Liputan6.com, Jakarta Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Selain menjadi bentuk ibadah tambahan yang mendekatkan diri kepada Allah, sholat ini juga memiliki banyak keutamaan, seperti mendatangkan rezeki dan mencukupi kebutuhan seseorang, sebagaimana disebutkan dalam hadits.
Namun, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat dhuha? Apakah ada batas waktu tertentu dalam mengerjakannya?
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai waktu terbaik untuk memulai sholat dhuha serta sampai jam berapa ibadah ini dapat dilakukan.Â
Advertisement
Simak penjelasannya berikut, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (13/3/2025).Â
Kapan Sholat Dhuha Dapat Dikerjakan?
Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Namun, pelaksanaannya memiliki rentang waktu tertentu yang perlu diperhatikan. Berdasarkan penjelasan dalam buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha oleh Huriyah Huwaida, waktu sholat dhuha dimulai ketika matahari telah naik setinggi satu tombak dari ufuk timur, atau sekitar 20 menit setelah matahari terbit.
Waktu yang paling utama untuk mengerjakan sholat dhuha adalah ketika hari mulai terasa panas. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa sholat dhuha yang paling utama dilakukan saat anak unta mulai merasakan panasnya sinar matahari dan beranjak dari tempatnya.
Secara umum, waktu sholat dhuha di Indonesia dimulai sekitar pukul 07.00 pagi dan mencapai waktu terbaiknya sekitar pukul 09.00 hingga 10.00. Namun, batas terakhir untuk mengerjakan sholat dhuha adalah sebelum masuknya waktu Zuhur, yakni beberapa menit sebelum matahari tergelincir ke barat. Berdasarkan pendapat ulama, waktu sholat dhuha umumnya berakhir sekitar pukul 11.00 atau 10 menit sebelum waktu Zuhur tiba.Â
Advertisement
Tata Cara dan Doa Sholat Dhuha
Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Sholat ini bisa dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal delapan rakaat, dengan cara pelaksanaan yang serupa dengan sholat sunnah lainnya. Berikut adalah tata cara lengkap sholat dhuha berdasarkan jumlah rakaat yang dikerjakan.
Niat Sholat Dhuha
Sebelum memulai sholat dhuha, seseorang perlu mengucapkan niat, baik dalam hati maupun secara lisan.
- Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat: Ushallî sunnatad dhuhâ rak’ataini lillâhi ta’âlâ. Artinya: "Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah ta'ala."
- Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat: Usholli sunnatadh dhuhaa arba’a roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa. Artinya: "Aku niat sholat sunnah dhuha empat rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah ta'ala."
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Sholat dhuha dua rakaat dilakukan seperti sholat sunnah pada umumnya:
- Mengucapkan niat dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat pendek dari Al-Qur'an (disarankan membaca surat Asy-Syams atau Ad-Dhuha).
- Ruku’.
- I'tidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud (iftirasy).
- Sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat kedua.
- Mengulangi bacaan dan gerakan seperti rakaat pertama.
- Tasyahud akhir.
- Salam.
Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat
Bagi yang ingin mengerjakan sholat dhuha empat rakaat, caranya hampir sama dengan sholat dua rakaat. Namun, dilakukan dengan dua kali salam atau langsung empat rakaat dengan satu salam.
- Mengucapkan niat sholat dhuha empat rakaat.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca surat Al-Fatihah.
- Membaca surat pendek (disarankan Ad-Dhuha atau Asy-Syams).
- Melakukan gerakan ruku', i'tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulangi rangkaian gerakan seperti sebelumnya.
- Tasyahud akhir dan salam setelah dua rakaat pertama.
- Kemudian, melanjutkan dua rakaat terakhir dengan niat dan gerakan yang sama.
- Tasyahud akhir dan salam untuk mengakhiri sholat.
Keutamaan Sholat Dhuha
Â
Sholat dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan bagi yang mengamalkannya secara rutin. Meski tidak wajib, sholat dhuha dianjurkan untuk dikerjakan karena mengandung berbagai manfaat spiritual dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip buku Referensi Kesejahteraan Psikologis dengan Sholat Dhuha oleh Faqih Purnomosidi dkk., berikut adalah beberapa keutamaan sholat dhuha:
1. Mendapat Rahmat dan Nikmat Allah
Sholat dhuha menjadi sarana bagi seorang muslim untuk memohon keberkahan, rahmat, dan nikmat Allah sepanjang hari. Dengan mengerjakannya, seorang hamba menunjukkan rasa syukur atas segala karunia yang telah diberikan.
2. Pelindung dari Siksa Api Neraka
Rasulullah SAW bersabda bahwa salah satu manfaat sholat dhuha adalah sebagai pelindung yang dapat menangkal siksa api neraka. Ini menjadi motivasi bagi umat muslim untuk menjalankannya dengan istiqamah.
3. Jalan Menuju Surga
Sholat dhuha termasuk amalan yang dapat mendekatkan seseorang kepada surga. Ibadah ini adalah salah satu bentuk ketakwaan dan kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT.
4. Sebagai Bentuk Sedekah
Setiap anggota tubuh manusia membutuhkan sedekah setiap harinya. Sholat dhuha dapat menggantikan sedekah tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam hadits bahwa setiap sendi manusia membutuhkan sedekah, dan sholat dhuha dapat mencukupi hal tersebut.
5. Investasi Amal Cadangan
Sholat dhuha merupakan salah satu amalan yang dapat menjadi investasi amal untuk kehidupan di akhirat. Amalan ini akan menjadi tabungan kebaikan yang bermanfaat di hadapan Allah SWT.
7. Dicukupi Kebutuhan Hidupnya
Orang yang rajin melaksanakan sholat dhuha dijanjikan akan dicukupi kebutuhannya oleh Allah. Ini sesuai dengan hadits Qudsi yang menyebutkan bahwa siapa yang mengerjakan sholat dhuha empat rakaat, maka Allah akan mencukupkan rezekinya hingga akhir hari.
8. Pengampunan Dosa Sebanyak Buih di Laut
Allah Maha Pengampun, dan salah satu keutamaan sholat dhuha adalah sebagai sarana untuk menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan. Bahkan, dosa sebanyak buih di laut pun dapat diampuni bagi mereka yang istiqamah dalam mengerjakan sholat dhuha.
10. Dibangunkan Istana di Surga
Bagi seorang muslim yang rutin mengerjakan sholat dhuha, Allah SWT akan menyiapkan istana yang indah di surga. Keutamaan ini menjadi dorongan kuat bagi umat Islam untuk mengamalkan sholat dhuha secara konsisten.
Dengan begitu banyak keutamaan yang terkandung dalam sholat dhuha, hendaknya umat Islam menjadikannya sebagai bagian dari ibadah harian. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sholat dhuha juga memberikan ketenangan jiwa dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990636/original/085541800_1730716640-tata-cara-sholat-dhuha.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4152643/original/015542800_1662712922-doa-setelah-sholat-dhuha-latin-lengkap-dengan-terjemahnya.jpg)