Sukses

5 Cara Menyimpan Jahe Supaya Awet dan Tetap Segar

Cara menyimpan jahe supaya awet dan tetap segar sangat mudah diterapkan

Liputan6.com, Jakarta Cara menyimpan jahe supaya awet dan segar perlu diperhatikan sejak kamu membelinya. Sebagai salah satu rempah yang dapat dibuat sebagai minuman penghangat maupun sebagai bumbu masakan agar tiap masakan terasa lebih lezat dan aromanya lebih harum, jahe memang harus ada di setiap dapur. 

Namun, penggunaan jahe yang tidak perlu banyak-banyak, membuat kamu harus menyimpan jahe tersebut dalam waktu yang cukup lama. Tentunya menyimpan jahe dalam waktu yang lama harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tetap awet dan tetap bisa digunakan.

Cara menyimpan jahe supaya awet dan tetap segar sangat mudah diterapkan. Dengan begitu, kamu tak perlu khawatir akan kehabisan stok jahe saat sedang membutuhkannya. Hanya dengan menyimpannya secara sederhana kamu sudah bisa membuat jahe lebih tahan lama.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (2/4/2020) tentang cara menyimpan jahe supaya awet

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 6 halaman

Membeli Jahe yang Masih Segar

Cara menyimpan jahe supaya awet sudah harus diperhatikan sejak kamu membelinya. Saat membeli jahe, pastikan bahwa jahe masih segar dan kualitasnya bagus. Jahe yang masih segar bisa dilihat dari tampilannya yang fresh dan warnanya yang kekuning-kuningan campur merah muda. Jahe yang masih segar teksturnya juga masih keras dan segar.

Perhatikan juga bagian kulitnya. Pilihlah jahe yang kulitnya tak terlalu tebal dan berserat, dan terlihat halus. Kulit jahe yang masih segar biasanya mudah dikupas hanya dengan menggunakan kuku. Aroma pedasnya pun masih tercium.

Hindari membeli jahe yang permukaannya terlihat bintik-bintik dan lembek. Hal ini menandakan jahe tersebut sudah tidak segar lagi.

3 dari 6 halaman

Cuci Jahe Sebelum Disimpan

Setelah membeli yang segar, cara menyimpan jahe supaya awet berikutnya adalah mencucinya sebelum disimpan. Usahakan untuk mencuci jahe hingga bersih terlebih dahulu sebelum disimpan. Bersihkan jahe dari sisa tanah yang menempel.

Jika sudah dicuci bersih, angin-anginkan atau jemur jahe sebentar saja hingga air bekas cucian kering. Saat menjemur jahe, usahakan agar tidak menjemur terlalu lama karena ini bisa membuat jahe kering bahkan keriput.

4 dari 6 halaman

Simpan di Wadah Bersih

Cara menyimpan jahe supaya awet selanjutnya adalah menyimpannya di wadah yang bersih. Menyimpan jahe bisa dilakukan di ruangan terbuka di mangkok jaring-jaring atau besek bambu.

Namun, jika kamu ingin menyimpan jahe di lemari es, tempatkan jahe di kantong kertas atau kantong plastik kemudian simpan di rak sayur kulkas.

Jahe yang disimpan dengan cara yang tepat bisa bertahan hingga 2 minggu lebih. Kualiatas jahe juga akan tetap terjaga meski telah disimpan di waktu yang lama.

5 dari 6 halaman

Mengeringkan dengan Tisu

Jika tisu suda digunakan sebagian, kamu bisa mengeringkan bagian yang sudah terpotong tersebut dengan tisu terlebih dahulu. Cara menyimpan jahe supaya awet ini perlu dilakukan untuk menyerap kelembapan yang tersisa pada jahe tersebut.

Setelah itu, barulah kamu bisa kembali menyimpan jahe ke dalam wadah bersih dan simpan di dalam kulkas.

6 dari 6 halaman

Menyimpan dalam Freezer

Meletakkannya di dalam freezer juga bisa menjadi salah satu cara menyimpan jahe suapaya awet dan segar. Caranya cukup mudah, kupas dan parut jahe terlebih dahulu, lalu tuangkan menggunakan sendok di atas permukaan kertas roti atau parchment paper membentuk beberapa lingkaran kecil.

Bekukan sampai padat, lalu simpan di dalam wadah kedap udara. Dengan cara menyimpan jahe supaya awet ini, kamu bisa mempertahankan jahe hingga enam bulan. Jika ingin menggunakannya, kamu tinggal mencampurkan kepingan jahe beku itu ke dalam masakan. Sedangkan jika ingin menyantapnya sebagai salad, diamkan terlebih dahulu sampai mencair.

Itulah beberapa cara menyimpan jahe supaya awet dan segar yang bisa kamu ikuti.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.