Liputan6.com, Jakarta - Dalam ajaran Islam, berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu kewajiban yang sangat ditekankan. Salah satu bentuk berbakti yang dapat dilakukan seorang anak adalah dengan senantiasa mendoakan kedua orang tuanya. Doa untuk orang tua tidak hanya bermanfaat bagi mereka, tetapi juga membawa keberkahan bagi sang anak.
Doa kedua orang tua memiliki kekuatan yang luar biasa. Melalui doa, seorang anak memohon kepada Allah SWT agar senantiasa melimpahkan rahmat, ampunan, dan keberkahan kepada kedua orang tuanya.
Advertisement
Doa ini juga menjadi ungkapan rasa cinta, hormat, dan terima kasih atas segala pengorbanan yang telah diberikan oleh orang tua sejak kita masih kecil hingga dewasa. Seperti yang dijelaskan dalam buku "Doa Ajaran Allah dan Rasul: Doa Orangtua untuk Anak, Doa Anak untuk Orangtua" karya Khalifurrahman Fath, mendoakan orang tua adalah wujud cinta dan penghormatan seorang anak.
Buku karya Khalifurrahman Fath tersebut menekankan pentingnya doa kedua orang tua dalam berbagai situasi, seperti saat mereka sakit, menghadapi kesulitan, atau telah meninggal dunia. Doa-doa tersebut tidak hanya sebagai bentuk bakti, tetapi juga sebagai wujud cinta dan penghormatan anak kepada orang tuanya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 7 doa kedua orang tua arab yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap doa akan disertai dengan bacaan dalam huruf Arab, transliterasi Latin, dan terjemahan dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami makna dan mengamalkan doa-doa ini, diharapkan kita dapat meningkatkan bakti kepada orang tua dan meraih keberkahan hidup.
Berikut adalah kumpulan bacaan doa kedua orang tua Arab, latin, dan artinya, sebagaimana telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (5/6/2025).
1. Doa Kedua Orang Tua Arab untuk Memohon Ampunan dan Rahmat
Salah satu doa kedua orang tua arab yang paling sering diamalkan adalah doa memohon ampunan dan rahmat. Doa ini sangat cocok dibaca setelah sholat fardhu atau di waktu-waktu mustajab lainnya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Allaahummaghfir lii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa
Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil."
Doa ini mengandung permohonan ampunan tidak hanya untuk kedua orang tua, tetapi juga untuk diri sendiri. Ini mengingatkan kita bahwa berbakti kepada orang tua juga meliputi introspeksi diri dan perbaikan akhlak.
2. Doa Kedua Orang Tua Arab untuk Kesehatan dan Keselamatan
Kesehatan dan keselamatan orang tua tentu menjadi prioritas bagi setiap anak. Berikut adalah doa kedua orang tua arab yang dapat diamalkan untuk memohon kesehatan dan keselamatan bagi mereka.
اللَّهُمَّ احْفَظْ وَالِدَيَّ وَعَافِهِمَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ وَبَلَاءٍ
Allaahumma-hfazh waalidayya wa 'aafihumaa min kulli suu'in wa balaa'in
Artinya: "Ya Allah, jagalah kedua orang tuaku dan selamatkanlah mereka dari segala keburukan dan bencana."
Doa ini sangat relevan untuk diamalkan setiap hari, terutama di masa-masa penuh tantangan seperti saat ini. Dengan memohon perlindungan Allah SWT, kita berharap orang tua kita selalu dalam keadaan sehat dan selamat.
Advertisement
3. Doa Kedua Orang Tua Arab untuk Memohon Keberkahan Rezeki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4476505/original/028696200_1687402340-portrait-interpreter-teaching-sign-language.jpg)
Sebagai anak, kita tentu ingin orang tua kita hidup dalam kecukupan dan keberkahan. Doa kedua orang tua arab berikut ini berfokus pada permohonan keberkahan rezeki.
اللَّهُمَّ ارْزُقْ وَالِدَيَّ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبَانِ وَبَارِكْ لَهُمَا فِيمَا رَزَقْتَهُمَا
Allaahummar-zuq waalidayya min haitsu laa yahtasibaani wa baarik lahumaa fiimaa razaqtahumaa
Artinya: "Ya Allah, berikanlah rezeki kepada kedua orang tuaku dari arah yang tidak mereka duga, dan berkahilah apa yang telah Engkau rezekikan kepada mereka."
Doa ini tidak hanya memohon rezeki yang berlimpah, tetapi juga keberkahan atas rezeki yang telah diberikan. Ini mengingatkan kita akan pentingnya rasa syukur dan qana'ah (merasa cukup) atas nikmat Allah.
4. Doa Kedua Orang Tua Arab untuk Memohon Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Kebahagiaan orang tua di dunia dan akhirat tentunya menjadi harapan setiap anak. Berikut adalah doa kedua orang tua arab yang mencakup permohonan kebahagiaan di kedua alam.
اللَّهُمَّ أَسْعِدْ وَالِدَيَّ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاجْعَلْهُمَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ
Allaahumma as'id waalidayya fid-dunyaa wal-aakhirati waj'alhumaa min ahlil jannah
Artinya: "Ya Allah, bahagiakanlah kedua orang tuaku di dunia dan akhirat, dan jadikanlah mereka termasuk ahli surga."
Doa ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Dengan memohon surga untuk orang tua, kita menunjukkan harapan tertinggi untuk kebahagiaan mereka.
5. Doa Memohon Ampunan untuk Orang Tua yang Telah Meninggal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3144545/original/075172000_1591330736-muslim-woman-pray-hijab_73740-639.jpg)
Bagi yang orang tuanya telah meninggal dunia, berikut adalah doa kedua orang tua arab yang dapat diamalkan untuk memohon ampunan bagi mereka.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا وَتَجَاوَزْ عَنْ سَيِّئَاتِهِمَا وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ مَثْوَاهُمَا
Allaahummaghfir liwaalidayya warhamhumaa wa tajaawaz 'an sayyi'aatihumaa waj'alil jannata matswaahumaa
Artinya: "Ya Allah, ampunilah kedua orang tuaku, sayangilah mereka, hapuskanlah kesalahan-kesalahan mereka, dan jadikanlah surga sebagai tempat kediaman mereka."
Doa ini sangat penting diamalkan untuk orang tua yang telah meninggal, karena mereka tidak lagi dapat beramal untuk diri mereka sendiri. Doa anak yang shaleh merupakan salah satu amalan yang pahalanya akan terus mengalir kepada orang tua meskipun mereka telah tiada.
6. Doa Kedua Orang Tua Arab untuk Memohon Ilmu dan Kebijaksanaan
Ilmu dan kebijaksanaan merupakan harta yang tak ternilai. Berikut adalah doa kedua orang tua arab untuk memohon ilmu dan kebijaksanaan bagi mereka.
اللَّهُمَّ زِدْ وَالِدَيَّ عِلْمًا وَفَهْمًا وَحِكْمَةً وَنُورًا
Allaahumma zid waalidayya 'ilman wa fahman wa hikmatan wa nuuraan
Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah ilmu, pemahaman, kebijaksanaan, dan cahaya (petunjuk) bagi kedua orang tuaku."
Doa ini mengingatkan kita akan pentingnya ilmu dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan. Dengan memohonkan hal ini untuk orang tua, kita berharap mereka selalu mendapat petunjuk dalam setiap langkah hidupnya.
7. Doa Kedua Orang Tua Arab untuk Memohon Perlindungan dari Fitnah Dunia dan Akhirat
Fitnah atau ujian dapat datang kapan saja dalam kehidupan. Berikut adalah doa kedua orang tua arab untuk memohon perlindungan dari berbagai fitnah.
اللَّهُمَّ اكْفِ وَالِدَيَّ كُلَّ هَوْلٍ دُونَ الْجَنَّةِ وَنَجِّهِمَا مِنَ النَّارِ وَفِتْنَةِ الْقَبْرِ
Allaahumma-kfi waalidayya kulla hawlin duunal jannati wa najjihimaa minan-naari wa fitnatil qabr
Artinya: "Ya Allah, lindungilah kedua orang tuaku dari segala ketakutan selain ketakutan kepada-Mu, selamatkanlah mereka dari api neraka dan fitnah kubur."
Doa ini mencakup permohonan perlindungan yang komprehensif, baik di dunia maupun di akhirat. Ini mengingatkan kita akan berbagai ujian yang mungkin dihadapi orang tua dan pentingnya memohon perlindungan Allah SWT untuk mereka.
Advertisement
Keutamaan Mendoakan Kedua Orang Tua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3988625/original/085307600_1649351462-doa_shalat_istikarah.jpg)
Mendoakan kedua orang tua memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Seperti yang dijelaskan dalam buku "Doa Ajaran Allah dan Rasul: Doa Orangtua untuk Anak, Doa Anak untuk Orangtua" karya Khalifurrahman Fath, doa kedua orang tua merupakan wujud bakti seorang anak yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah orang tua meninggal dunia.
Doa ini juga menjadi sarana untuk memohon ampunan atas dosa-dosa orang tua dan memohon agar mereka ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Selain itu, doa kedua orang tua juga memiliki dampak positif bagi kehidupan anak yang memanjatkannya.
Dengan mendoakan orang tua, seorang anak akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya, dimudahkan segala urusannya, dan dijauhkan dari berbagai macam musibah. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam berbagai riwayat hadis yang menjelaskan tentang keutamaan berbakti kepada orang tua.
Dalam konteks pendidikan agama Islam dalam masyarakat multikultural, seperti yang diteliti oleh Siti Nurhaliza dari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, nilai-nilai berbakti dan mendoakan kedua orang tua menjadi bagian integral dari pendidikan tersebut.
Penelitian ini menekankan bahwa pendidikan agama Islam yang efektif harus mencakup pengajaran tentang nilai-nilai universal seperti kasih sayang, penghormatan kepada orang tua, dan pentingnya doa sebagai bentuk ibadah dan penghormatan, melansir dari repository UIN Walisongo.
Mendoakan kedua orang tua memiliki banyak keutamaan dalam ajaran Islam. Beberapa di antaranya adalah:
- Merupakan bentuk berbakti kepada orang tua
- Mendatangkan ridha Allah SWT
- Menjadi sebab terkabulnya doa kita sendiri
- Meningkatkan ikatan kasih sayang antara anak dan orang tua
- Mendatangkan keberkahan dalam hidup
Rasulullah SAW bersabda: "Doa seorang muslim untuk saudaranya dari kejauhan akan dikabulkan. Di sisi kepalanya ada malaikat yang ditugaskan, setiap mendoakan kebaikan untuk saudaranya, malaikat yang ditugaskan itu akan berkata, 'Amin, dan bagimu juga yang seperti itu.'" (HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan bahwa ketika kita mendoakan kebaikan untuk orang tua, kita juga akan mendapatkan kebaikan yang serupa. Ini menegaskan bahwa mendoakan orang tua bukan hanya bermanfaat bagi mereka, tetapi juga bagi diri kita sendiri.
Waktu-waktu Mustajab untuk Berdoa
Meskipun kita dapat mendoakan orang tua kapan saja, ada beberapa waktu yang dianggap mustajab (dikabulkan) untuk berdoa, di antaranya:
- Sepertiga malam terakhir
- Antara adzan dan iqamah
- Setelah sholat fardhu
- Ketika sedang berpuasa
- Ketika sedang dalam perjalanan
- Ketika turun hujan
- Pada hari Jumat, terutama di waktu antara khutbah Jumat
Mengamalkan doa kedua orang tua arab di waktu-waktu mustajab ini dapat meningkatkan peluang terkabulnya doa kita.
Mendoakan kedua orang tua merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan mengamalkan ketujuh doa kedua orang tua arab yang telah dibahas di atas, kita tidak hanya menunjukkan bakti kepada orang tua, tetapi juga berupaya mendatangkan keberkahan dan rahmat Allah SWT untuk mereka dan diri kita sendiri.
Penting untuk diingat bahwa doa sebaiknya diucapkan dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan. Selain itu, mendoakan orang tua hendaknya disertai dengan perilaku yang baik dan upaya nyata untuk berbakti kepada mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Adab Berdoa Agar Cepat Dikabulkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4316162/original/072425600_1675753930-man-2612549_1920.jpg)
Dalam berdoa, terdapat adab-adab yang perlu diperhatikan agar doa yang dipanjatkan lebih mustajab dan cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Adab-adab ini meliputi aspek lahir dan batin, yang keduanya memiliki peran penting dalam efektivitas doa.
Dengan memperhatikan adab-adab ini, seorang muslim menunjukkan kesungguhan dan kerendahan diri di hadapan Allah SWT, sehingga doa yang dipanjatkan lebih berpotensi untuk dikabulkan.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa adab berdoa yang perlu diperhatikan:
- Berdoa dengan Ikhlas: Ikhlas merupakan kunci utama dalam setiap ibadah, termasuk doa. Berdoa dengan ikhlas berarti memanjatkan doa hanya karena Allah SWT, tanpa mengharapkan pujian atau imbalan dari manusia. Keikhlasan akan membuat doa lebih bernilai di sisi Allah SWT dan lebih berpotensi untuk dikabulkan.
- Memulai dengan Pujian dan Shalawat: Sebelum memanjatkan doa, dianjurkan untuk memulai dengan memuji Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Kemudian, dilanjutkan dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Pujian dan shalawat ini akan membuka pintu langit dan membuat doa lebih mudah diterima oleh Allah SWT.
- Berdoa dengan Khusyuk dan Rendah Diri: Saat berdoa, usahakan untuk hadirkan hati dan pikiran sepenuhnya kepada Allah SWT. Hindari pikiran-pikiran yang melayang dan fokuslah pada setiap kata yang diucapkan. Berdoalah dengan penuh kerendahan diri, mengakui kelemahan dan keterbatasan diri di hadapan Allah SWT.
- Mengangkat Tangan Saat Berdoa: Mengangkat tangan saat berdoa merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Hal ini menunjukkan bahwa seorang hamba sedang memohon dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Angkatlah kedua tangan setinggi dada, dengan telapak tangan menghadap ke langit.
- Berdoa dengan Suara Lembut dan Tidak Berlebihan: Berdoalah dengan suara yang lembut dan tidak berteriak-teriak. Hindari berdoa dengan suara yang berlebihan atau dibuat-buat. Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengetahui, sehingga tidak perlu berteriak agar doa didengar.
- Berdoa dengan Keyakinan: Saat berdoa, yakinlah bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa tersebut. Jangan ragu atau bimbang dalam berdoa. Keyakinan akan membuat doa lebih kuat dan lebih berpotensi untuk dikabulkan.
- Berdoa dengan Sungguh-Sungguh dan Berulang-Ulang: Jika doa belum dikabulkan, jangan putus asa. Teruslah berdoa dengan sungguh-sungguh dan berulang-ulang. Allah SWT menyukai hamba yang tekun dalam berdoa dan tidak mudah menyerah.
Advertisement
Kapan Waktu Terbaik Mendoakan Orang Tua?
Mendoakan orang tua dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Namun, terdapat beberapa waktu yang dianggap lebih utama dan mustajab untuk memanjatkan doa kedua orang tua. Pada waktu-waktu ini, pintu langit terbuka lebar dan doa lebih berpotensi untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Melansir dari berbagai sumber, waktu-waktu terbaik untuk mendoakan orang tua antara lain:
- Setelah Sholat Fardhu: Setelah menunaikan sholat fardhu, luangkanlah waktu sejenak untuk mendoakan kedua orang tua. Waktu setelah sholat merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, karena pada saat itu seorang hamba sedang berada dalam kondisi yang paling dekat dengan Allah SWT.
- Saat Sujud: Saat sujud dalam sholat, perbanyaklah berdoa untuk kedua orang tua. Sujud merupakan posisi yang paling rendah dan hina di hadapan Allah SWT, sehingga doa yang dipanjatkan pada saat itu lebih berpotensi untuk dikabulkan.
- Di Sepertiga Malam Terakhir: Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang sangat istimewa. Pada waktu ini, Allah SWT turun ke langit dunia dan menawarkan ampunan kepada hamba-hamba-Nya. Mendoakan orang tua di sepertiga malam terakhir akan mendapatkan keutamaan yang sangat besar.
- Saat Hari Jumat: Hari Jumat merupakan hari yang penuh berkah. Pada hari ini, terdapat waktu yang mustajab untuk berdoa. Perbanyaklah mendoakan orang tua pada hari Jumat, terutama setelah sholat Ashar hingga menjelang Maghrib.
- Saat Bulan Ramadhan: Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan dan keberkahan. Pada bulan ini, pintu-pintu surga dibuka lebar dan pintu-pintu neraka ditutup rapat. Mendoakan orang tua di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Apa Manfaat Doa untuk Orang Tua?
Doa kedua orang tua memiliki manfaat yang sangat besar, baik bagi orang tua yang didoakan maupun bagi anak yang memanjatkan doa. Manfaat-manfaat ini meliputi aspek duniawi dan ukhrawi, yang keduanya sangat penting bagi kebahagiaan dan kesejahteraan hidup.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa manfaat doa kedua orang tua:
- Ampunan Dosa: Doa anak yang saleh dapat menjadi sarana untuk memohon ampunan atas dosa-dosa orang tua. Dengan doa, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa orang tua dan meringankan siksa mereka di alam kubur.
- Kenaikan Derajat: Doa anak yang saleh dapat mengangkat derajat orang tua di sisi Allah SWT. Dengan doa, Allah SWT akan memberikan pahala yang berlipat ganda kepada orang tua dan menempatkan mereka di tempat yang mulia di surga.
- Keberkahan Hidup: Doa anak yang saleh dapat mendatangkan keberkahan dalam hidup orang tua. Dengan doa, Allah SWT akan melancarkan rezeki orang tua, memberikan kesehatan yang baik, dan menjauhkan mereka dari berbagai macam musibah.
- Ketenangan Hati: Doa anak yang saleh dapat memberikan ketenangan hati bagi orang tua. Dengan doa, orang tua akan merasa tenang dan bahagia karena mengetahui bahwa anak-anak mereka senantiasa mendoakan mereka.
- Pahala yang Terus Mengalir: Doa anak yang saleh merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun orang tua telah meninggal dunia. Dengan doa, orang tua akan terus mendapatkan pahala dari setiap kebaikan yang dilakukan oleh anak-anak mereka.
Advertisement
Bagaimana Cara Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal?
Mendoakan orang tua yang sudah meninggal merupakan bentuk bakti yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meskipun orang tua telah berpulang, seorang anak tetap dapat memberikan manfaat kepada mereka melalui doa. Doa anak yang saleh akan sampai kepada orang tua yang telah meninggal dan memberikan ketenangan serta kebahagiaan di alam kubur.
Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara mendoakan orang tua yang sudah meninggal:
- Membaca Doa Khusus untuk Orang Tua yang Meninggal: Terdapat doa-doa khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mendoakan orang tua yang telah meninggal. Doa-doa ini berisi permohonan ampunan, rahmat, dan keberkahan bagi orang tua yang telah meninggal.
- Membacakan Surat Yasin: Membacakan surat Yasin untuk orang tua yang telah meninggal merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Surat Yasin memiliki keutamaan yang sangat besar dan dapat memberikan ketenangan serta kebahagiaan bagi orang tua di alam kubur.
- Bersedekah Atas Nama Orang Tua: Bersedekah atas nama orang tua yang telah meninggal merupakan bentuk bakti yang sangat mulia. Pahala sedekah tersebut akan sampai kepada orang tua dan memberikan manfaat yang besar bagi mereka di alam kubur.
- Menziarahi Kubur Orang Tua: Menziarahi kubur orang tua merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW. Saat menziarahi kubur, berdoalah untuk orang tua dan mohonkan ampunan bagi mereka. Ziarah kubur akan mengingatkan kita akan kematian dan pentingnya mempersiapkan diri untuk menghadap Allah SWT.
- Melaksanakan Haji atau Umrah Atas Nama Orang Tua: Jika mampu, laksanakanlah ibadah haji atau umrah atas nama orang tua yang telah meninggal. Pahala haji atau umrah tersebut akan sampai kepada orang tua dan memberikan manfaat yang sangat besar bagi mereka di akhirat.
Kenapa Penting Mendoakan Kedua Orang Tua?
Mendoakan kedua orang tua merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Hal ini dikarenakan orang tua memiliki jasa yang sangat besar dalam kehidupan kita. Mereka telah mengandung, melahirkan, membesarkan, dan mendidik kita dengan penuh kasih sayang. Tanpa jasa orang tua, kita tidak akan bisa menjadi seperti sekarang ini.
Melansir dari berbagai sumber, mendoakan kedua orang tua merupakan bentuk syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT melalui perantaraan orang tua. Dengan mendoakan orang tua, kita menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaan atas segala pengorbanan yang telah mereka lakukan.
Selain itu, mendoakan orang tua juga merupakan bentuk investasi akhirat yang sangat berharga. Doa anak yang saleh akan menjadi bekal bagi orang tua di alam kubur dan di akhirat kelak.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4213839/original/041049300_1667478381-055296900_1664954097-064843300_1649264825-man-praying-alone-divinity-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051591/original/000650000_1657289366-IMG_20220526_150737_149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)