Sleep Call Artinya Telponan Hingga Tertidur, Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan

Sleep call artinya teleponan hingga tertidur.

Diperbarui 11 Juni 2025, 09:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sleep call artinya kebiasaan menelepon pasangan atau teman dekat hingga tertidur bersama lewat sambungan telepon. Fenomena ini banyak ditemukan di kalangan remaja dan dewasa muda, khususnya mereka yang menjalin hubungan jarak jauh. Meski terdengar romantis dan bisa mempererat ikatan emosional, sleep call artinya menyimpan potensi dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental.

Dalam buku Why We Sleep (2017) karya Matthew Walker, dijelaskan bahwa tidur yang terganggu secara berkala, termasuk oleh suara dari ponsel atau komunikasi audio, dapat merusak siklus tidur REM (Rapid Eye Movement) yang penting untuk pemulihan otak. Gangguan ini, jika berlangsung setiap malam, bisa menyebabkan kualitas tidur menurun dan menimbulkan efek jangka panjang seperti mudah lelah, stres, dan gangguan kognitif. Sleep call, meski memberikan kenyamanan emosional sesaat, bisa mengorbankan kesehatan tidur secara keseluruhan.

Lebih lanjut, dalam buku yang berjudul The Sleep Solution (2017) oleh W. Chris Winter, menjelaskan bahwa membiarkan perangkat elektronik tetap aktif selama tidur bukan hanya mengganggu, tapi juga menurunkan kualitas istirahat yang dibutuhkan tubuh untuk regenerasi. Sleep call artinya bukan sekadar tanda perhatian, tapi juga aktivitas yang menyertakan teknologi dalam waktu tidur yang seharusnya bebas dari distraksi. Oleh karena itu, penting bagi individu yang menjalani sleep call artinya secara rutin untuk memahami risikonya dan mempertimbangkan solusi yang lebih sehat untuk menjaga hubungan tanpa mengorbankan kualitas tidur.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Rabu (11/6/2025).

Sleep Call Artinya

Bagi sepasang kekasih melakukan panggilan telepon menjadi rutinitas yang tidak boleh dilewatkan. Mereka dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk saling bertukar cerita. Istilah sleep call muncul ketika panggilan telepon sepanjang malam. Dalam hal ini sleep call artinya telponan hingga tertidur. Mereka akan membiarkan telepon itu tetap tersambung hingga pagi hari. Biasanya, pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh akan sering melakukan sleep call.

Tidak hanya telepon via suara, sleep call juga dapat dilakukan dalam bentuk panggilan video atau video call. Aktivitas ini juga dapat dilakukan oleh dua orang yang sedang melakukan pendekatan. Mereka dapat saling bertukar cerita sambil lebih mengenal satu sama lain. Selain itu, pasangan suami-istri yang menjalani long distance marriage juga kerap melakukan sleep call. Bagi mereka sleep call artinya obat rindu yang mudah untuk dilakukan.

Bagi seseorang yang tidak memiliki pasangan, ada jasa sleep call yang dapat dipilih. Meskipun terdengar aneh, tetapi banyak orang yang tertarik untuk membeli jasa tersebut. Mereka akan dihubungkan dengan orang asing yang siap mendengarkan cerita hingga tertidur. Namun, perlu kehati-hatian dalam menggunakan jasa ini, bisa saja orang tersebut membagikan informasi atau cerita yang bersifat privasi.

Manfaat Psikologis Sleep Call

Sleep call menawarkan sejumlah manfaat psikologis bagi pasangan, terutama yang sedang menjalani hubungan jarak jauh. Salah satu manfaat utamanya adalah mengurangi rasa kesepian. Mendengar suara pasangan sebelum tidur dapat memberikan rasa nyaman dan aman, sehingga membantu mengatasi perasaan sendiri dan terisolasi.

Selain itu, sleep call juga dapat meningkatkan rasa keintiman dalam hubungan. Meskipun tidak berada dalam satu ruangan, pasangan tetap dapat merasakan kedekatan emosional melalui percakapan dan kehadiran virtual. Hal ini dapat memperkuat ikatan dan komitmen dalam hubungan.

Manfaat lainnya adalah meningkatkan rasa aman. Bagi sebagian orang, terutama wanita, mendengar suara pasangan sebelum tidur dapat memberikan rasa perlindungan dan ketenangan. Hal ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Bahaya Sleep Call Bagi Kesehatan

Sleep call memang memiliki manfaat untuk menjaga kelanggengan sebuah hubungan. Dikutip dari Jurnal dengan judul Impacts of Late-Night Phone and Video Calling on Sleep Qualityand Technological Barriers karya Bryan Henry dan Viany Utami Tjhin, menjelaskan bahaya dari sleep call bagi tubuh adalah sebagai berikut ini:

1. Gangguan Kualitas Tidur

Salah satu dampak paling mencolok dari sleep call adalah terganggunya kualitas tidur. Dalam jurnal disebutkan bahwa lebih dari 50% responden mengalami gangguan seperti insomnia, yang ditandai dengan sulit tidur, tidur tidak nyenyak, atau sering terbangun di malam hari. Hal ini disebabkan oleh waktu tidur yang tertunda akibat panggilan yang berlangsung hingga larut malam, sering kali melewati tengah malam. Ketika waktu tidur menjadi tidak konsisten, tubuh tidak mendapatkan fase tidur dalam (deep sleep) yang penting bagi pemulihan energi dan kesehatan mental.

2. Risiko Gangguan Ritme Sirkadian

Melakukan sleep call secara rutin di malam hari juga berpotensi mengganggu ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur kapan seseorang seharusnya tidur dan bangun. Ketika ritme ini terganggu, tubuh akan kesulitan menentukan waktu istirahat alami, yang kemudian memicu efek domino seperti rasa kantuk berlebih di siang hari, kelelahan, serta penurunan konsentrasi dan produktivitas. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk sistem metabolisme dan kekebalan tubuh.

3. Dampak Emosional dan Psikologis

Sleep call kerap dilakukan sebagai bentuk kedekatan emosional, terutama oleh mereka yang menjalin hubungan jarak jauh atau merasa kesepian. Namun, dari sisi psikologis, kebiasaan ini bisa membentuk ketergantungan emosional terhadap kehadiran orang lain menjelang tidur. Ketika sleep call tidak dilakukan, sebagian individu bisa merasa gelisah, cemas, atau kesulitan tidur sendiri. Lama-kelamaan, ini bisa menurunkan kemampuan seseorang untuk merasa nyaman dan tenang tanpa perlu ditemani secara virtual.

4. Paparan Cahaya Biru 

Perangkat elektronik seperti ponsel dan tablet memancarkan cahaya biru yang dapat menghambat produksi hormon melatonin yakni hormon penting yang membuat tubuh mengantuk secara alami. Selain itu, percakapan yang dilakukan saat sleep call sering kali mengandung muatan emosional, baik berupa perasaan senang, sedih, atau bahkan marah. Otak yang aktif memproses emosi seperti ini menjelang tidur justru membuat tubuh lebih sulit untuk rileks dan terlelap. Kombinasi antara cahaya biru dan konten emosional menjadi pemicu utama sulit tidur setelah sleep call.

5. Gangguan Teknologi dan Bahaya Fisik

Masalah teknis selama sleep call juga menjadi gangguan tersendiri. Banyak responden dalam penelitian ini melaporkan kendala seperti koneksi internet yang tidak stabil, perangkat yang cepat panas (overheating), dan kebisingan latar dari sekitar. Jika panggilan berlangsung terus-menerus tanpa disadari karena pengguna tertidur, ponsel tetap aktif dalam waktu lama yang bisa menimbulkan bahaya fisik seperti overheat dan kerusakan baterai. Selain itu, penggunaan perangkat elektronik terlalu dekat dengan tubuh saat tidur juga menimbulkan kekhawatiran akan paparan radiasi elektromagnetik, meskipun masih menjadi perdebatan ilmiah.

6. Penurunan Fungsi Harian

Efek lanjutan dari semua gangguan di atas adalah menurunnya fungsi harian seseorang. Ketika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup, kemampuan untuk fokus, menyerap informasi, hingga mengelola emosi menjadi terganggu. Dalam jurnal ini disebutkan bahwa kurang tidur akibat sleep call dapat berdampak negatif pada performa akademik maupun pekerjaan. Individu menjadi mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan berisiko tinggi mengalami stres atau iritabilitas (mudah marah).

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Sleep Call

Bahaya sleep call bagi kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Menentukan batasan dalam sleep call artinya memikirkan cara untuk menjaga kesehatan. Entah membatasi durasi, jadwal, hingga batasan lainnya. Berikut beberapa hal-hal yang harus diperhatikan saat sleep call.

  1. Menetapkan durasi sleep call sesuai dengan kebutuhan agar dapat tidur sesuai dengan waktunya.
  2. Menentukan jadwal sleep call, misalnya seminggu dua kali agar tidak melakukan sleep call terlalu sering.
  3. Jika sudah ingin tidur, letakkan handphone jauh dari diri kita agar tidak terkena radiasi.
  4. Lakukan sleep call dengan tidak menatap layar handphone.
  5. Jangan melakukan sleep call dengan handphone yang sedang dicharger.

Mengobati kerinduan dengan pasangan memanglah hal yang baik untuk dilakukan. Akan tetapi, jangan sampai kesehatan tubuh menjadi hal yang dikesampingkan. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut diharapkan seseorang dapat menghindari bahaya yang ditimbulkan oleh sleep call. 

QnA yang Sering Dipertanyakan tentang Sleep Call

Q: Sleep call artinya apa sih?

A: Sleep call artinya kegiatan menelepon seseorang (biasanya pasangan atau sahabat dekat) lalu tetap terhubung via telepon hingga keduanya tertidur. Biasanya dilakukan lewat panggilan suara atau video call dalam waktu yang cukup lama.

Q: Apakah sleep call itu berbahaya bagi kesehatan?

A: Bisa iya, bisa tidak. Jika dilakukan sesekali, sleep call mungkin tidak berdampak besar. Tapi jika dilakukan setiap malam, bisa mengganggu kualitas tidur karena otak tidak sepenuhnya beristirahat, terutama jika suara atau cahaya dari perangkat tetap menyala.

Q: Sleep call bisa menyebabkan kecanduan?

A: Ya, sleep call dapat menimbulkan ketergantungan emosional. Seseorang bisa merasa gelisah atau sulit tidur jika tidak melakukan sleep call, yang menunjukkan adanya ketergantungan psikologis terhadap rutinitas tersebut.

Q: Apakah sleep call memengaruhi kualitas hubungan?

A: Sleep call bisa mempererat hubungan jika digunakan sebagai cara untuk tetap terhubung. Tapi jika menjadi kewajiban setiap malam, hubungan bisa terasa menuntut dan menimbulkan stres, terutama jika salah satu pihak merasa terganggu tidurnya.

Q: Adakah cara aman melakukan sleep call tanpa mengganggu tidur?

A: Bisa saja. Misalnya, batasi durasi sleep call, atur volume suara agar pelan, dan gunakan fitur timer untuk memutuskan sambungan otomatis setelah beberapa waktu. Juga pastikan layar dimatikan agar tidak mengganggu hormon tidur.

Q: Apakah sleep call bisa menyebabkan insomnia?

A: Ya, terutama jika tubuh terbiasa tidur dengan stimulasi suara atau menunggu orang lain tidur lebih dulu. Ketika tidak melakukan sleep call, tubuh bisa kesulitan menyesuaikan diri dan akhirnya sulit tidur sendiri.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6