan kenyamanan, terutama jika gigitan ada di wajah dan membengkak.
Jika ular berbisa
Melansir animals.howstuffworks, perawatan harus dimulai sesegera mungkin setelah gigitan. Jika ular terbunuh, bawa ke dokter hewan untuk identifikasi. Jika tidak, cobalah mengingat ciri-ciri identifikasi.
Ikuti langkah-langkah berikut:
- Dekati kucing dengan hati-hati. Jika kucingmu gugup atau cemas, tahan kucing jika perlu.
- Cukur bulu dari area gigitan pada kucing.
- Bilas area tersebut secara menyeluruh dengan menuangkan hidrogen peroksida 3 persen langsung pada gigitan.
- Segera bawa kucing ke dokter hewan. (animals.howstuffworks)
Jika ular tidak berbisa
 Melansir animals.howstuffworks, ika kamu tidak yakin apakah ular itu tidak berbisa, dan kamu tidak bisa segera ke dokter hewan, perlakukan gigitan tersebut sebagai gigitan ular berbisa dan ikuti instruksi di atas.
FAQ – Tanda-Tanda Kucing Digigit Ular yang Harus Diwaspadai
Q1: Apa saja tanda utama bahwa kucing digigit ular?
Tanda paling umum adalah pembengkakan tiba-tiba di area tubuh tertentu, biasanya kaki, wajah, atau leher. Kucing juga bisa terlihat kesakitan, lemas, atau sulit bergerak. Jika digigit ular berbisa, gejalanya bisa berkembang cepat dan memburuk dalam hitungan jam.
Q2: Apakah semua gigitan ular pada kucing menyebabkan gejala yang sama?
Tidak. Tergantung pada jenis ular, lokasi gigitan, dan tingkat bisa yang masuk ke tubuh. Ular yang tidak berbisa biasanya hanya menyebabkan pembengkakan ringan dan nyeri lokal, sedangkan gigitan ular berbisa bisa menimbulkan gejala sistemik seperti muntah, pendarahan, kejang, bahkan kematian.
Q5: Bagaimana membedakan bekas gigitan ular dengan luka biasa?
Bekas gigitan ular sering terlihat sebagai dua titik kecil yang berdekatan, seperti tusukan gigi. Area sekitarnya bisa bengkak, memar, atau berdarah. Namun, tidak semua bekas gigitan terlihat jelas karena bisa tertutup bulu atau jaringan bengkak.
Q6: Berapa lama gejala muncul setelah gigitan ular?
Gejala bisa muncul dalam hitungan menit hingga dua jam setelah gigitan. Semakin cepat gejala muncul, semakin berbahaya kondisi yang dialami kucing.
Q7: Apakah kucing bisa sembuh jika digigit ular berbisa?
Ya, peluang sembuh cukup besar jika ditangani dengan cepat. Pemberian antibisa, cairan infus, dan perawatan medis lainnya bisa menyelamatkan nyawa kucing. Namun, jika terlambat ditangani, kerusakan organ bisa terjadi dan risiko kematian meningkat.
Q8: Apa yang harus dilakukan jika curiga kucing digigit ular?
Segera bawa kucing ke dokter hewan terdekat. Jangan tunda atau mencoba mengobati sendiri di rumah. Semakin cepat dibawa ke klinik, semakin tinggi kemungkinan bertahan dan pulih total.
Q9: Apakah ada cara untuk mencegah kucing tergigit ular?
Ya. Hindari membiarkan kucing berkeliaran di area terbuka yang penuh semak, rumput tinggi, tumpukan batu atau kayu. Jaga kebersihan lingkungan rumah agar tidak menjadi sarang ular, terutama di musim hujan atau daerah rawan ular.
Advertisement
Sumber Rujukan
Gardner, L. (2024, November 20). How to recognize a snake bite on a cat - a vet explains. Litter Robot. https://www.litter-robot.com/blog/snake-bite-on-a-cat/Â
Mrcvs, A. O. M. C. I., & Mrcvs, A. O. M. C. I. (2024b, January 27). Are cats immune to snake venom? Cats.com. https://cats.com/are-cats-immune-to-snake-venomÂ
Rubin, S. (2023, March 8). How to treat a cat that has a snakebite. HowStuffWorks. https://animals.howstuffworks.com/pets/how-to-treat-a-cat-that-has-a-snakebite.htm
Topliff, M. (2024b, October 4). How to treat a cat snakebite. Daily Paws. https://www.dailypaws.com/cats-kittens/cat-safety-tips/snake-bite-on-cat
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5286294/original/068799100_1752739752-ular_gigit_kucing1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5456483/original/045142800_1766893422-hl.jpg)