Liputan6.com, Jakarta Doa puasa asyura ini bisa diamalkan. Puasa Asyura merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, dan memiliki keutamaan yang besar, salah satunya adalah dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
Bagi Anda yang ingin melaksanakan puasa Asyura, penting untuk mengetahui bacaan doa puasa Asyura lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya. Berikut membahas secara lengkap mengenai bacaan niat doa puasa Asyura, doa-doa lain yang dianjurkan untuk dibaca pada hari Asyura, serta doa buka puasa.
Dengan mengetahui bacaan doa-doa puasa Asyura ini, diharapkan ibadah puasa Asyura Anda akan semakin khusyuk dan bermakna.
Advertisement
Bacaan Doa Niat Puasa Asyura
Puasa Asyura adalah ibadah istimewa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram. Sebelum menunaikannya, seorang muslim dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Asyura, baik dalam hati maupun secara lisan, sebagaimana dianjurkan dalam fiqih-fiqih ulama mazhab. Berikut ini lafal niat puasa Asyura lengkap dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘Asyura sunnatan lillâhi ta‘âlâ
Artinya: "Aku berniat puasa Asyura esok hari, sunnah karena Allah Ta‘ala."
Niat dapat dilafalkan sejak malam hari hingga sebelum zawal (tergelincir matahari) bagi yang lupa, sesuai dengan pendapat dalam Madzahib Arba’ah. Dalam Fath al-Qarib dan I‘anah at-Thalibin, disebutkan bahwa puasa sunnah cukup dengan niat di malam hari, namun ada kelonggaran untuk diniatkan sebelum tergelincir matahari bila lupa, berbeda dengan puasa wajib.
Imam Nawawi dalam al-Majmū’ menyatakan:
“Niat merupakan syarat sah puasa. Untuk puasa sunnah, waktu niat lebih longgar dibanding puasa wajib.”
Advertisement
Doa-Doa yang Dianjurkan Saat Puasa Asyura
Puasa Asyura tidak hanya menjadi momen istimewa dalam Islam karena keutamaannya, tapi juga merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Di hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istighfar, dan doa-doa yang mengandung kebaikan dunia dan akhirat. Amalan ini telah dicontohkan oleh para ulama salaf dan dikuatkan dalam banyak referensi kitab.
1. Doa Memohon Ampunan Dosa
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Latin: Allâhumma-ghfir lī wa liwâlidayya wa lil-mu’minīna wal-mu’mināt
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.”
Doa ini dianjurkan karena hari Asyura termasuk hari yang penuh rahmat dan pengampunan, sebagaimana tertuang dalam hadits-hadits keutamaan hari tersebut.
2. Doa Mohon Rezeki dan Kebaikan Dunia Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbana âtinâ fî ad-dunyâ hasanah wa fî al-âkhirah hasanah wa qinâ ‘adzâb an-nâr
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)
3. Doa Nabi Musa عليه السلام Saat Diselamatkan
رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Latin: Rabbi najjini minal-qawmizh-zhâlimîn
Artinya: “Wahai Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS. Al-Qashash: 21)
Doa ini sangat relevan karena hari Asyura adalah hari diselamatkannya Nabi Musa عليه السلام dari kejaran Fir’aun, sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir al-Baghawi.
4. Doa Memohon Perlindungan dari Segala Keburukan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ
Latin: Allâhumma innî a‘ūdzu bika min jahdil-balâ’i, wa darakis-syaqâ’i, wa sû’il-qadhâ’i, wa syamâtatil-a‘dâ’i
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ujian berat, kesengsaraan, takdir buruk, dan dari cemoohan musuh.”
5. Doa Istighfar Singkat yang Diajarkan Nabi
ﷺأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullâhal-ladzî lâ ilâha illâ huwa al-ḥayyul-qayyûm wa atûbu ilayh
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus menerus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
Keutamaan Puasa Asyura dalam Islam
Puasa Asyura memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Amalan ini tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah ﷻ, tetapi juga menjadi sarana penghapus dosa-dosa setahun yang lalu. Sebagaimana yang diajarkan dalam banyak kitab tafsir dan hadits, keutamaan puasa Asyura telah menjadi perhatian besar ulama salaf dan khalaf.
1. Pengertian dan Sejarah Puasa Asyura
Puasa Asyura (عاشوراء) berasal dari kata ‘asyara (عشرة) yang berarti sepuluh. Istilah ini merujuk pada tanggal 10 Muharram, salah satu hari mulia dalam kalender Hijriyah. Dalam hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:
وصيام يوم عاشوراء أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله
“Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)
2. Dalil dan Keutamaan dalam Kitab-Kitab Islam
Para ulama seperti Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa puasa Asyura memiliki fadhilah khusus karena Allah ﷻ memberikan pengampunan bagi pelakunya.
Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan pula bahwa umat terdahulu juga melakukan puasa ini, termasuk kaum Yahudi yang mengenang hari diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Fir’aun.
3. Mengikuti Sunnah Rasul dan Menyelisihi Ahlul Kitab
Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim, ketika Rasulullah ﷺ mengetahui bahwa orang Yahudi juga berpuasa pada hari Asyura, beliau bersabda:
لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ
“Jika aku masih hidup tahun depan, aku akan berpuasa juga pada hari kesembilan.” (HR. Muslim)
Hal ini menunjukkan bahwa puasa Asyura disunnahkan untuk digabung dengan puasa Tasu’a (9 Muharram) agar berbeda dari kebiasaan Ahlul Kitab.
Keutamaan Puasa Asyura dalam Islam: 5 Poin Penting yang Harus Diketahui
- Penghapus dosa setahun penuh, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih Muslim.
- Menghidupkan sunnah Nabi yang rutin menjalankannya sejak di Madinah.
- Bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa, sebagaimana dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir.
- Menjadi pembeda antara umat Islam dan Ahlul Kitab, dengan menambahkan puasa Tasu’a.
- Dianjurkan oleh ulama salaf, seperti Imam Ahmad dan Imam an-Nawawi, sebagai bagian dari amal unggulan di bulan Muharram.
Advertisement
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apa itu puasa Asyura dan kapan dilaksanakan?
Puasa Asyura adalah puasa sunah yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriyah.
2. Apakah niat puasa Asyura harus dibaca dalam bahasa Arab?
Tidak harus, boleh dibaca dalam bahasa Latin atau Indonesia selama niatnya tertuju pada ibadah puasa Asyura.
3. Apa keutamaan puasa Asyura?
Salah satu keutamaannya adalah pengampunan dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya, sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih.
4. Apakah ada doa khusus yang dibaca saat puasa Asyura?
Tidak ada doa wajib khusus, tapi dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan zikir karena hari Asyura adalah hari yang mulia.
5. Bolehkah hanya puasa di hari Asyura tanpa Tasu’a?
Boleh, namun lebih utama jika digabungkan dengan puasa Tasu’a (9 Muharram) untuk membedakan dengan amalan puasa orang Yahudi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3030294/original/015512500_1769082557-beautiful-cloudy-summer-dawn-rimini-italy_652240-308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4273162/original/083273700_1672056181-teenage-girl-with-praying-peace-hope-dreams-concept_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860527/original/082452700_1734048766-pexels-david-kanigan-239927285-29558894.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)