Liputan6.com, Jakarta Mandi junub merupakan bentuk penyucian diri yang sangat penting dalam Islam, khususnya bagi wanita setelah mengalami haid atau nifas. Mandi ini termasuk dalam kategori ibadah yang bersifat wajib karena berkaitan dengan kebersihan fisik dan kesucian spiritual, sebagai syarat untuk kembali melaksanakan salat, puasa, atau menyentuh mushaf Al-Qur’an. Oleh karena itu, memahami tata cara mandi junub yang benar menjadi bagian penting dalam menjaga ibadah seorang Muslimah tetap sah dan diterima oleh Allah SWT.
Dalam buku Fiqih Wanita oleh Syaikh Kamil Muhammad 'Uwaidah, menegaskan bahwa mandi junub setelah haid dan nifas adalah fardhu, yang tidak bisa digantikan dengan wudhu biasa, karena haid dan nifas adalah hadas besar yang mengharuskan penyucian menyeluruh. Hal ini menunjukkan bahwa mandi junub bukan hanya ritual bersih-bersih, tetapi bagian dari perintah agama yang memiliki tata cara tertentu, mulai dari niat hingga menyiram seluruh bagian tubuh secara merata.
Sementara itu, menurut Muhammad bin Sayyid al-Khauli dalam bukunya Ensiklopedi Fiqih Wanita Muslimah, menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan panduan jelas bagi kaum wanita dalam mandi janabah, termasuk anjuran untuk memperhatikan sela-sela rambut dan membasahi seluruh anggota badan tanpa terkecuali. Dengan memahami panduan ini, setiap Muslimah diharapkan mampu melaksanakan mandi junub secara benar dan sempurna, sehingga dapat kembali menjalani ibadah dalam keadaan suci lahir dan batin.
Advertisement
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (8/7/2025).
Bacaan Niat Mandi Junub untuk Wanita Setelah Haid dan Nifas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102627/original/058220500_1737446569-1737444761877_cara-mandi-wajib-haid.jpg)
Dikutip dari buku Fiqh Ibadah karya Zaenal Abidin, berikut adalah niat mandi junub haid dalam Bahasa Arab, Latin, dan artinya:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Arab Latin : Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat mandi wajib untuk menyucikan hadats besar dari haid karena Allah Ta'ala."
Sedangkan bacaan niat mandi junub setelah melahirkan adalah sebagai berikut ini: نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi ta'alaa
Artinya: "Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala."Perlu diketahui bahwa Muslimah yang akan mandi junub jangan lupa untuk mengucapkan niatnya terlebih dahulu.
Advertisement
Tata Cara Mandi Junub Haid dan Nifas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/919166/original/046684500_1436073317-mandi.jpg)
Berikut ini terdapat beberapa tata cara mandi junub setelah haid yang benar, yakni:
- Membaca niat atau doa mandi junub, kemudian dilanjut baca doa masuk kamar mandi.
- Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali dengan air mengalir.
- Membersihkan kemaluan dan kotoran di area vagina menggunakan tangan kiri dengan air bersih dan mengalir.
- Mencuci tangan dengan sabun atau sejenisnya setelah membersihkan bagian kemaluan.
- Melakukan wudu dengan sempurna seperti hendak menunaikan sholat.
- Menyiram air ke atas kepala sebanyak tiga kali.
- Setelah itu kembali mengguyur air ke kepala sebanyak tiga kali sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala.
- Mengguyur air ke seluruh badan, mulai dari sisi kanan lalu ke sisi kiri.
- Kemudian melanjutkan rangkaian mandi seperti biasa, seperti memakai sampo, sabun, dan lainnya sampai tuntas.
- Apabila setelah mandi wajib akan menunaikan sholat, bisa kembali berwudu seperti biasa.
Sunnah Mandi Junub
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5087201/original/074087300_1736406016-1736398216917_perbedaan-mandi-wajib-dan-mandi-junub-1.jpg)
Dikutip dari kitab Bidâyatul Hidâyah karya Imam al-Ghazali, terdapat beberapa sunnah-sunnah mandi junub yang dianjurkan untuk dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan. Berikut ini penjelasannya:
- Membasuh tangan hingga tiga kali.
- Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
- Berwudhu dengan sempurna.
- Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadats besar.
- Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
- Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
- Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
- Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudhu lagi.
Advertisement
Doa Setelah Mandi Junub
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5102731/original/059544000_1737446878-1737445558446_tata-cara-mandi-wajib-haid.jpg)
Usai mandi wajib setelah haid maupun nifas, ada bacaan yang bisa anda lafalkan. Dikutip dari buku berjudul Praktik Mandi Janabah Rasulullah Menurut Empat Mazhab karya Isnan Ansory, berikut ini bacaan doa setelah mandi junub:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Arab Latin: Asyhadu anlaa ilaha illallahu wahdahulaa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu warasuluhu, allahummajalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu menyucikan diri."
Selain itu terdapat bacaan tambahan yang bisa anda amalkan. Beberapa ulama juga menganjurkan untuk membaca doa berikut setelah membaca doa di atas:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ.
Arab Latin: Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaik.
Artinya: "Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku mohon ampun dan bertobat kepada-Mu."
QnA Seputar Mandi Junub
Q: Apa itu mandi junub?
A: Mandi junub adalah mandi wajib yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar, seperti setelah berhubungan suami istri, keluarnya mani, haid, dan nifas. Mandi ini bertujuan untuk mengembalikan kesucian fisik dan spiritual agar dapat kembali melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur’an.
Q: Apakah boleh menyisir rambut saat mandi junub?
A: Boleh, tapi tidak wajib. Namun bagi wanita yang memiliki rambut panjang atau dikepang, cukup memastikan air sampai ke pangkal rambut. Dalam hadits dari Ummu Salamah, Rasulullah SAW membolehkan wanita tidak harus membuka kepangan rambut saat mandi junub.
Q: Apakah mandi junub bisa menggantikan wudu?
A: Ya, jika mandi junub dilakukan dengan menyertakan niat menghilangkan hadas besar dan kecil, maka mandi junub juga mencakup wudu. Namun, jika setelah mandi melakukan sesuatu yang membatalkan wudu, maka tetap harus berwudu ulang sebelum salat.
Q: Apakah mandi junub wajib dilakukan segera setelah haid atau mimpi basah?
A: Dianjurkan segera. Namun, batas akhirnya adalah sebelum masuk waktu salat fardu berikutnya. Misalnya, jika haid selesai sebelum subuh, maka mandi junub harus dilakukan sebelum waktu subuh habis agar bisa salat subuh tepat waktu.
Q: Apa hukum membaca Al-Qur’an sebelum mandi junub?
A: Orang yang belum mandi junub karena hadas besar tidak diperbolehkan menyentuh mushaf atau membaca Al-Qur’an (menurut mayoritas ulama), kecuali dalam hati atau membaca doa-doa yang berisi potongan ayat.
Q: Apakah sah mandi junub tanpa sabun atau sampo?
A: Sah. Karena mandi junub mensyaratkan mengalirkan air ke seluruh tubuh, bukan penggunaan sabun. Namun menggunakan sabun atau sampo dianjurkan untuk kebersihan, meskipun tidak mempengaruhi keabsahan mandi.
Q: Apa akibatnya jika seseorang tidak mandi junub padahal sudah wajib?
A: Jika seseorang tidak mandi junub padahal telah wajib, maka ibadahnya tidak sah, termasuk salat, membaca Al-Qur’an, dan masuk masjid. Ia juga dalam keadaan berdosa karena menunda penyucian diri dari hadas besar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990622/original/079621000_1730716560-tata-cara-mandi-junub-wanita.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539854/original/082732300_1774647037-granit-xhaka-serge-gnabry-swiss-jerman-duel-persahabatan-internasional.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256567/original/079090900_1781161764-000_B6NZ2CC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450011/original/019812700_1782346256-000_B88L4BD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259234/original/092963300_1781492552-deniz_undav_selebrasi_jerman_curacao_ap_eric_gay.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8443167/original/050423700_1782336694-swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7146685/original/069295800_1779934646-budi_wiweko__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185463/original/047151200_1744429679-Minum_kopi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571617/original/014703300_1777651860-Kasi_Bimbad_dan_KBIHU_Daker_Makkah_Erti_Herlina_di_Kantor_Daker_Makkah__1_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji_2026_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183142/original/032283200_1744166341-full-shot-depressed-woman-with-pillow_23-2149071860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4942434/original/055280700_1726098095-menstrual-calendar-tampons.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567568/original/063070300_1777288475-dokter_caroline_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5505587/original/004734600_1771391532-2148381534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5388041/original/044925100_1761109675-kroshka__nastya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4779722/original/080291100_1711003602-alarm-glass-water-near-fruits.jpg)